Important Visit: Jemaah Haji Bagikan Pengalaman Layanan Tenda Mina, Ini yang Paling Berkesan
Important Visit menjadi momen penting bagi jemaah haji Indonesia yang menjalani ritual lempar jumrah di Mina, Makkah. Setelah selesai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, para jemaah mulai fokus pada aktivitas lempar jumrah, yang dianggap sebagai bagian kritis dari perjalanan haji. Di tengah kesibukan, beberapa jemaah menyebut kenyamanan penginapan di tenda Mina menjadi faktor utama yang memudahkan proses ibadah.
Penilaian Positif dari Jemaah Palembang
Jemaah dari Palembang, kloter PLM 4, Pariem Pirmawati, memberikan apresiasi terhadap fasilitas tenda yang disediakan selama Important Visit. Ia menuturkan bahwa setelah lempar jumrah Aqabah selesai, para jemaah mulai menjalani proses Ula, Wustha, dan Aqabah dengan dukungan layanan yang memadai.
“Pengalaman Important Visit di Mina sangat baik. Terutama dalam hal kenyamanan penginapan, yang menjadi faktor utama dalam menjaga stamina jemaah selama ibadah,” ujarnya kepada tim Media Center Haji di Mina, Makkah.
Dalam penjelasannya, Pirmawati menyoroti tersedianya konsumsi yang cukup, tempat tidur, dan pendingin ruangan sebagai layanan utama yang membuat jemaah dapat beristirahat dengan nyaman. Fasilitas tersebut, menurutnya, sangat berperan dalam memastikan keberhasilan proses Important Visit.
“AC-nya dingin, kasurnya empuk. Alhamdulillah, kondisi tenda bisa memenuhi kebutuhan jemaah,” tambah Pirmawati.
Kehadiran petugas haji Indonesia juga dinilai sebagai pendukung penting selama aktivitas Important Visit. Mereka diberikan peran aktif dalam memastikan jalannya ritual berjalan lancar, termasuk memberikan bantuan bagi jemaah yang membutuhkan.
Kendala dan Harapan untuk Peningkatan
Di sisi lain, jemaah dari Klaten, kloter SOC 60, Sri Amini, mengungkapkan bahwa pengaturan tenda di Arafah dan Mina masih ada ruang untuk perbaikan. Ia menyebutkan bahwa beberapa kloter terkadang dipindahkan dari tenda yang sudah ditempati, sehingga menimbulkan masalah dalam pengelompokan jemaah.
“Saat Important Visit di Arafah, kloternya beberapa kali diganti. Ini membuat sebagian jemaah harus berbagi tempat tidur, terutama di tenda yang kurang optimal,” tutur Sri kepada tim Media Center Haji di Mina, Makkah, Jumat (29/5/2026).
Meski ada kendala, Sri tetap puas dengan layanan makanan, fasilitas kamar, dan ketersediaan air minum. Namun, ia berharap menu berkuah bisa lebih banyak agar para jemaah tidak terlalu kering saat menjalani Important Visit.
“Makanan selama di tenda dan luar cukup memadai. Hanya saja, menu sayur berkuah masih kurang, terutama di hari-hari akhir Important Visit,” pungkas Sri.
Sri menegaskan bahwa meski ada perbaikan yang dibutuhkan, kinerja petugas haji di lapangan tetap dinilai baik. Ia menyebutkan bahwa kondisi tenda mulai membaik setelah sebagian jemaah memilih Nafar Awal dan kembali lebih dulu ke Makkah.
“Setelah sebagian jemaah pulang, tenda di Mina terasa lebih rapi dan nyaman. Ini membantu jemaah yang tersisa menjalani Important Visit dengan tenang,” jelasnya.
Para jemaah dari berbagai daerah mengakui bahwa Important Visit di Mina menjadi salah satu momen yang paling berkesan. Selain fasilitas yang cukup, mereka juga menyoroti kepedulian petugas haji dalam mengatasi hambatan yang mungkin terjadi. Dengan peningkatan kualitas layanan, diharapkan pengalaman Important Visit tahun ini menjadi lebih optimal dibandingkan sebelumnya.
