Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Historic Moment: Motif Anak Bunuh Ibu di Pamulang Terungkap, Bikin Sandiwara ke Pak RT
News

Historic Moment: Motif Anak Bunuh Ibu di Pamulang Terungkap, Bikin Sandiwara ke Pak RT

James Gonzalez Reporter Selasa, 26 Mei 2026 pukul 12:47 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
0c25cc73-65ce-42dc-9cf5-32c294f843be-0

Table of Contents

Toggle
  • Dalam sebuah Historic Moment yang mengejutkan, seorang pria di Pamulang Tangerang Selatan menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri
    • Motif Pembunuhan Terungkap: Pengendalian Harta Warisan
  • Sandiwara Pembunuhan dan Penangkapan Pelaku

Dalam sebuah Historic Moment yang mengejutkan, seorang pria di Pamulang Tangerang Selatan menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri

Historic Moment – Dalam sebuah Historic Moment yang mengejutkan, seorang pria berusia 36 tahun di Pamulang, Tangerang Selatan, menghabisi nyawa ibu kandungnya yang berusia 64 tahun. Kejadian ini terungkap setelah penyelidikan intensif oleh polisi dan tim inafis. Motif pembunuhan yang sebelumnya tersembunyi, kini menjadi sorotan publik sebagai kasus yang menggambarkan konflik warisan antara anak dan orang tua.

Motif Pembunuhan Terungkap: Pengendalian Harta Warisan

Pelaku, yang dikenal dengan nama Irfani, memulai aksinya dengan berpura-pura histeris dan meminta pertolongan kepada Ketua RT di rumahnya. Dalam pernyataan resmi, Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengungkapkan bahwa Irfani sengaja melakukan penganiayaan berat terhadap korban karena ingin menguasai warisan berupa rumah yang ditempati bersama. Niat ini telah diungkapkan ke temannya, Iwan, sekitar satu minggu sebelum kejadian.

Sebagai bagian dari Historic Moment ini, investigasi polisi menemukan bahwa Irfani memanfaatkan situasi kritis korban untuk memperkuat sandiwara. Saat korban sudah dalam kondisi kritis, pelaku meninggalkan rumah dan mengunjungi temannya, Hendra, yang sedang bermain kartu bersama Fikri. Di sana, ia menuturkan bahwa ibunya meninggal akibat kecelakaan.

Sandiwara Pembunuhan dan Penangkapan Pelaku

Kasus ini memperlihatkan bagaimana Historic Moment dapat terjadi di lingkungan sehari-hari. Setelah menyampaikan kabar duka kepada keluarga, Irfani berpura-pura terkejut dan meminta bantuan Ketua RT. Namun, fakta-fakta yang terungkap selama olah TKP menunjukkan bahwa kebohongan pelaku terpecahkan oleh ketidakkonsistenan dalam keterangan yang diberikan.

“Keterangan yang disampaikan pelaku tidak bersesuaian dengan fakta di lapangan, hasil olah TKP Tim Inafis, maupun keterangan para saksi. Setelah interogasi intensif, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” ungkap Galuh Febri Saputra.

Dalam upaya menciptakan ilusi kecelakaan, Irfani juga memanfaatkan lokasi Masjid At Tauhid sebagai tempat kejadian. Saat menuju rumah Ketua RT, ia melewati area masjid yang sedang berlangsung pengajian warga. Kejadian ini menunjukkan bagaimana strategi psikologis dapat digunakan untuk menyembunyikan kejahatan dalam Historic Moment yang terlihat sepele.

Setelah menangkap pelaku, polisi menyatakan bahwa kasus ini akan dilanjutkan dengan proses penyidikan lebih lanjut. Kebocoran informasi tentang motif pembunuhan ini menjadi sorotan media dan masyarakat, yang menilai bahwa Historic Moment ini menggambarkan perubahan masyarakat dalam menangani konflik keluarga. Sejumlah warga menyoroti bagaimana seseorang bisa bertindak dengan sengaja terhadap orang tua sendiri.

Analisis terhadap kasus ini juga menarik perhatian psikolog dan pakar hukum. Mereka menyatakan bahwa penganiayaan terhadap orang tua oleh anak bisa terjadi karena adanya konflik kepentingan dalam harta warisan. Hal ini menunjukkan bahwa Historic Moment seperti ini tidak hanya menjadi berita, tetapi juga refleksi dari permasalahan sosial yang lebih luas. Polisi menargetkan untuk memberikan penjelasan lengkap tentang peristiwa yang terjadi di Pamulang dalam waktu dekat.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

1 jam yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

1 jam yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.