Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Eks Jampidsus Febrie Diperiksa 10 Jam – Ini yang Ditanyakan Penyidik

Daniel Smith 2 mins read 1 views

Febrie Adriansyah Diperiksa 10 Jam, 18 Pertanyaan Dihujani Penyidik Eks Jampidsus Febrie Diperiksa 10 Jam - Liputan6.com, Jakarta - Dalam pemeriksaan sebagai

Febrie Adriansyah Diperiksa 10 Jam, 18 Pertanyaan Dihujani Penyidik

Eks Jampidsus Febrie Diperiksa 10 Jam – Liputan6.com, Jakarta – Dalam pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menghabiskan waktu sekitar 10 jam. Pemeriksaan dimulai pada pukul 09.45 WIB dan berakhir pada 19.57 WIB. Pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa selama masa pemeriksaan, Febrie diberi 18 pertanyaan yang semuanya telah dijawab oleh klienya. Febrie tidak ditahan setelah selesai diperiksa.

Pemeriksaan Berlangsung 10 Jam

Hotman menjelaskan, durasi pemeriksaan yang cukup panjang mencerminkan intensitas penyidik dalam menelaah kasus. “Hari ini sudah di-BAP dari pagi sampai baru selesai. Ada 18 pertanyaan,” katanya. Menurut informasi yang disampaikan, fokus pemeriksaan kali ini hanya terbatas pada dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan penanganan kasus PT Asabri.

Tuduhan terkait PT Asabri dan Dua Kasus Lainnya

“Ada 18 pertanyaan yang pada dasarnya menyangkut apakah benar Tan Kian memberikan uang lebih dari Rp 50 miliar. Jawabannya tidak. Menyangkut uang tidak ada,” tegas Hotman.

Selain kasus PT Asabri, penyidik juga menggali keterkaitan Febrie dengan Kafe de’Clan di Sentul serta sebuah money changer yang disebut dalam penyelidikan. Hotman menegaskan bahwa Febrie membantah mengetahui keberadaan uang atau detail renovasi di lokasi tersebut. “Baik soal renovasi, tempat penyimpanan uang di resto maupun di Sentul, dia tidak tahu-menahu. Semua tuduhan itu dibantah,” tambahnya.

Dalam penyelidikan ini, ada dua kasus lain yang masih terus dikaji, yakni dugaan blackout di Sumatera dan korupsi di PT Krakatau Steel. Meski demikian, Hotman menegaskan bahwa pemeriksaan hari ini hanya sebatas pada PT Asabri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi