Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Diam-Diam Beroperasi di Tanah Abang – 3 Pengedar Obat Keras Dibekuk
News

Diam-Diam Beroperasi di Tanah Abang – 3 Pengedar Obat Keras Dibekuk

Joseph Thomas Reporter Kamis, 28 Mei 2026 pukul 21:38 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
439a5c0b-4d7a-4d9f-9073-2b5aa73644a7-0

Table of Contents

Toggle
  • Diam-Diam Beroperasi di Tanah Abang, 3 Pengedar Obat Keras Dibekuk
    • Latar Belakang dan Inisiasi Operasi
    • Proses Penyelidikan dan Tangkapan
    • Langkah Selanjutnya dan Dampak Operasi

Diam-Diam Beroperasi di Tanah Abang, 3 Pengedar Obat Keras Dibekuk

Diam Diam Beroperasi di Tanah Abang – Operasi penyitaan obat keras yang berlangsung diam-diam di Tanah Abang, Jakarta Pusat, membuahkan hasil signifikan setelah Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, mengungkapkan penangkapan tiga individu terlibat dalam perdagangan narkoba ilegal. Aksi mereka berlangsung secara tersembunyi, dengan petugas mengamankan 1.802 butir obat terlarang dari tiga titik lokasi yang berbeda. Diam-diam beroperasi di Tanah Abang, kegiatan ini berlangsung tanpa diketahui masyarakat sekitar, hingga akhirnya terungkap melalui laporan kepolisian.

Latar Belakang dan Inisiasi Operasi

Penyelidikan terhadap kasus peredaran gelap obat keras di Tanah Abang dimulai dari aduan warga yang mengeluhkan penyebaran narkoba yang semakin meresahkan. Tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pengintaian intensif sebelum melakukan operasi, dengan fokus pada area yang diduga menjadi pusat perdagangan. Lokasi yang digeledah mencakup Jalan KS Tubun IV, Petamburan, Jalan Jati Baru Raya, Kampung Bali, serta toko di Jalan Lontar, Kebon Kacang. Diam-diam beroperasi di Tanah Abang ini menunjukkan kesigapan para pengedar untuk menyembunyikan aktivitas mereka dari pengawasan publik.

“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan tiga orang yang berperan sebagai pengedar obat keras. Mereka menyimpan ribuan butir obat terlarang dalam bentuk kemasan yang tersembunyi,” jelas Reynold dalam konferensi persnya, Kamis (28/5) seperti dilansir Antara.

Penggerebekan yang berlangsung cepat tersebut tidak hanya menyita obat keras, tetapi juga menemukan uang tunai Rp218 ribu yang diduga berasal dari hasil penjualan barang ilegal. Dalam operasi, petugas menemukan berbagai jenis obat keras seperti Heximer, Tramadol, Trihexyphenidyl, Xanax, Dumolid, Alprazolam, dan pil Double Y. Semua barang bukti ini akan diperiksa lebih lanjut untuk menentukan asal-usul serta dampaknya terhadap masyarakat.

Proses Penyelidikan dan Tangkapan

Tim Satresnarkoba mengambil langkah strategis untuk mengungkap jaringan peredaran obat keras di Tanah Abang. Dengan menggunakan informasi dari masyarakat, petugas mampu memantau kegiatan para pelaku yang rutin beroperasi tanpa diketahui banyak orang. Penangkapan dilakukan pada waktu yang tepat, sehingga barang bukti bisa disita secara utuh sebelum dikirim ke lokasi lain. Tiga tersangka yang berhasil diamankan masing-masing memiliki inisial A (38 tahun), RAD (33 tahun), dan K (43 tahun). Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui peran dan motif masing-masing.

“Berawal dari laporan masyarakat, kami melakukan penyelidikan yang mengarah ke lokasi tertentu di Tanah Abang. Operasi ini dilakukan secara diam-diam agar tidak terdeteksi sebelumnya,” tambah Reynold dalam wawancara terpisah.

Kegiatan diam-diam beroperasi di Tanah Abang ini menunjukkan bahwa para pelaku sangat berhati-hati dalam mengelola bisnis mereka. Mereka memanfaatkan jalanan yang ramai dan lokasi yang strategis untuk menyembunyikan barang dagangan mereka. Meski demikian, tim kepolisian berhasil menemukan celah dalam sistem mereka, sehingga dapat menangkap mereka secara bersamaan. Dalam pemeriksaan, para pelaku diberi kesempatan untuk menjelaskan peran mereka dalam operasi ini.

Langkah Selanjutnya dan Dampak Operasi

Setelah ditangkap, ketiga tersangka akan menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Mereka dijerat Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. Diam-diam beroperasi di Tanah Abang ini menunjukkan perluasan jaringan narkoba yang semakin kompleks, dengan pelaku dari berbagai latar belakang yang terlibat dalam distribusi obat keras.

Kapolres menyatakan bahwa operasi ini bagian dari upaya terus-menerus untuk mengurangi penyebaran narkoba di wilayah hukum Jakarta Pusat. “Peredaran obat keras ilegal sangat merugikan masyarakat, terutama generasi muda yang rentan terpengaruh. Dengan operasi ini, kami berharap dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran publik,” ungkap Reynold. Ia menekankan bahwa penindakan terhadap diam-diam beroperasi di Tanah Abang adalah langkah kunci dalam menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat.

Kasus ini juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kepolisian dalam membasmi peredaran narkoba. Pihak berwenang menegaskan bahwa masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melaporkan kegiatan mencurigakan, baik di Tanah Abang maupun daerah lain. “Dengan kerja sama dari masyarakat, kita bisa menghentikan diam-diam beroperasi di Tanah Abang dan mengurangi akses obat keras ke tangan yang tidak layak,” tegas Reynold. Diharapkan, operasi ini akan menjadi contoh keberhasilan dalam menangkal narkoba yang beroperasi secara tersembunyi.

Bagikan:

Berita Terkait

What Happened During: Makan Malam Terakhir Sebelum Satu Keluarga di Temanggung Tewas saat Kemping

28 Mei 2026
b92c46e2-6fab-4e72-b0d3-8e60bf1d0022-0

Special Plan: Skandal Riset Palsu WNI Coreng Nama Baik Indonesia

28 Mei 2026
9178058d-b8a5-4852-967b-cc1a9556f2d9-0

Key Issue: Komdigi Buka Data, 50,3 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual di Medsos

28 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

235386aa-eda1-41e0-abd8-342490f40163-0

Key Issue: Dolar AS Perkasa, Rupiah dan Mata Uang Negara ASEAN Lain Kompak Melemah

3 jam yang lalu
102df7da-ebf7-47f0-b489-6ed99df68419-0

Key Strategy: Satu Juta Tiket Kereta Api Terjual Saat Libur Panjang Idul Adha 2026

3 jam yang lalu
9eb0439b-96ce-4c32-8712-b2389ddbc47e-0

Key Strategy: Limbah Sawit Bakal Disulap Jadi Pengganti LPG

3 jam yang lalu
81c79dd9-af8d-4b14-a724-f52978f02673-0

New Policy: Bapanas: Kurs Dolar Menguat Tak Berimbas pada Harga Beras SPHP

3 jam yang lalu
34c3a308-3a04-4dde-a7f0-92e54877be95-0

Special Plan: Tiara Andini hingga Pendiri Startup Indonesia Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2026

3 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (722)
  • News (952)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Special Plan: Skandal Riset Palsu WNI Coreng Nama Baik Indonesia
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.