Skip to content
beritaterbaik
beritaterbaik
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Banjir Bandang Musi Rawas Utara: 16.156 Rumah Terendam – 1 Balita Meninggal
News

Banjir Bandang Musi Rawas Utara: 16.156 Rumah Terendam – 1 Balita Meninggal

Joseph Thomas Reporter Minggu, 10 Mei 2026 pukul 00:38 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:

Table of Contents

Toggle
  • Banjir Bandang Musi Rawas Utara: 16.156 Rumah Terendam, Satu Balita Meninggal
    • Dampak pada Fasilitas Umum dan Kebutuhan Warga
    • Korban Meninggal: Satu Balita Tewas dalam Bencana

Banjir Bandang Musi Rawas Utara: 16.156 Rumah Terendam, Satu Balita Meninggal

Banjir Bandang Musi Rawas Utara – Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menjadi korban banjir bandang besar yang terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026. Bencana alam ini menyebabkan sekitar 16.156 rumah penduduk tergenang air, dengan dampak langsung terhadap lebih dari 64.624 warga. Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. Fenomena ini mengakibatkan banjir yang mengancam kehidupan sehari-hari masyarakat dan merusak infrastruktur vital. Banjir Bandang Musi Rawas Utara tidak hanya menghancurkan permukiman, tetapi juga mengganggu sistem transportasi dan kegiatan pemerintahan setempat.

Dampak pada Fasilitas Umum dan Kebutuhan Warga

Bencana banjir bandang yang melanda Muratara telah menimbulkan kerusakan serius pada infrastruktur umum. Empat jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman dilaporkan rusak total, sedangkan satu jembatan di Desa Batu Gajah mengalami kerusakan sedang. Selain itu, banjir menyebabkan kehancuran pada sejumlah fasilitas pendidikan dan kesehatan. Tujuh belas sekolah, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas, terendam air dan menjadi kawasan rawan. Dua unit Puskesmas Pembantu (Pustu) serta satu Polindes juga terkena dampak serupa.

“Tim gabungan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, serta personel TNI dan Polri sudah diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan kaji cepat dan evakuasi warga,” kata Sekretaris BPBD Muratara, Mathir, seperti dikutip dari Antara. Upaya ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional selama banjir bandang Musi Rawas Utara berlangsung dan mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat yang tinggal di daerah tergenang. BPBD juga telah mendirikan dapur umum untuk menyediakan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

Kerusakan infrastruktur ini memperparah situasi di tengah upaya pemulihan. Pihak setempat terus melakukan pendataan awal terhadap kerugian material, termasuk pembongkaran rumah yang hanyut atau rusak parah. Banjir bandang yang terjadi di beberapa kecamatan seperti Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo, dan Rawas Ilir menyebabkan gangguan pada pelayanan publik, termasuk keterlambatan distribusi bantuan darurat. Masyarakat yang tinggal di daerah tergenang harus menyesuaikan kehidupan sehari-hari dengan kondisi yang memburuk.

Korban Meninggal: Satu Balita Tewas dalam Bencana

Dalam bencana banjir bandang Musi Rawas Utara, satu balita meninggal dunia. Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB BPBD Muratara, korban tewas adalah seorang anak perempuan berusia tiga tahun bernama Shanum Aqila Fitri. Menurut informasi terkini, anak tersebut terkena banjir bandang saat sedang bermain di daerah rawan air. Selain korban jiwa, empat rumah warga hanyut, satu rumah rusak parah, dan enam rumah lain mengalami kerusakan ringan. Banjir juga menyebabkan beberapa bangunan ibadah rusak, dengan satu mushalla hanyut dan lima masjid tergenang.

Sebagai respons darurat, tim BPBD terus berupaya mempercepat evakuasi dan memberikan pertolongan medis. Puluhan petugas terlibat dalam operasi penyelamatan, termasuk menggunakan perahu karet untuk mencapai area yang sulit dijangkau. Banjir bandang Musi Rawas Utara yang terjadi di beberapa titik wilayah menuntut koordinasi intensif antar instansi terkait. Selain itu, pihak setempat juga berusaha memastikan ketersediaan air bersih dan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Sejauh ini, banjir di Kecamatan Karang Jaya telah surut sepenuhnya, sedangkan di Kecamatan Rupit, permukaan air mulai menurun. Namun, BPBD masih mengawasi Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir karena permukiman warga di kedua daerah masih tergenang. Situasi ini memaksa masyarakat setempat untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah drastis, terutama mereka yang tinggal di rumah sementara. Banjir bandang Musi Rawas Utara berpotensi menyebabkan banjir susulan jika hujan intensif kembali mengguyur wilayah tersebut.

Dalam upaya mencegah dampak lebih parah, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pihak setempat juga memperkuat sistem pengawasan terhadap daerah rawan banjir, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saluran drainase dan tanggul pembatas. Selain itu, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan dengan berpartisipasi dalam pendataan kerusakan dan penyimpanan barang-barang penting.

Peristiwa banjir bandang Musi Rawas Utara menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Bencana ini mengingatkan betapa pentingnya kesiapan menghadapi perubahan iklim yang semakin ekstrem. Dengan menerapkan langkah pencegahan dan sistem penanggulangan bencana yang efektif, diharapkan kerugian akibat banjir bandang dapat diminimalkan. Selain itu, kejadian ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti informasi cuaca dan siap sedia dalam menghadapi bencana alam.

Bagikan:

Berita Terkait

Special Plan: Usai Tangkap 321 WNA, Polri Kirim Pesan Keras untuk Jaringan Judi Online Internasional

10 Mei 2026

Latest Program: Mengintip Proses Maung MV3 Milik Prabowo Diterbangkan ke KTT ASEAN Filipina

10 Mei 2026

Ada Nobar Persija Vs Persib – TNI Polri Kawal Sejumlah Titik Demi Antisipasi Bentrok

10 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

Cek Harga Perak Hari Ini 10 Mei 2026 di Antam dan Pasar Global

57 menit yang lalu

Special Plan: Terungkap, Alasan Berat Badan Menkeu Purbaya Turun hingga 12 Kg

1 jam yang lalu

Key Discussion: Stok Minyakita Minim di Pasaran, Mendag Bilang Begini

1 jam yang lalu

Main Agenda: Mendag Bakal Atur Ulang Ekosistem E-Commerce, Hal Ini Jadi Sorotan

1 jam yang lalu

Key Strategy: BRI Life Bayarkan Klaim Asuransi Rp 1,17 Triliun di Kuartal I 2026

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (47)
  • News (49)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Special Plan: Terungkap, Alasan Berat Badan Menkeu Purbaya Turun hingga 12 Kg
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 Nexiamath.com. All rights reserved.