Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Gempa NTT, Pelni Ubah Lokasi Sandar Kapal di Maumere

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Liputan6.com, Jakarta - Gempa NTT Pelni Ubah Lokasi Sandar Kapal di Maumere menjadi perhatian publik setelah gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara

Gempa NTT Pelni Ubah Lokasi Sandar Kapal di Maumere

Beritaterbaik.com – Liputan6.com, Jakarta – Gempa NTT Pelni Ubah Lokasi Sandar Kapal di Maumere menjadi perhatian publik setelah gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. PT Pelindo dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) segera melakukan penyesuaian operasional untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal. Perubahan lokasi sandar dari Dermaga 4 ke Dermaga 2 di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, dilakukan sebagai langkah preventif.

Kepala Pelni Budi Setyawan Wijaya menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional. “Kami menyampaikan simpati dan duka cita atas kejadian gempa di NTT. Pelni akan memastikan operasional kapal tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang dirilis Sabtu (15/8/2026). Koordinasi intensif dengan otoritas kepelabuhanan dan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Penyesuaian Operasional dan Fasilitas Pelabuhan

Sejumlah fasilitas embarkasi dan debarkasi di Pelabuhan Maumere terdampak gempa yang terjadi pada Sabtu pagi. Kapal-kapal Pelni yang sebelumnya sandar di Dermaga 4 kini dialihkan ke Dermaga 2. Evakuasi terhadap fasilitas tangga darat yang terjatuh ke laut juga akan segera dilakukan agar tidak mengganggu keselamatan maupun kelancaran operasional kapal. Pelni memastikan setiap penyes调整ian kegiatan sandar dan pelayanan penumpang dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Budi menambahkan bahwa perusahaan akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan operasional berdasarkan perkembangan situasi serta arahan otoritas terkait. “Kami terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan kondisi di Maumere bersama otoritas terkait dan Pelindo. Setiap penyesuaian operasional akan kami lakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penumpang,” tambahnya.

Kebijakan pengembalian dana atau refund sebesar 100 persen juga diterapkan bagi penumpang yang terdampak gempa dan memilih membatalkan perjalanan. Kebijakan tersebut diberikan sebagai bentuk penanganan kondisi force majeure. Proses pengembalian dana akan dimaksimalkan paling lambat H+2 dari jadwal keberangkatan kapal. Pelni mengimbau calon penumpang dan pengguna jasa untuk terus memantau informasi resmi mengenai jadwal dan pelayanan kapal melalui kanal resmi perusahaan.

Pelni juga akan menyampaikan perkembangan operasional lebih lanjut sesuai dengan kondisi di lapangan dan arahan dari otoritas terkait. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkini, dapat mengakses berita terbaru melalui Liputan6.com atau mengikuti akun media sosial resmi Pelni. Upaya pemulihan dan normalisasi operasional pelabuhan Maumere diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Kapan gempa bumi terjadi di Maumere? A: Gempa bumi mengguncang Maumere pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Q: Apa perubahan lokasi sandar kapal yang dilakukan Pelni? A: Pelni mengubah lokasi sandar kapal dari Dermaga 4 ke Dermaga 2 di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere.

Q: Bagaimana kebijakan refund bagi penumpang yang terdampak? A: Pelni memberikan refund sebesar 100 persen dengan proses pengembalian dana paling lambat H+2 dari jadwal keberangkatan kapal.

Q: Apakah operasional kapal tetap berjalan normal? A: Ya, Pelni memastikan operasional kapal tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan berkoordinasi intensif dengan otoritas terkait.

Gabung diskusi