Gali Saluran Air, Pekerja Ini Tak Sengaja Temukan Emas Rp 185 Miliar
Gali Saluran Air Pekerja Ini Tak Sengaja - Sebuah proyek konstruksi rutin di Belgia berubah menjadi momen bersejarah ketika para pekerja menemukan tumpukan
Pekerja Konstruksi Temukan Harta Karun Emas Saat Gali Saluran Air di Belgia
Beritaterbaik.com – Gali Saluran Air Pekerja Ini Tak Sengaja – Sebuah proyek konstruksi rutin di Belgia berubah menjadi momen bersejarah ketika para pekerja menemukan tumpukan koin dan batangan emas di bawah tanah. Penemuan ini terjadi saat mereka sedang memasang pipa saluran air baru di Sint-Gillis-Dendermonde, sebuah komunitas di wilayah Flanders yang terletak di luar ibu kota Brussels. Momen ini menjadi salah satu temuan terbesar dalam sejarah konstruksi modern di Eropa.
Berdasarkan laporan The Economic Times pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, harta karun tersebut diperkirakan bernilai sekitar US$ 10,4 juta atau setara Rp 185,7 miliar dengan menggunakan kurs Rp 17.850 per dolar AS. Awalnya, para pekerja mengira benda yang mereka temukan hanyalah koin biasa senilai 1 euro. Nilai yang sangat signifikan ini menjadikan penemuan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam dekade terakhir.
Momen Kejutan di Lokasi Proyek
Saat membongkar sebagian fondasi bangunan bekas tempat pembuatan bir, para pekerja melihat benda-benda yang tidak biasa tersembunyi di dalam tanah. Kobe, seorang pekerja berusia 18 tahun yang hadir di lokasi, mengakui bahwa ia awalnya tidak menyadari bahwa benda tersebut merupakan emas. Ia hanya melihat beberapa benda logam yang tampak seperti koin biasa.
“Reaksi pertama kami sebenarnya adalah tidak percaya dan terkejut. Tentu saja, kami tidak menyangka akan menemukan emas,” kata Kobe.
Ia menambahkan bahwa benda pertama yang terlihat oleh para pekerja memang tampak seperti koin 1 euro. “Ketika kami melakukan itu, tiba-tiba kami melihat sesuatu tergeletak di sana,” ujar Kobe. Proses penggalian yang awalnya sederhana berubah menjadi pencarian harta karun yang luar biasa.
Pengakuan Pemimpin Proyek
Mario, yang menjabat sebagai pemimpin proyek, segera menyadari bahwa benda-benda tersebut bukanlah temuan biasa dari proyek konstruksi. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman yang “gila” setelah para pekerja menemukan koin dan batangan emas. Kecepatan dalam mengambil keputusan sangat penting dalam situasi seperti ini.
“Mereka berteriak, ‘Kami menemukan emas,'” kata Mario. Ia kemudian melihat langsung benda tersebut dan mengambil emas yang ditemukan.
Setelah itu, para pekerja kembali menggali dan menemukan lebih banyak koin serta batangan emas. “Saya pergi melihatnya dan mengambil emas itu dengan tangan saya. Kami juga terus menggali dan menemukan koin serta batangan baru. Baru setelah itu kami benar-benar menyadari apa yang telah kami temukan,” ujarnya. Proses ini berlangsung selama beberapa jam sebelum mereka memutuskan untuk menghentikan pekerjaan.
Proses Pengamanan Harta Karun
Mario kemudian menghubungi atasannya dan melaporkan penemuan tersebut. Ia menyadari jumlah emas yang ditemukan cukup besar sehingga tidak mungkin dianggap sebagai temuan biasa. Langkah pertama yang diambil adalah mengamankan lokasi agar tidak ada yang mengambil emas sebelum pihak berwenang tiba.
“Jumlah koin dan batangannya sangat banyak, sehingga hampir tidak mungkin dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Selain itu, mengambilnya juga bisa dianggap sebagai pencurian,” kata Mario.
Para pekerja akhirnya menghentikan aktivitas penggalian dan menyerahkan penanganan temuan tersebut kepada pihak berwenang. Polisi kemudian mengamankan lokasi serta melakukan pendataan terhadap seluruh temuan emas tersebut. Proses pendataan ini memakan waktu beberapa hari untuk memastikan setiap item tercatat dengan benar.
Harapan dan Status Kepemilikan
Sementara itu, Kobe memiliki satu harapan dari penemuan tidak biasa tersebut, yakni mendapatkan imbalan. “Itu akan menyenangkan.” Sebagai pekerja muda yang terlibat langsung dalam penemuan, ia berharap dapat menerima bagian dari harta temuan tersebut. Imbalan ini bisa menjadi modal untuk masa depannya.
Setelah penemuan tersebut, muncul pertanyaan mengenai siapa yang berhak atas emas yang ditemukan di lokasi proyek. Bangunan tempat pekerjaan konstruksi berlangsung diketahui dimiliki sebuah organisasi yang menyediakan dukungan kesejahteraan bagi masyarakat Flanders. Direktur organisasi tersebut mengatakan dirinya berharap uang dari temuan emas itu pada akhirnya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Namun, dalam materi sumber yang tersedia, belum dijelaskan secara lengkap bagaimana status kepemilikan emas tersebut maupun keputusan akhir mengenai siapa yang berhak atas harta temuan itu. Penemuan tersebut menjadi kejutan besar bagi para pekerja yang awalnya hanya menjalankan pekerjaan rutin memasang saluran air.
FAQ Tentang Penemuan Emas
Berapa nilai emas yang ditemukan? Emas yang ditemukan bernilai sekitar US$ 10,4 juta atau setara Rp 185,7 miliar dengan kurs Rp 17.850 per dolar AS.
Di mana lokasi penemuan ini? Penemuan terjadi di Sint-Gillis-Dendermonde, sebuah komunitas di wilayah Flanders, Belgia.
Kapan penemuan ini terjadi? Penemuan dilaporkan pada hari Minggu, 16 Agustus 2026.
Siapa yang menemukan emas tersebut? Para pekerja konstruksi yang sedang memasang pipa saluran air baru, termasuk Kobe yang berusia 18 tahun.
Apa yang akan dilakukan dengan emas tersebut? Emas diamankan oleh polisi dan sedang dalam proses pendataan. Organisasi pemilik bangunan berharap emas tersebut dapat membantu masyarakat Flanders yang membutuhkan.
