Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Aspal Buton Mulai Dipakai Jalan Tol, Devisa Bisa Hemat Rp 4 Triliun

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Jakarta — Pemanfaatan aspal Buton mulai dipakai secara masif dalam proyek jalan tol di Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody

Aspal Buton Mulai Dipakai Jalan Tol: Hemat Devisa Hingga Rp 4 Triliun

Beritaterbaik.com – Jakarta — Pemanfaatan aspal Buton mulai dipakai secara masif dalam proyek jalan tol di Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menyatakan bahwa kebijakan ini berpotensi menghemat devisa negara mencapai Rp 4 triliun setiap tahunnya. Penghematan tersebut berasal dari pengurangan impor aspal serta penguatan industri konstruksi dalam negeri. “Jadi kita mengharapkan dengan memanfaatkan aspal Buton ini dapat mengurangi impor aspal, memperkuat industri dalam negeri, pemerataan dan pertumbuhan ekonomi serta yang paling penting adalah menghemat devisa negara yang diharapkan mencapai kurang lebih Rp 4 triliun per tahun,” ujar Dody dalam pernyataannya yang dikutip dari Antara, Rabu (12/8/2026).

Regulasi dan Dukungan Industri

Untuk mendukung implementasi kebijakan ini, Kementerian PUPR telah menerbitkan Peraturan Menteri PU Nomor 10 Tahun 2026 yang diperkuat dengan Keputusan Menteri PU Nomor 6950 Tahun 2026 tentang penggunaan aspal Buton olahan. Dody menilai bahwa aspal Buton Mulai Dipakai Jalan tidak hanya berdampak pada pengurangan impor, tetapi juga berpotensi meningkatkan efisiensi investasi infrastruktur nasional dan berkontribusi terhadap penurunan Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk badan usaha jalan tol dan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), dapat mendukung kebijakan tersebut dengan tetap memperhatikan aspek teknis dan akademis agar kualitas konstruksi jalan tetap terjaga.

“Tapi saya juga tidak mau bahwa nanti aspal Buton ini akan membebani biaya atau cost. Jadi target dari harga aspal Buton itu sendiri minimal sama dengan harga aspal reguler saat ini atau kalau bisa kurang,” kata Dody.

Meski mendorong penggunaan aspal Buton, Dody menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh meningkatkan biaya konstruksi yang pada akhirnya berdampak pada tarif jalan tol. Ia bahkan meminta badan usaha jalan tol menolak penggunaan asbuton apabila harganya lebih tinggi daripada aspal konvensional karena dapat memicu kenaikan tarif tol. “Kalau harganya lebih tinggi saya berharap teman-teman badan usaha jalan tol, Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) wajib menolak. Wajib menolak!” tegasnya. Karena nanti akan berdampak kepada tarif itu sendiri dan saya tidak mau menaikkan tarif hanya gara-gara cost naik begitu, ujarnya. Menurut Dody, efisiensi biaya menjadi syarat utama keberhasilan kebijakan pemanfaatan asbuton. Pemerintah ingin penggunaan material lokal memberikan manfaat ekonomi tanpa menambah beban bagi operator jalan tol maupun masyarakat pengguna jalan.

Kementerian PUPR mulai menerapkan campuran aspal Buton sebesar 30% (A30) pada sejumlah ruas jalan tol strategis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian material konstruksi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor. Kebijakan tersebut merupakan implementasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pengolahan Aspal Buton Olahan untuk Pembangunan dan Preservasi Jalan.

Dody menjelaskan penerapan A30 dilakukan secara bertahap dengan pendekatan yang mirip kebijakan pencampuran biodiesel B10 hingga B20. Persentase campuran asbuton akan terus ditingkatkan sesuai kesiapan industri, hasil evaluasi teknis, dan pertimbangan keekonomian. Menurutnya, pemanfaatan asbuton merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional, dan menjaga efisiensi belanja infrastruktur di tengah fluktuasi harga komoditas global.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Aspal Buton

Apa itu aspal Buton? Aspal Buton atau asbuton adalah material aspal alami yang berasal dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Material ini memiliki kualitas tinggi dan mulai dipakai sebagai alternatif aspal impor dalam pembangunan jalan.

Berapa persen campuran aspal Buton yang digunakan? Saat ini pemerintah menerapkan campuran A30 yang berarti 30% aspal Buton dicampurkan dengan aspal konvensional. Persentase ini akan terus ditingkatkan seiring kesiapan industri.

Berapa penghematan devisa yang diharapkan? Pemerintah menargetkan penghematan devisa mencapai Rp 4 triliun per tahun melalui pengurangan impor aspal dan peningkatan penggunaan material dalam negeri.

Apakah harga aspal Buton lebih mahal? Menurut Menteri Dody, harga aspal Buton ditargetkan minimal sama dengan harga aspal reguler saat ini atau bahkan lebih rendah. Badan usaha jalan tol diminta menolak jika harganya lebih tinggi.

Kapan regulasi ini berlaku? Peraturan Menteri PU Nomor 10 Tahun 2026 dan Keputusan Menteri PU Nomor 6950 Tahun 2026 telah diterbitkan untuk mendukung implementasi kebijakan aspal Buton Mulai Dipakai Jalan tol di seluruh Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi