Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Menko Zulhas: Ada 11,5 Juta Penerima MBG Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Mark Williams - beritaterbaik.com 3 mins read 5 views

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atau yang dikenal sebagai Zulhas, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Badan Gizi Nasional (BGN)

Zulhas Umumkan 11,5 Juta Penerima MBG untuk Kategori 3B

Beritaterbaik.com – Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atau yang dikenal sebagai Zulhas, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) serta kementerian terkait sedang mempersiapkan pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Upaya ini difokuskan pada wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Zulhas menegaskan bahwa penyelesaian prioritas di kawasan 3T tersebut akan rampung dalam waktu dekat.

Seusai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri yang membahas perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), Zulhas menjelaskan bahwa seluruh data pendukung telah lengkap. Rapat tersebut dilaksanakan di Kantor Kemenko Bidang Pangan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Target Penerima Manfaat 3B Mencapai 11,15 Juta

Selain fokus pada wilayah 3T, pemerintah juga menargetkan penerima manfaat MBG untuk kategori 3B. Kategori ini mencakup Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita. Zulhas mengungkapkan bahwa jumlah penerima untuk ketiga kelompok tersebut telah teridentifikasi.

“Juga fokus kepada 3B, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita sudah ketemu angkanya 11,15 juta, ini juga akan diselesaikan dalam seminggu dua minggu ini,” papar Zulhas.

Meskipun demikian, Zulhas mengakui bahwa proses pembukaan 13.000 titik dapur SPPG memerlukan waktu tambahan. Seluruh titik tersebut akan disisir secara menyeluruh agar distribusi berjalan adil bagi semua pihak yang terlibat.

1.700 Dapur SPPG Siap Mulai Operasional

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyatakan bahwa terdapat 1.700 dapur SPPG yang telah siap beroperasi. Dapur-dapur ini akan disiapkan untuk melayani program MBG, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat stunting tinggi maupun sangat tinggi.

Sudaryono menjelaskan bahwa berdasarkan data overlay, jumlah dapur yang siap tersebut berada di daerah dengan prioritas tinggi. Namun, pengaktifan tidak akan dilakukan secara serentak. Seluruh proses akan berjalan bertahap.

“Nanti ini bertahap kita bereskan. InsyaAllah mungkin minggu depan ada sekitar 300-an kita aktifasi, minggu depannya (ada) lagi, sehingga 13 ribu ini, ini kita sisir semua,” ucap Sudaryono.

Dari total 13 ribu titik SPPG yang tercatat, masing-masing memiliki status berbeda. Ada yang baru berupa titik dapur saja, sementara yang lain telah selesai dibangun. Pengecekan bersama kementerian terkait akan memastikan prioritas wilayah, terutama yang berkaitan dengan data stunting dari Kementerian Kesehatan.

Sudaryono juga menambahkan bahwa pengecekan dilakukan di pondok pesantren untuk memastikan pemahaman yang seragam. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Seluruh proses pembukaan dapur MBG akan dilakukan secara transparan melalui sistem yang berlaku.

Wilayah 3T tetap menjadi prioritas utama, termasuk Papua, NTT, Nias, serta daerah Kepulauan Maluku dan Utara Maluku. Seluruh jajaran kementerian dan lembaga telah mendapatkan keputusan untuk mengeksekusi program ini dengan baik.

Frequently Asked Questions

What is Menko Zulhas?

Menko Zulhas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menko Zulhas matter?

Menko Zulhas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi