Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Jasad Satpam Jatiluhur Ditenggelamkan
Polda Jawa Barat bersama Polres Purwakarta terus melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jenazah seorang petugas keamanan yang ditemukan dalam

Investigasi Mendalam Kasus Jenazah Satpam di Bendungan Jatiluhur
Beritaterbaik.com – Polda Jawa Barat bersama Polres Purwakarta terus melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jenazah seorang petugas keamanan yang ditemukan dalam kondisi terikat di wilayah Bendungan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Dalam perkembangan terbaru, Polisi Periksa 11 Saksi Kasus ini untuk mendapatkan keterangan lengkap mengenai kronologi peristiwa sebelum dan setelah korban ditemukan. Jenazah yang ditemukan dengan kedua tangannya terikat erat tersebut telah dipindahkan ke rumah sakit setempat untuk menjalani prosedur autopsi guna menentukan penyebab kematian secara pasti.
Proses Pemeriksaan Saksi dan Analisis Bukti
Selama penyelidikan berlangsung, tim penyidik telah memanggil dan memeriksa minimal sebelas orang saksi yang memiliki keterkaitan dengan lokasi kejadian. Polisi Periksa 11 Saksi Kasus ini dengan cermat untuk menyusun gambaran utuh mengenai apa yang terjadi. Selain itu, penyidik juga menelaah berbagai rekaman kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sekitar lokasi kejadian untuk menyusun kronologi lengkap sebelum dan setelah korban ditemukan.
Ada kurang lebih 11 saksi yang sudah diperiksa oleh Polres Purwakarta. Tujuannya untuk mencari keterangan sebelum kejadian maupun pascakejadian. Kami juga sudah mendapatkan beberapa rekaman CCTV yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan, jelas Hendra.
Kondisi Korban dan Dugaan Tindak Pidana
Kombes Pol. Hendra Setiawan, Kabid Humas Polda Jawa Barat, menyampaikan bahwa kondisi korban cukup memprihatinkan mengingat tangannya terikat saat ditemukan. Ia menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah kasus ini termasuk dugaan pembunuhan. Polisi Periksa 11 Saksi Kasus ini juga sedang menganalisis berbagai bukti fisik yang ditemukan di lokasi kejadian.
Kondisinya cukup memprihatinkan karena dalam keadaan terikat tangannya. Saat ini masih kita selidiki apakah ini merupakan dugaan pembunuhan. Korban sudah kita evakuasi dan hasil autopsi juga menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia, kata Hendra, Senin (27/7/2026).
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu cepat berspekulasi mengenai penyebab kematian korban, termasuk informasi yang menghubungkan peristiwa ini dengan kelompok sepeda motor tertentu. Hendra menegaskan bahwa kepolisian masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dalam setiap langkah penyelidikan.
Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Sebelum bukti permulaan cukup kuat, kami belum dapat menyimpulkan ataupun menetapkan pihak tertentu sebagai tersangka. Kami terus membantu Polres Purwakarta agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas, tegasnya.
Hingga saat ini, penyidik masih menunggu hasil akhir pemeriksaan autopsi serta melengkapi berbagai alat bukti untuk mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut. Polisi Periksa 11 Saksi Kasus ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menelusuri setiap petunjuk yang ada.
Masyarakat di sekitar Bendungan Jatiluhur juga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan jika ada informasi baru yang berkaitan dengan kasus ini. Penyidik berharap dengan pemeriksaan saksi yang komprehensif, kasus ini dapat segera diungkap secara tuntas dan keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya.
