Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Ganjar Respons Kaesang Nyaleg: Jateng Masih Kandang Banteng

Linda Moore - beritaterbaik.com 3 mins read 4 views

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi mengumumkan ambisinya untuk menjadi calon anggota DPR RI dalam Pemilihan Umum 2029

Ganjar Respons Kaesang Nyaleg: Jateng Masih Kandang Banteng

Ganjar Respons Kaesang Nyaleg: Jateng Masih Kandang Banteng

Beritaterbaik.com – Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi mengumumkan ambisinya untuk menjadi calon anggota DPR RI dalam Pemilihan Umum 2029. Pengumuman penting ini disampaikan saat ia menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Solo yang berlangsung di Kota Solo pada Sabtu, 25 Juli 2026. Awalnya, putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo ini hanya berencana menghadiri acara Persatuan Sepakbola Indonesia (Persis) Solo. Namun, karena kebetulan ada Rakorda DPD Kota Solo, ia memutuskan untuk sekaligus mengumumkan keputusannya menjadi caleg di wilayah tersebut.

“Saya sebenarnya ke Solo tuh rencananya tadi hanya untuk Persis Solo, tapi memang ngepasi ada Rakordanya DPD Kota Solo, ya wis sisan ngumumke (sekalian) kalau bakal jadi caleg di sini,” ujar Kaesang di hadapan para kader PSI.

Reaksi Ganjar Pranowo Terhadap Pengumuman Kaesang

Merespons pengumuman tersebut, Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDI Perjuangan, menunjukkan sikap yang sangat santai dan terbuka. Ia menyatakan optimisme kuat bahwa Jawa Tengah tetap menjadi wilayah kuat bagi partainya. “Saya masih yakin (Jawa Tengah) kandang banteng,” tegas Ganjar saat ditemui di Kantor DPP PDIP Jakarta Pusat pada Minggu, 26 Juli 2026. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Ganjar bahwa PDIP masih memiliki basis dukungan yang solid di Jawa Tengah meskipun ada pesaing baru dari PSI.

Kaesang memilih maju di Daerah Pemilihan V Jawa Tengah yang mencakup wilayah Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten. Menariknya, Puan Maharani yang juga menjabat sebagai Ketua DPR dan Ketua DPP PDIP berada di dapil yang sama. Ganjar menilai hal ini tidak menjadi masalah karena keduanya berasal dari partai berbeda, sehingga tidak akan menggerus suara Puan secara signifikan. Kondisi ini menciptakan dinamika menarik dalam persaingan politik di wilayah tersebut.

“Ya dia kan bukan PDI Perjuangan. Ya harusnya masyarakat punya hak. Dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapapun boleh,” ujar Ganjar dengan nada terbuka.

Lebih lanjut, Ganjar menambahkan bahwa pencalonan Kaesang tidak akan menjadi tantangan serius bagi PDIP dalam Pileg 2029 mendatang. Menurutnya, siapa pun berhak mencalonkan diri sebagai caleg sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Sikap terbuka ini menunjukkan kematangan politik dari Ketua DPP PDIP yang memahami dinamika demokrasi Indonesia.

“Oh, orang nyalon kok nantang. Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh,” tutur Ganjar dengan senyum.

Sementara itu, Kaesang memberikan instruksi tegas kepada kader PSI Solo agar tetap solid dan menghindari konflik internal dalam memperebutkan kursi pada Pemilu 2029. Ia menegaskan bahwa wilayah geraknya terbatas hanya di Kota Solo, sedangkan Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten menjadi tanggung jawab kader lainnya. Pembagian wilayah ini bertujuan untuk meminimalisir tumpang tindih kepentingan antar kader.

“Saya tidak mau ada hal-hal seperti itu yang nanti terjadi di Pemilu 2029 nanti. Sanggup ya untuk caleg-caleg, ya,” tegasnya kepada para kader.

Kaesang juga menyampaikan harapannya agar target yang ditetapkan untuk Pemilu 2029 dapat tercapai dengan baik. Ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh kader, terutama di wilayah Solo yang menjadi fokus utamanya.

“Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo, karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo aja. Tapi saya mohon, target kita benar-benar besar untuk 2029 nanti,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Dengan pengumuman Kaesang tersebut, Dapil V Jawa Tengah diprediksi akan menjadi salah satu daerah pemilihan paling menarik dalam Pileg 2029 mendatang. Persaingan antara PSI dan PDIP di wilayah ini akan menjadi sorotan utama para pengamat politik nasional.

Gabung diskusi