Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Polisi Ungkap 2 Kasus Berbeda di Balik Tewasnya Anak Punk

Joseph Thomas - beritaterbaik.com 2 mins read 4 views

Jakarta - Kepolisian telah mengklarifikasi bahwa kematian Faisal Anwar, seorang anak punk, di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, tidak terjadi dalam

Polisi Ungkap 2 Kasus Berbeda di Balik Tewasnya Anak Punk

Dua Kasus Terpisah di Balik Kematian Faisal Anwar

Beritaterbaik.com – Jakarta – Kepolisian telah mengklarifikasi bahwa kematian Faisal Anwar, seorang anak punk, di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, tidak terjadi dalam satu rangkaian peristiwa kriminal. Berdasarkan penyelidikan, terdapat dua lokasi kejadian perkara yang berbeda, dua waktu terpisah, serta dua tersangka yang berbeda pula untuk masing-masing kasus.

Kasus Pertama: Pengeroyokan di Depan Salon

AKP Engkus, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, menjelaskan bahwa perkara pertama berkaitan dengan dugaan pengeroyokan yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden ini berlangsung di depan sebuah salon yang terletak di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya. Dalam kasus ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Dita Restu Amanda yang dikenal sebagai Mondy Tatto dan Doni Darmawan alias Donal.

“Yang pertama laporan pengeroyokan, pelakunya Donal sama Mondy,” ujar Engkus pada Kamis (23/7/2026).

Menurut keterangan Engkus, konflik bermula ketika korban ingin meminjam sepeda motor yang sedang digunakan oleh Donal, padahal motor tersebut milik Mondy. Permintaan tersebut memicu perselisihan yang kemudian berubah menjadi perkelahian. Engkus menambahkan bahwa keributan ini juga dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras serta adanya masalah pribadi antara korban dan Donal.

Setelah dilerai oleh teman-teman mereka, situasi sempat membaik. Korban bahkan kembali berkumpul bersama para pelaku dan rekan-rekan mereka di kawasan Ceger hingga memasuki dini hari. Beberapa jam kemudian, seluruh rombongan berpindah ke kontrakan milik Mondy yang berada di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya.

Kasus Kedua: Penusukan yang Berujung Kematian

Di lokasi kedua inilah peristiwa fatal terjadi. Engkus menjelaskan bahwa pelaku penusukan yang menyebabkan kematian korban adalah seorang individu bernama Darmin.

“Yang kedua pelaku penusukan yang menyebabkan mati itu pelakunya satu orang, atas nama Darmin,” jelas Engkus.

Darmin masuk ke dalam kontrakan dengan alasan ingin melerai pertengkaran yang sedang berlangsung. Namun, ia mengaku dipukul oleh korban menggunakan tabung gas elpiji. Engkus menceritakan kronologinya sebagai berikut:

“Dia mau melerai. Malah dikepruk pakai gas melon sama korban. Dari kejadian itu pelaku ngambil pisau yang sudah disiapkan, ditusuk di situ,” kata Engkus.

Setelah ditusuk, korban sempat melarikan diri ke kontrakan lain yang lokasinya berjarak sekitar tiga rumah dari tempat penusukan pertama. Sayangnya, korban kembali diserang hingga akhirnya tersungkur di depan pagar kontrakan sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Hasil autopsi mengonfirmasi bahwa penyebab kematian korban adalah luka tusuk di dada sebelah kanan yang menembus paru-paru, sehingga menyebabkan pendarahan internal.

“Dikuatkan hasil autopsi bahwa penyebab kematian akibat luka tusuk di dada sebelah kanan yang menembus paru-paru sehingga menyebabkan pendarahan,” tegas Engkus.

Engkus menegaskan bahwa penyidik saat ini menangani dua laporan polisi secara terpisah. Perkara pertama menjerat Mondy Tatto dan Donal atas dugaan pengeroyokan, sementara perkara kedua menjerat Darmin sebagai tersangka pembunuhan.

Gabung diskusi