Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi – Ini Pesannya

Mary Hernandez 3 mins read 1 views

ematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi, Ini Pesannya Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte - Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, menandatangani

Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi – Ini Pesannya

Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi, Ini Pesannya

Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte – Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, menandatangani perubahan nama halte Setiabudi di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi Halte Setiabudi Integritas. Ini adalah langkah nyata untuk mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran dan transparansi ke dalam ruang publik. Nama tersebut semakin menguatkan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat budaya anti-korupsi di tengah masyarakat. Dalam upacara peresmian yang diadakan pada hari Minggu, 21 Juni 2026, Pramono menekankan bahwa halte ini menjadi simbol kota yang lebih tertata dan bertanggung jawab.

Collaboration dengan KPK untuk Revitalisasi Kawasan

Pramono menjelaskan bahwa penamaan halte ini dilakukan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari program revitalisasi Jalan H.R. Rasuna Said. Proyek ini tidak hanya fokus pada penataan fisik seperti pengaturan lalu lintas dan fasilitas umum, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari. “Nama ini menjadi pengingat bahwa integritas harus hidup dalam setiap tindakan, mulai dari ruang publik hingga interaksi sosial,” katanya saat berbicara di kawasan Rasuna Said.

Dalam pidatonya, Pramono menekankan bahwa perubahan nama halte ini adalah bagian dari upaya menyeluruh untuk membuat Jakarta lebih bersih dan profesional. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan KPK tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga bentuk komitmen nyata dalam menjaga kualitas pemerintahan dan layanan publik. “Kami harap nama ini menjadi motivasi bagi seluruh warga Jakarta untuk menjaga kepercayaan terhadap institusi,” tambahnya.

Menurut Pramono, kawasan Rasuna Said akan menjadi contoh nyata bagaimana revitalisasi dapat mengubah tampilan kota. “Kawasan ini tidak hanya menjadi lebih rapi, tetapi juga lebih mencerminkan visi kota yang ingin menampilkan citra transparan dan masyarakat yang tanggung jawab,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa selain Halte Setiabudi Integritas, akan ada beberapa halte kecil bernama Halte Integritas 1 hingga 3 yang ditempatkan di area strategis untuk mendukung aksesibilitas warga.

Pesan dari KPK: Integritas Dimulai dari Tempat yang Kita Kenal

Ketua KPK Setyo Budiyanto memberikan penjelasan tambahan mengenai alasan penamaan ini. “Ini adalah bentuk kolaborasi luar biasa antara KPK dan Pemprov DKI Jakarta. Nilai integritas harus dimulai dari hal-hal dekat kehidupan sehari-hari, termasuk ruang publik,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. Ia menyoroti bahwa penataan halte ini mencerminkan upaya untuk menyelaraskan antara infrastruktur fisik dan nilai-nilai sosial yang ingin dipromosikan.

Perubahan nama ini juga menjadi simbol perjuangan terhadap korupsi di Jakarta. KPK telah bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam berbagai inisiatif, termasuk pendidikan anti-korupsi dan pengawasan tata kelola pemerintahan. “Dengan nama ‘Integritas,’ kita ingin menekankan bahwa kejujuran adalah salah satu prioritas utama dalam mengembangkan Jakarta,” kata Setyo.

Sejumlah warga Jakarta yang hadir pada peresmian menyambut baik langkah ini. Mereka berharap penamaan halte bisa memicu kesadaran kolektif akan pentingnya keintegritasan. “Ini bisa menjadi pengingat bagi kita setiap hari ketika naik angkot atau berada di sini,” kata salah satu warga yang hadir. Selain itu, desain halte baru juga memperhatikan estetika dan fungsionalitas, termasuk pemasangan anggrek di sepanjang jalur sebagai elemen kecil yang menambah kesan rapi dan bernuansa alami.

Revitalisasi Jalan H.R. Rasuna Said tidak hanya memperbaiki fasilitas transportasi, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan sekitar. Pramono menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk menciptakan kawasan yang lebih layak huni dan memudahkan akses ke berbagai lokasi penting. “Kami ingin bahwa masyarakat merasakan perubahan yang nyata, baik dalam hal tata kota maupun tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Pramono juga menegaskan bahwa penamaan Halte Setiabudi Integritas adalah bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai yang dipegang oleh institusi pemerintah dan masyarakat. “Ini adalah upaya untuk menjaga kepercayaan publik, karena integritas adalah fondasi dari setiap pemerintahan yang baik,” jelasnya. Ia berharap perubahan ini bisa menjadi contoh untuk kawasan-kawasan lain di Jakarta yang ingin menerapkan konsep serupa.

Gabung diskusi