Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP: Menkeu Tidak akan Suka

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan inisiatif baru yang bertujuan mendorong masyarakat Indonesia beralih dari motor konvensional berbahan bakar

Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP: Langkah Strategis untuk Adopsi Kendaraan Listrik

Beritaterbaik.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan inisiatif baru yang bertujuan mendorong masyarakat Indonesia beralih dari motor konvensional berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik. Melalui program yang sedang dirumuskan, Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam memudahkan akses kepemilikan kendaraan ramah lingkungan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan saat meresmikan kehadiran Motor Listrik Nasional (Molinas) bersama ekosistem pendukungnya. Acara tersebut berlangsung di kawasan produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kehadiran inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat transisi energi di sektor transportasi darat.

Reaksi Menkeu terhadap Skema Tanpa Uang Muka

Prabowo mengakui bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum sepenuhnya menerima gagasan ini. Namun, sang presiden optimis bahwa dalam jangka waktu tertentu, Menkeu akan memberikan persetujuan atas skema pengurangan bunga cicilan dan eliminasi DP. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan daya beli masyarakat terhadap motor listrik.

“Tadi kita bicarakan, Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka tapi ya ini ujungnya you akan juga suka, di ujungnya,” ujarnya.

Menurut Prabowo, langkah ini bertujuan untuk meringankan beban finansial masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan menurunkan bunga cicilan sebagai bentuk dukungan langsung kepada rakyat. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada penggantian kendaraan, tetapi juga pada penguasaan teknologi sebagai fondasi kemajuan bangsa di era kontemporer.

Keuntungan Finansial Penggunaan Motor Listrik

Salah satu keunggulan utama motor listrik adalah efisiensi biaya operasional. Prabowo menyebutkan bahwa penghematan yang bisa diraih mencapai kisaran 50 hingga 70 persen dari pengeluaran harian untuk bahan bakar. Angka ini menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

“Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri. Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50% pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak gitu, minimal 50%, bahkan bisa sampai 70% di ujungnya,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang masih mengandalkan motor berbahan bakar minyak, transisi ke kendaraan listrik diyakini akan memberikan dampak positif pada dompet mereka dalam jangka panjang. Penghematan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan tingkat bunga kredit serta menghadirkan opsi pembelian tanpa memerlukan uang muka atau yang dikenal dengan istilah DP.

Dukungan Danantara Indonesia dan Konsep Indonesia Incorporated

Prabowo juga meminta Danantara Indonesia untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan motor listrik nasional beserta seluruh ekosistemnya. Menurut beliau, inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari konsep Indonesia Incorporated. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keuangan negara ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh Indonesia.

“Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil,” pungkas Prabowo.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu program kredit motor listrik tanpa DP? Program ini adalah inisiatif pemerintah yang memungkinkan masyarakat membeli motor listrik tanpa memerlukan uang muka atau DP. Skema ini dirancang untuk memudahkan akses kepemilikan kendaraan ramah lingkungan.

Kapan program ini akan diterapkan? Program ini sedang dalam tahap perumusan dan diharapkan dapat segera diimplementasikan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Berapa besar penghematan yang bisa didapat? Menurut Prabowo, penghematan yang bisa diraih mencapai kisaran 50 hingga 70 persen dari pengeluaran harian untuk bahan bakar dibandingkan motor konvensional.

Siapa saja yang terlibat dalam program ini? Program ini melibatkan pemerintah pusat, Danantara Indonesia, dan PT Ilectra Motor Group (ALVA) sebagai produsen Motor Listrik Nasional (Molinas).

Apakah program ini berlaku untuk semua jenis motor listrik? Program ini awalnya difokuskan pada Motor Listrik Nasional (Molinas), namun dapat diperluas ke berbagai jenis motor listrik yang tersedia di pasaran.

Gabung diskusi