Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan

wpmanadmin - beritaterbaik.com 3 mins read

Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat menjadi pendekatan yang dicontohkan di Lanskap Bujang Raba, Jambi. Kelompok perhutanan sosial di wilayah ini

Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan

Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat di Bujang Raba

Beritaterbaik.com – Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat menjadi pendekatan yang dicontohkan di Lanskap Bujang Raba, Jambi. Kelompok perhutanan sosial di wilayah ini memperoleh persetujuan untuk menjalankan perdagangan karbon kehutanan, sehingga warga yang menjaga hutan dapat turut memperoleh manfaat dari upaya konservasi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa perhutanan sosial membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses nilai ekonomi dari perlindungan hutan. Skema karbon tidak semestinya hanya dinikmati pemegang konsesi besar, tetapi juga masyarakat hukum adat, kelompok perhutanan sosial, dan desa hutan.

“Skema tersebut diarahkan agar manfaat karbon tidak hanya dinikmati konsesi besar, tetapi juga dapat diakses perhutanan sosial, masyarakat hukum adat, dan desa hutan yang menjaga kawasan,” kata Raja Juli.

Proses Bujang Raba Masuk Perdagangan Karbon

Perjalanan Bujang Raba menuju mekanisme karbon berlangsung melalui tahapan regulasi. Aktivitas perdagangan karbon di kawasan tersebut sempat dihentikan pada 2021 sambil menunggu aturan khusus sebagai dasar pelaksanaannya.

Dasar regulasi kemudian tersedia melalui Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026. Pada 6 Juli 2026, dalam peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub di Jakarta, Menteri Kehutanan menyerahkan SK Persetujuan Penerbitan Non-SPE kepada Lanskap Bujang Raba.

Dokumen proyek Bujang Raba masih menjalani proses pada Sistem Registri Unit Karbon atau SRUK. Registrasi menjadi tahapan penting untuk mencatat kegiatan serta unit karbon dalam sistem pemerintah. Proses ini memperlihatkan jalur yang dapat ditempuh kelompok masyarakat untuk masuk ke mekanisme karbon secara resmi.

Menjaga Hutan dan Mencegah Karhutla

Selain menjadi contoh perdagangan karbon kehutanan, Bujang Raba dipandang penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Perlindungan kawasan bertumpu pada kesadaran warga serta kesepakatan bersama untuk menjaga hutan di sekitar mereka.

Ketika sejumlah daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan menghadapi tantangan karhutla, Bujang Raba dinilai memberi harapan. Keterlibatan warga membuat masyarakat bukan sekadar penonton, melainkan pelaku utama dalam pengawasan dan penjagaan hutan.

“Jadi, di tengah kelelahan kita untuk menjaga hutan dari karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, ada semacam oase di Jambi,” ujar Raja Juli.

Pemberdayaan Desa dalam Pengelolaan Gambut dan Mangrove

Pemerintah juga menyiapkan rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional atau BPGMN yang berorientasi pada desa. Dalam rencana tersebut, masyarakat peduli api diposisikan sebagai unsur penting dalam menjaga kawasan hutan.

Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat dapat berjalan lebih kuat ketika warga desa memiliki ruang untuk berpartisipasi. Warga yang tinggal dekat dengan hutan memahami kondisi lingkungan setempat dan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan kawasan.

“Karena ada masyarakat peduli api di desa-desa, dan Bujang Raba adalah contohnya. Jika masyarakat desanya diberdayakan dan diajak berpartisipasi bersama, maka hutan akan terjaga,” katanya.

Pemberdayaan dan Penegakan Hukum

Raja Juli menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang konsisten. Pengawasan serta respons terhadap pelanggaran tetap dibutuhkan untuk mencegah aktivitas ilegal yang mengancam hutan.

Model Bujang Raba menunjukkan bahwa perlindungan hutan dapat dihubungkan dengan manfaat ekonomi yang lebih inklusif. Insentif karbon dapat mendukung komunitas yang mempertahankan tutupan hutan, sementara partisipasi warga memperkuat pengawasan di tingkat tapak.

FAQ Perdagangan Karbon Kehutanan di Bujang Raba

Apa peran masyarakat dalam perdagangan karbon kehutanan?

Masyarakat dapat terlibat melalui kelompok perhutanan sosial, masyarakat hukum adat, dan desa hutan yang menjaga kawasan. Keterlibatan tersebut membuka peluang agar manfaat dari perlindungan hutan dapat dirasakan oleh warga setempat.

Mengapa registrasi di SRUK penting?

SRUK digunakan untuk mencatat kegiatan dan unit karbon dalam sistem yang disiapkan pemerintah. Tahap ini menjadi bagian dari proses agar proyek karbon dapat berjalan secara resmi.

Bagaimana Bujang Raba membantu pencegahan karhutla?

Penjagaan hutan di Bujang Raba didukung oleh partisipasi warga dan kesadaran bersama untuk mempertahankan kawasan. Keterlibatan masyarakat peduli api di desa juga dinilai penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Gabung diskusi