Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Pelaku Pelecehan Santri di NTB Pernah Jadi Korban Saat Mondok
News

Pelaku Pelecehan Santri di NTB Pernah Jadi Korban Saat Mondok

Daniel Smith Reporter Rabu, 20 Mei 2026 pukul 01:17 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
bf90b139-5bf6-46a5-ba70-65cd3d489e4a-0

Table of Contents

Toggle
  • Pelaku Kekerasan Seksual Santri di NTB Ada Riwayat Jadi Korban
    • Platform Media Sosial Walla Dipercaya Sebagai Sarana Komunikasi
    • Histori Korban yang Berdampak pada Perkembangan Kasus
    • Komitmen LPA dan Kepedulian Pesantren

Pelaku Kekerasan Seksual Santri di NTB Ada Riwayat Jadi Korban

Pelaku Pelecehan Santri di NTB Pernah – Liputan6.com, Jakarta – Seorang tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap empat santri di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diketahui pernah mengalami perlakuan serupa saat menimba pendidikan agama. Tersangka berinisial YMA (25) dianggap terjebak dalam perbuatan yang diawali dari pengalaman pribadinya sebagai korban.

Platform Media Sosial Walla Dipercaya Sebagai Sarana Komunikasi

Menurut Joko Jumadi, ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, tersangka menggunakan aplikasi bernama Walla untuk berkomunikasi. Aplikasi ini memiliki fungsi mirip MiChat, WhatsApp, atau TikTok, tetapi hanya ditujukan bagi pria penyuka sesama jenis.

“Aplikasi ini dinamakan Walla, mirip MiChat, WhatsApp, atau TikTok, tetapi bersifat eksklusif bagi komunitas gay,” ujar Joko di Mataram, Selasa (19/5/2026).

Diketahui, Walla dapat diakses secara gratis melalui Google Play Store. Joko menduga platform ini memicu terbentuknya fantasi tersangka yang berujung pada tindakan kekerasan seksual terhadap para korban.

Histori Korban yang Berdampak pada Perkembangan Kasus

Kasus ini juga terungkap bahwa YMA pernah mengalami perlakuan serupa saat masih menimba ilmu agama di Pulau Jawa. Menurut Joko, kejadian itu tidak diimbangi pemulihan psikologis, sehingga mendorongnya terjebak dalam lingkaran yang sama.

“Karena dapat perhatian lebih, korban pun teperdaya oleh tersangka ini,” ujar Joko, dilansir Antara.

Salah satu korban yang paling terpuruk adalah anak yang jarang diperhatikan oleh orang tua. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa kurangnya pengawasan keluarga menjadi faktor penyebab.

Komitmen LPA dan Kepedulian Pesantren

Saat ini, LPA Mataram bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Lombok Tengah fokus pada pendampingan hukum dan rehabilitasi korban. Proses pemulihan mencakup aspek psikologis serta medis.

Sementara itu, Joko mengapresiasi langkah pesantren yang proaktif melaporkan kasus. Ia menilai ini menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain untuk lebih waspada.

“Ini sudut pandang baru di dunia pendidikan. Tumben pertama kali di NTB ada pondok pesantren yang proaktif melaporkan, menangani, dan mendampingi korban,” kata Joko.

Tersangka YMA telah ditahan di Mapolres Lombok Tengah sejak Jumat (15/5/2026). Penanganan kasus berlangsung di bawah Unit PPA Satreskrim Polres setempat.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

1 jam yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

1 jam yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.