Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. New Policy: Silmy Karim Cs Siapkan Rekening Pengepul Tampung Setoran Biaya Ekstra dari WNA
News

New Policy: Silmy Karim Cs Siapkan Rekening Pengepul Tampung Setoran Biaya Ekstra dari WNA

Barbara Miller Reporter Kamis, 04 Juni 2026 pukul 20:19 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
14550861-ded0-4c63-89fe-2737950c0029-0

Table of Contents

Toggle
  • New Policy: KPK Siapkan Rekening Pengepul untuk Tampung Setoran WNA
  • Detail Penyelidikan dan Dana Ekstra yang Terkumpul
    • Struktur Dana dan Peran Wakil Menteri

New Policy: KPK Siapkan Rekening Pengepul untuk Tampung Setoran WNA

New Policy – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja merilis kebijakan baru yang menargetkan pengelolaan dana tambahan dari warga negara asing (WNA) melalui pembukaan rekening khusus. Kebijakan ini diluncurkan sebagai upaya untuk meningkatkan transparansi dalam proses pengurusan izin tinggal dan menghindari praktik korupsi yang selama ini terjadi. Kebijakan ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada sistem keimigrasian nasional, terutama dalam memastikan dana ekstra yang diterima dari WNA digunakan secara tepat.

Detail Penyelidikan dan Dana Ekstra yang Terkumpul

Dalam laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), ditemukan bahwa selama periode 2019 hingga 2025, aliran dana ke 96 rekening bank terkait dengan 35 pegawai di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencapai Rp366,7 miliar. Total tersebut menunjukkan bahwa dana tambahan dari WNA menjadi sumber pendapatan besar dalam sistem keimigrasian. Menurut Setyo Budiyanto, Ketua KPK, hampir 97% dari dana tersebut berasal dari pemohon layanan keimigrasian, seperti visa, tenaga kerja, dan izin tinggal.

PPATK menyoroti bahwa kebijakan baru ini merupakan bagian dari langkah-langkah KPK untuk memperkuat pengawasan terhadap penerimaan dana ekstra dari WNA. Banyak pegawai di Dirjen Imigrasi diduga menerima komisi atau uang tambahan melalui rekening pihak ketiga, sehingga mengurangi risiko penyalahgunaan dana oleh oknum yang berwenang.

Menurut penyelidikan KPK, dana ekstra ini dikelola oleh saudara JS, yang menjabat Direktur Izin Tinggal. JS memberikan akses kepada Bagus Bramantyo (BGS) dan Tessar Bayu Setyaji (TBS), keduanya sebagai Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, untuk mengumpulkan biaya tambahan dari WNA. Setiap dokumen izin tinggal yang diproses, kata Setyo Budiyanto, mengharuskan pembayaran ekstra sebagai bagian dari proses yang lebih efisien dan terstruktur.

Struktur Dana dan Peran Wakil Menteri

Kebijakan baru ini juga melibatkan Silmy Karim, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Imipas periode 2025-2026. Menurut laporan, Silmy diduga menerima bagian rutin dari dana ekstra sebesar Rp100 juta per minggu. Hal ini terjadi saat Silmy masih menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada 2023-2024. Penerimaan dana tersebut dilakukan melalui perantara, sehingga memudahkan aliran dana ekstra dari WNA yang bisa tersembunyi dari pengawasan.

Kebijakan new policy ini mengubah cara penerimaan dana ekstra dari WNA. Sebelumnya, dana diterima oleh oknum-oknum pengepul secara tidak langsung, namun kini akan dialokasikan ke rekening yang lebih terpantau. KPK menegaskan bahwa ini adalah langkah penting untuk mencegah kebocoran dana yang sering terjadi selama ini.

Dana yang terkumpul dari WNA selama 2022-2026 mencapai total Rp145,5 miliar. Dana tersebut diperkirakan masuk ke sistem keimigrasian sebagai bentuk insentif atau imbalan untuk mempercepat proses pengurusan dokumen. Dengan adanya rekening pengepul, KPK berharap dapat melacak setoran biaya ekstra secara lebih mudah dan memastikan penerimaan dana tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Penyelidikan KPK juga menyoroti keberhasilan new policy dalam mengurangi potensi korupsi. Dengan transparansi yang lebih baik, pegawai di Dirjen Imigrasi diharapkan tidak lagi mengambil keuntungan secara tidak semestinya. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keimigrasian.

Bagikan:

Berita Terkait

d3b650d9-83e1-4683-a5fe-4df06227dadc-0

Key Strategy: Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembali ke Jalan yang Benar

5 Jun 2026
6cab2c02-e8c2-4a53-b2e6-0a07737ad88a-0

Operasi Patuh Jaya Dimulai 8 Juni – Warga Diminta Rekam Jika Ada Petugas Nakal

5 Jun 2026
7a8e294c-fc65-48d8-8b02-4fa088b0f47d-0

Historic Moment: Saiful Mujani Hadiri Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Didampingi Sejumlah Tokoh

5 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

833048de-7d05-4c6b-b2c1-3872ac0b1f62-0

KKP Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal

30 menit yang lalu
e71222f0-d70e-46fd-a103-d06ff479e3cd-0

Latest Program: Sherly Tjoanda Bidik Maluku Utara jadi Acuan Hilirisasi Nikel Global

32 menit yang lalu
d3b650d9-83e1-4683-a5fe-4df06227dadc-0

Key Strategy: Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembali ke Jalan yang Benar

34 menit yang lalu
6cab2c02-e8c2-4a53-b2e6-0a07737ad88a-0

Operasi Patuh Jaya Dimulai 8 Juni – Warga Diminta Rekam Jika Ada Petugas Nakal

36 menit yang lalu
7a8e294c-fc65-48d8-8b02-4fa088b0f47d-0

Historic Moment: Saiful Mujani Hadiri Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Didampingi Sejumlah Tokoh

37 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (888)
  • News (1404)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • KKP Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.