Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat Jam Pelayanan

James Gonzalez 3 mins read 3 views

Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat Jam Pelayanan Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kantor

Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat Jam Pelayanan

Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat Jam Pelayanan

Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang memicu perdebatan publik mengenai disiplin pegawai dalam menjalankan tugas. Sumber berita dari Liputan6.com melaporkan bahwa seorang sekretaris kecamatan (sekcam) diketahui sedang bermain PlayStation saat jam pelayanan berlangsung, menyebabkan kejadian ini menjadi viral di media sosial. Camat Mauk, Angga Yulyantono, segera memberikan permintaan maaf atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, menegaskan bahwa kejadian tersebut adalah kesalahan individu, bukan wakil dari institusi pemerintahan.

“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh video viral di media sosial memperlihatkan rekan kerja kami yang sedang bermain PlayStation,” tutur Angga, Minggu (7/6/2026).

Insiden ini terjadi saat seorang pegawai tengah menjalankan tugas sebagai bagian dari pelayanan publik, yang seharusnya menjadi contoh kinerja profesional. Dalam video yang beredar, terlihat sekretaris kecamatan asik bermain game di ruangan kantor, sementara warga masih antre untuk mendapatkan layanan administrasi. Angga menjelaskan bahwa perangkat PlayStation yang sebelumnya ditempatkan di kantor kini telah dipindahkan dari area kerja, sebagai tindakan pencegahan.

“Saya yakin perangkat PlayStation kini telah ditaruh di luar kantor, dan saya pastikan ke depannya tidak ada lagi yang melakukan aktivitas bermain game saat jam kerja,” tegasnya.

Analisis Kejadian dan Penegakan Disiplin

Menurut Angga, kejadian ini dianggap sebagai pelanggaran aturan disiplin dalam pelayanan publik. Ia menyebut bahwa pegawai yang terlibat telah diberikan sanksi berupa teguran dan hukuman disiplin sesuai Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2021. Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak merusak seluruh kinerja pegawai di kecamatan tersebut.

“Terima kasih atas kritik dan saran yang masuk, semoga insiden ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih menekankan kinerja dan disiplin dalam jam kerja,” kata Angga.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat, menegaskan bahwa tindakan sekretaris kecamatan tersebut melanggar aturan yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa Camat Mauk telah memanggil dan memeriksa pegawai yang bersangkutan secara langsung. “Dalam kasus ini, camat telah memberikan teguran langsung sesuai prosedur dalam PP 94 2021, termasuk pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pegawai negeri sipil yang bersangkutan,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, banyak pegawai terkadang mengalami tekanan akibat beban kerja yang tinggi, sehingga mengakibatkan ketidakteraturan dalam jam kerja. Kasus ini menjadi contoh bagus bagaimana kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap reputasi institusi pemerintahan. Menurut Beni, pihak BKPSDM juga akan melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem pengawasan di lingkungan kantor kecamatan. “Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat jam pelayanan adalah salah satu bukti bahwa disiplin harus ditekankan khususnya pada posisi yang terlibat langsung dalam layanan publik,” imbuhnya.

Reaksi Masyarakat dan Impak pada Pelayanan Publik

Insiden ini langsung memicu reaksi dari warga sekitar dan masyarakat yang mengakses layanan di Kantor Kecamatan Mauk. Beberapa orang menganggap tindakan sekretaris kecamatan adalah bentuk ketidakprofesionalan, sementara lainnya berpikir itu hanyalah kejadian biasa yang tidak sepenuhnya memengaruhi kinerja. Angga menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan, khususnya pada jam pelayanan. “Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat jam kerja adalah peringatan penting untuk seluruh pegawai,” lanjut Angga.

Di sisi lain, banyak pendapat yang menyebut bahwa kejadian ini justru memberikan dampak positif, yaitu mengingatkan masyarakat akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas pegawai pemerintah. Seorang warga, Rudi, mengatakan bahwa ia merasa kecewa karena tindakan tersebut mengganggu kepercayaannya terhadap pelayanan publik. “Kita berharap sekretaris kecamatan bisa lebih fokus pada tugas utamanya, bukan bermain game di jam kerja,” ujarnya.

Menurut Angga, kejadian ini juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pelayanan. “Kami berkomitmen untuk menjamin keberlanjutan kinerja pegawai, terutama dalam menghadapi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” tuturnya. Dengan adanya insiden ini, pemerintah daerah berharap bisa memperkuat mekanisme pengawasan dan meningkatkan kesadaran pegawai akan tanggung jawab mereka. “Nasib Sekretaris Kecamatan Ketahuan Main PS Saat jam pelayanan adalah ujian bagi kita untuk melihat apakah sistem bisa berjalan secara optimal,” pungkas Angga.

Gabung diskusi