Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying
News

Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying

Joseph Thomas Reporter Selasa, 02 Juni 2026 pukul 22:35 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
a482e66e-9a65-42a9-b2bc-8f0c99494491-0

Table of Contents

Toggle
  • Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying
    • Potensi Julukan Fisik Menjadi Bentuk Perundungan
    • Langkah Membangun Budaya Sekolah Inklusif

Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying

Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying – Dalam acara “Sosialisasi dan Deklarasi Komitmen Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman” yang berlangsung di Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Abdul Mu’ti memberi peringatan tentang potensi julukan fisik menjadi bentuk bullying di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa kebiasaan memberi julukan berdasarkan ciri fisik tertentu, seperti bentuk tubuh, wajah, atau postur tubuh, bisa memicu rasa tidak nyaman hingga merendahkan harga diri siswa. Menurut Mu’ti, sekolah yang aman dan nyaman harus mencakup penghormatan terhadap keberagaman, keamanan psikologis, serta kesetaraan dalam proses belajar. Ini menjadi isu penting yang ditekankan dalam kebijakan pendidikan nasional saat ini.

Potensi Julukan Fisik Menjadi Bentuk Perundungan

Julukan fisik sering kali dianggap sebagai bagian dari budaya sehari-hari di sekolah. Namun, kata Mu’ti, jika julukan tersebut diberikan secara terus-menerus atau dengan niat merendahkan, maka hal itu bisa menjadi bentuk bullying. Ia mencontohkan, seperti julukan “kuntet” atau “pintet” yang bisa terdengar menyakitkan bagi siswa yang terus-menerus mengalami hal itu. “Kadang-kadang sebagian dari melucu itu justru melakukan harassment. Contohnya, julukan fisik yang berulang kali diucapkan tanpa disadari dampaknya bisa mengikis kepercayaan diri dan menyebabkan kesulitan belajar,” ujar Mu’ti. Hal ini berpotensi memicu stres, rasa ketidaknyamanan, atau bahkan trauma pada korban.

Menurut data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekitar 25 persen siswa di Indonesia pernah mengalami bullying, termasuk bentuk julukan fisik. Meski tidak semua julukan memiliki dampak negatif, Mu’ti menekankan bahwa kesadaran masyarakat tentang perbedaan dan keberagaman adalah kunci untuk mencegahnya. Ia menyatakan, julukan fisik yang mengandung prasangka atau stereotip bisa memperkuat rasa inferior pada siswa, terutama jika diberikan oleh teman sekelas atau guru.

Langkah Membangun Budaya Sekolah Inklusif

Untuk mencegah bullying yang bermula dari julukan fisik, Mendikbudristek mengusulkan penguatan budaya sekolah yang lebih humanis dan inklusif. Hal ini melibatkan pelatihan bagi guru dan staf pendidik tentang cara mengelola interaksi dengan siswa, serta edukasi bagi siswa untuk saling menghargai perbedaan. Mu’ti menekankan bahwa setiap siswa memiliki hak untuk belajar tanpa merasa terhina. “Kita perlu menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya mendukung akademik, tetapi juga menghargai keberagaman fisik dan mental siswa,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak para orang tua untuk terlibat aktif dalam memantau lingkungan belajar anak. Julukan fisik yang sering kali muncul di luar sekolah, seperti di media sosial, bisa memperparah situasi. Mu’ti menambahkan, upaya pencegahan bullying harus bersifat holistik, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, keluarga, hingga masyarakat. “Pendekatan ini akan membantu mewujudkan pendidikan yang lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, budaya sekolah yang aman dan nyaman juga diperlukan dalam membangun sikap empati dan tanggung jawab sosial di kalangan siswa. Ia mencontohkan, sekolah dapat mengadakan kegiatan seperti “bullying awareness week” atau simulasi perundungan untuk memperkuat pemahaman tentang dampak negatif julukan fisik. Selain itu, penguatan komunikasi antara siswa dan guru akan membantu mengidentifikasi dini tindakan bullying dan mengambil langkah pencegahan.

Dalam pidatonya, Mu’ti juga menyebutkan bahwa julukan fisik tidak selalu bermula dari niat buruk, tetapi bisa menjadi bentuk kebiasaan yang tidak disadari. Ia berharap masyarakat pendidikan bisa lebih sensitif terhadap hal-hal yang bisa mengganggu kenyamanan belajar. “Sekolah harus menjadi tempat di mana setiap siswa merasa aman, diterima, dan bersemangat dalam belajar,” pungkasnya. Dengan pendekatan yang lebih empatik dan inklusif, kebiasaan julukan fisik bisa diubah menjadi alat untuk memperkaya lingkungan belajar, bukan alat untuk merendahkan.

Bagikan:

Berita Terkait

07dfe579-4afa-4c9f-9d96-18de2f6ca7ed-0

Main Agenda: Kobaran Api di Gang Sempit Kemayoran saat Malam Tahlilan

2 Jun 2026
fb8811dd-73c2-49af-af75-dae5cc998b76-0

Official Announcement: Respons Kritik Dino, Habiburokhman Pertanyakan Prestasi Wamenlu 3 Bulan

2 Jun 2026
41ca0d9d-b513-433b-9835-38b05de51eab-0

detik Terakhir Sebelum Pengusaha Korsel Tewas Dibunuh

2 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

07dfe579-4afa-4c9f-9d96-18de2f6ca7ed-0

Main Agenda: Kobaran Api di Gang Sempit Kemayoran saat Malam Tahlilan

2 jam yang lalu
fb8811dd-73c2-49af-af75-dae5cc998b76-0

Official Announcement: Respons Kritik Dino, Habiburokhman Pertanyakan Prestasi Wamenlu 3 Bulan

2 jam yang lalu
41ca0d9d-b513-433b-9835-38b05de51eab-0

detik Terakhir Sebelum Pengusaha Korsel Tewas Dibunuh

2 jam yang lalu
4f0dd1d9-1218-4039-b864-7e8b06f6e689-0

Main Agenda: Habisi Nyawa WN Korsel, Mantan Istri Bayar Eksekutor Ratusan Juta

2 jam yang lalu
db478898-9707-4a53-ae9e-291e13db4e8c-0

Special Plan: Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN Mulai Cair 2 Juni 2026, TASPEN Salurkan ke 3,25 Juta Penerima

2 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (851)
  • News (1252)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Important Visit: Penghuni ‘Sweeping’ Kamar Apartemen Depok, Bongkar Dugaan Praktik Prostitusi
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.