Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Latest Program: Kemhan Ungkap Penyebab Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Dasar Militer

Mary Hernandez 2 mins read 20 views

Kemhan Ungkap Penyebab Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan Dasar Militer Latest Program - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membenarkan kejadian dua peserta

Latest Program: Kemhan Ungkap Penyebab Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Dasar Militer

Kemhan Ungkap Penyebab Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan Dasar Militer

Latest Program – Kementerian Pertahanan (Kemhan) membenarkan kejadian dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 yang meninggal dunia selama menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di institusi pendidikan TNI. Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengungkapkan penyebab kematian kedua peserta tersebut.

Detail Kematian Peserta

Anisa Muyassaroh, peserta pendidikan di Satuan Pendidikan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026. Ia diterima di fasilitas kesehatan satuan sebelum dirujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke,” kata Rico dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke,”

Sementara itu, Yonanda Muhammad Taufiq, peserta di Satuan Pendidikan Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, mengalami penurunan kondisi kesehatan pada 17 Juni 2026. Ia diberi perawatan medis sebelum dibawa ke rumah sakit. “Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung,” ujarnya.

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung,”

Kemhan menyatakan kedua peserta telah lolos seleksi lengkap sebelum mengikuti pendidikan, termasuk pemeriksaan kesehatan. “Dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti rangkaian pendidikan,” tambah Rico.

Evaluasi dan Langkah Kemhan

Menyusul berbagai isu yang muncul di masyarakat, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara program sedang melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi mencakup mekanisme seleksi kesehatan, pengawasan medis selama pendidikan, serta sistem komunikasi dan pelaporan. Rico menegaskan keselamatan peserta menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan SPPI.

Program SPPI dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun sumber daya manusia yang memiliki disiplin, integritas, kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta semangat pengabdian. “Keikutsertaan peserta dilaksanakan secara sukarela berdasarkan mekanisme seleksi yang telah ditetapkan,” kata Rico.

Kemhan menyatakan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Hasil evaluasi akan digunakan untuk memperbaiki pelaksanaan program agar lebih aman, profesional, dan akuntabel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi