Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Latest Program: 32 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana

Linda Moore 2 mins read 8 views

32 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana Latest Program - Dadan Hindayana mengalami perubahan drastis dalam waktu 32 jam.

Latest Program: 32 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana

32 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana

Latest Program – Dadan Hindayana mengalami perubahan drastis dalam waktu 32 jam. Pria yang sebelumnya diapresiasi atas kontribusinya dalam mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret namanya. Pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, Dadan masih menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat menerima Presiden Prabowo di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta. Ia ditemani oleh Kepala SPPG Palmerah dalam acara tersebut.

Kunjungan Prabowo ke SPPG

Kunjungan Prabowo ke SPPG menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan sistem operasional dan infrastruktur pendukung program gizi nasional sesuai standar. Dadan memimpin peninjauan fasilitas seperti green house yang berperan dalam produksi bahan pangan bergizi. Meski turut serta dalam pertemuan, Dadan tidak muncul dalam foto yang diterbitkan Biro Pers Istana.

Pada tahap berikutnya, Prabowo meninjau instalasi hidroponik dan bioflok yang menggambarkan pendekatan terpadu dalam menciptakan pasokan pangan sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Dari ruang pemeriksaan, ia melanjutkan ke dapur utama SPPG, tempat produksi makanan bergizi. Sebelum masuk, Presiden mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai protokol kebersihan dan keselamatan makanan.

Dalam dapur, Prabowo mengamati proses pengolahan makanan, mulai dari pemrosesan bahan baku hingga pengemasan yang siap didistribusikan. Sebelum siang, Dadan kembali berada di samping Prabowo untuk mengecek implementasi MBG di SMPN 111 Jakarta. Aktivitas ini bertujuan memastikan program prioritas nasional berjalan optimal dan memberi manfaat langsung kepada pelajar.

Pencopotan Dadan Hindayana

Sekitar pukul 20.43 WIB, Selasa (2/6/2026), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Qodari menggelar konferensi pers. Di sana, Prabowo secara resmi mengumumkan pergantian pimpinan BGN. Dadan Hindayana serta dua wakil ketuanya, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya, dikeluarkan dari jabatannya.

“Selama lebih kurang 1,5 tahun melakukan pemantauan dan evaluasi, pada hari ini, Selasa 2 Juni 2026, Bapak Presiden memutuskan mengganti kepemimpinan BGN. Pertama, saudara Dadan Hindayana sebagai kepala, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai wakil, ketiga Sony Sonjaya sebagai wakil,” ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana.

Rabu, 3 Juni 2026, Dadan mengakui keputusan Presiden sebagai wewenang prerogatifnya. “Pergantian Anggota Kabinet adalah Hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau sangat memahami langkah terbaik untuk menjalankan program kerja,” katanya kepada wartawan.

Dadan mengucapkan rasa terima kasih atas kesempatan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. “Saya berterima kasih tak terhingga karena diberi kesempatan menjadi Anggota Kabinet Merah Putih yang tak pernah terbayangkan sebelumnya,” tuturnya. Di tempat lain, informasi terkait perombakan struktur BGN terus menyusul, menggambarkan perubahan signifikan dalam pengelolaan program gizi nasional.

Gabung diskusi