Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Strategy: Kota Samarinda Lampaui Target Sediakan Ruang Terbuka Hijau

Mary Hernandez 4 mins read 5 views

i Ambang Batas Sediakan Ruang Terbuka Hijau Key Strategy - Dalam upaya mewujudkan tata kota yang lebih hijau, Kota Samarinda berada di depan target nasional

Key Strategy: Kota Samarinda Lampaui Target Sediakan Ruang Terbuka Hijau

Kota Samarinda Melebihi Ambang Batas Sediakan Ruang Terbuka Hijau

Key Strategy – Dalam upaya mewujudkan tata kota yang lebih hijau, Kota Samarinda berada di depan target nasional dalam menyediakan ruang terbuka hijau (RTH). Key Strategy yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota ini berhasil membawa kontribusi signifikan dari sektor swasta, yang menghasilkan luas area taman yang melebihi standar nasional. Basuni, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan DLH Kota Samarinda, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil dari pemerintah, tetapi juga tergantung pada komitmen pelaku usaha dan pengelola fasilitas privat. “Key Strategy kami bertujuan memastikan setiap proyek pembangunan tetap mengalokasikan ruang terbuka hijau secara proporsional,” terang Basuni, seperti dilansir Antara pada Senin (6/7/2026).

Kolaborasi Swasta dan Pemda untuk Mencapai Target RTH

Pemkot Samarinda telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan lahan hijau. Basuni menjelaskan bahwa sektor swasta, khususnya pengembang perumahan komersial dan pengelola pusat perbelanjaan, berperan penting dalam memenuhi target RTH. “Melalui Key Strategy yang kami terapkan, perusahaan-perusahaan tersebut diwajibkan menyisihkan minimal 30 persen dari luas proyek untuk ruang terbuka hijau,” katanya. Selain itu, Pemkot juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mempertahankan dan mengelola ruang hijau yang sudah dibangun. “Kolaborasi ini menjadi fondasi utama untuk mencapai keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan lingkungan,” tambah Basuni.

“Dengan Key Strategy yang terus diperkuat, kita berharap bahwa kota ini bisa menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan ruang terbuka hijau yang inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kendala dan Langkah untuk Meningkatkan RTH Publik

Kendati telah mencapai target RTH nasional, Kota Samarinda masih menghadapi tantangan dalam memenuhi persentase RTH publik murni. Basuni mengungkapkan bahwa lahan terbatas menjadi hambatan utama, terutama di area tata perkotaan yang padat. “Meskipun total RTH sudah melebihi ambang minimal, kita masih berupaya meningkatkan area hijau yang bisa digunakan secara umum,” jelas Basuni. Ia menambahkan bahwa Pemkot saat ini fokus pada peningkatan area RTH publik hingga mencapai 20 persen dari luas wilayah kota, yang merupakan target nasional. “Key Strategy kami memprioritaskan pemanfaatan lahan daerah yang belum terbangun sebagai solusi jangka panjang,” lanjut Basuni.

“Dengan penggunaan lahan daerah sebesar 1.400 hektare sebagai jalur hijau baru, kita berharap bisa menghasilkan ruang resapan seluas lebih dari 2.000 hektare dalam waktu dekat,” tambah Basuni.

Peran RTH dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Ruang terbuka hijau tidak hanya menjadi bagian dari tata kota, tetapi juga memiliki peran kritis dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Basuni menjelaskan bahwa RTH berdampak langsung pada penurunan polusi udara, regulasi suhu kota, dan kesehatan masyarakat. “Key Strategy kami juga melibatkan pendidikan masyarakat untuk memahami manfaat RTH dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. Pemerintah kota berencana menggandeng berbagai lembaga untuk menyediakan fasilitas ekosistem hijau yang lebih bervariasi, seperti taman kota, hutan kota, dan ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial. “Kami ingin menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tegas Basuni.

“Dengan Key Strategy yang terus diperbarui, kami percaya bahwa Kota Samarinda bisa menjadi kota yang lebih hijau dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Target 4.600 Hektare dan Strategi Pemenuhan

Sebagai bagian dari Key Strategy, Pemkot Samarinda menetapkan target tambahan untuk menyediakan ruang terbuka hijau seluas 4.600 hektare dalam beberapa tahun ke depan. “Langkah ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang hijau yang lebih luas dan terjangkau,” kata Basuni. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah kota berencana menggandeng swasta lebih erat, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur. “Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan volume RTH, tetapi juga memastikan keberlanjutan pengelolaannya,” imbuhnya. Basuni menekankan bahwa Key Strategy ini mencakup regulasi yang ketat, insentif bagi pengembang yang mematuhi standar, serta evaluasi berkala terhadap kualitas ruang hijau yang ada.

“Dengan Key Strategy yang terintegrasi, kami yakin bahwa kota ini bisa terus berkembang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan alaminya,” jelas Basuni.

Kesiapan Masyarakat dan Perkembangan Kota Hijau

Basuni menambahkan bahwa kesiapan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan Key Strategy ini. “Kami berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan program pelatihan,” katanya. Pemkot Samarinda juga mengalokasikan dana khusus untuk memperluas area hijau di berbagai kecamatan. “Komitmen ini membuktikan bahwa pemerintah tetap fokus pada keberlanjutan lingkungan meskipun ada tekanan dari pertumbuhan kota,” ujar Basuni. Selain itu, pemerintah kota juga berencana membangun lebih banyak taman umum dan menambah fasilitas olahraga serta rekreasi di area hijau yang sudah ada. “Key Strategy kami akan terus dijalankan hingga semua target RTH tercapai,” tutup Basuni.

Gabung diskusi