Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Strategy: Cegah Kebakaran Berulang, Embung Disiapkan di Sekitar TPA Jatiwaringin

James Gonzalez 3 mins read 1 views

ekitar TPA Jatiwaringin untuk Mencegah Kebakaran Berulang Key Strategy menjadi fokus utama Pemkab Tangerang dalam mengatasi risiko kebakaran di sekitar Tempat

Key Strategy: Cegah Kebakaran Berulang, Embung Disiapkan di Sekitar TPA Jatiwaringin

Strategi Utama: Membangun Embung di Sekitar TPA Jatiwaringin untuk Mencegah Kebakaran Berulang

Key Strategy menjadi fokus utama Pemkab Tangerang dalam mengatasi risiko kebakaran di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk. Proyek pembangunan embung dan hidran dicanangkan sebagai langkah kunci untuk meminimalkan kemungkinan kebakaran berulang. Sebelumnya, kejadian api yang menghancurkan area seluas belasan hektare memicu pemerintah untuk mengambil tindakan lebih proaktif. Strategi ini diharapkan menjadi fondasi dalam upaya mitigasi bencana di wilayah TPA yang rentan terhadap bahaya kebakaran.

Proyek Embung dan Hidran sebagai Langkah Mitigasi

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun fasilitas dari Jalan Mauk menuju TPA Jatiwaringin. Termasuk pembuatan embung di sekitar lokasi,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Sebagai key strategy utama, embung dan hidran dirancang untuk memberikan akses air yang lebih mudah bagi tim pemadam saat terjadi kebakaran. Pemkab Tangerang memprioritaskan pembangunan lima unit hidran sebagai tahap awal, dengan rencana ekspansi lebih lanjut. Selain itu, embung diharapkan mempercepat proses pendinginan dan mengurangi risiko titik api baru muncul di sekitar TPA. BPBD Tangerang menegaskan bahwa infrastruktur ini merupakan bagian dari key strategy menyeluruh untuk meningkatkan ketahanan bencana di wilayah tersebut.

Upaya Pemadaman Kebakaran Berhasil, Tapi Kewaspadaan Tetap Diperlukan

Kebakaran yang terjadi kini telah berhasil dipadamkan sepenuhnya, menurut Achmad Taufik, Kepala BPBD Tangerang. Upaya itu melibatkan kerja sama tim gabungan dari BNPB, BPBD, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, TNI, dan Polri. “Sekarang alhamdulillah sudah 100 persen padam. Ini hasil kerja keras tim yang berjaga,” tambahnya. Meski kondisi darurat terkendali, BPBD tetap memantau situasi hingga tiga hingga empat hari ke depan. Armada pemadam tetap disiagakan untuk menyiram sampah yang berpotensi menjadi titik api, sebagai bagian dari key strategy jangka panjang.

Dalam key strategy ini, BNPB juga berperan aktif dengan mengirimkan empat unit helikopter pengebom air. Tiga helikopter, yaitu Mi-8AMT, Sikorsky UH60A, dan UH60L, beroperasi bergantian, sementara satu unit Mi-8 MSBT sedang diperbaiki teknis. Selain dukungan udara, BNPB menyalurkan logistik seperti 500 liter cairan pemadam Enviro Class A Foam, pompa mini, selang, dan perangkat komunikasi radio jinjing. Ini menjadi bagian dari strategi respons darurat yang terpadu untuk memastikan efisiensi dalam pencegahan kebakaran.

Proyek Jangka Panjang: Meningkatkan Sistem Pencegahan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut bahwa area TPA Jatiwaringin yang terkena dampak kebakaran mencapai 15 hektare. Saat ini, lokasi tersebut memasuki tahap pendinginan intensif. “Lahan utama TPA seluas kurang lebih 15 hektare telah berhasil dipadamkan 100 persen,” kata Abdul. Strategi ini tidak hanya fokus pada respons darurat, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan dengan membangun embung dan hidran di sekitar TPA. Hal ini sejalan dengan key strategy nasional yang menekankan pentingnya infrastruktur air dalam mitigasi bencana.

Pembangunan embung di sekitar TPA Jatiwaringin juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah. Dengan adanya embung, aliran air bisa lebih cepat diakses untuk mengendalikan api, serta mencegah penyebaran asap yang mengganggu kesehatan masyarakat. Selain itu, embung diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko kebakaran yang sering terjadi di wilayah dengan padatnya sampah dan kondisi lingkungan kering. Key strategy ini juga mencakup penguatan koordinasi antarinstansi, sehingga respons pemadaman bisa lebih efektif.

Kolaborasi dan Komitmen Terhadap Keselamatan Lingkungan

Pemkab Tangerang memastikan bahwa key strategy pembangunan embung dan hidran didukung oleh dua keputusan bupati, yaitu Nomor 609 Tahun 2026 tentang status tanggap darurat bencana, serta Nomor 613/2026 mengenai pembentukan satgas penanganan darurat. Tim gabungan tetap siap mengantisipasi munculnya titik panas dan asap tipis di sekitar kawasan pembuangan sampah tersebut. Dukungan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan sekitar TPA.

Berita ini menunjukkan bahwa key strategy pencegahan kebakaran di TPA Jatiwaringin tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melibatkan perencanaan yang matang. Pembangunan embung dianggap sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko kebakaran berulang, terutama di musim kemarau yang rawan kekeringan. Dengan adanya infrastruktur ini, kecepatan respons pemadaman diperkirakan meningkat, serta lingkungan sekitar TPA akan lebih terlindungi dari ancaman api. Strategi ini diharapkan menjadi contoh terbaik dalam manajemen bencana di wilayah lain.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi