Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut, Pramono Ungkap Targetnya
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang membentang sejajar dengan rel kereta api di kawasan
Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel di Pasar Minggu Capai 70 Persen
Beritaterbaik.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang membentang sejajar dengan rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu upaya untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di wilayah tersebut dan area sekitarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa proses pembebasan lahan telah mencapai 70 persen. Sisa 30 persen lahan ditargetkan dapat dituntaskan sepanjang 2026, sehingga pekerjaan pembangunan jalan dapat diselesaikan pada 2027.
“Alhamdulillah pembebasan lahan sekarang sudah 70 persen. Masih ada 30 persen dan tentunya dengan kehadiran Bapak Kakanwil, Pak Lutfi, kami mengharapkan penyelesaian ini bisa dilakukan di tahun 2026, sehingga jalan ini akan bisa diselesaikan di tahun 2027,” kata Pramono di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Administrasi Menjadi Tahap Penentu
Percepatan pada tahap pembebasan lahan dinilai sangat menentukan kelanjutan proyek. Pramono menyebut penilaian harga atau appraisal serta kesepakatan awal telah tersedia. Karena itu, tahapan yang masih harus dibereskan terutama berkaitan dengan administrasi.
Dukungan Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN diharapkan dapat memperlancar penyelesaian sisa bidang tanah. Penyelarasan administrasi menjadi penting agar jadwal pembangunan tidak kembali bergeser dari target yang telah ditetapkan.
“Intinya adalah karena sudah ada appraisal dan kesepakatan harga di awal, sebenarnya tinggal administrasi. Dan untuk itu, saya yakin dengan dukungan sepenuhnya dari Kanwil ATR BPN mudah-mudahan ini segera bisa diselesaikan di tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Bagi proyek infrastruktur perkotaan, pembebasan lahan kerap menjadi bagian yang paling menentukan sebelum pekerjaan fisik dapat dilakukan secara penuh. Ketika proses tersebut selesai, pemerintah dapat melanjutkan tahapan konstruksi dengan ruang perencanaan yang lebih jelas, termasuk pengaturan akses dan konektivitas jalan baru dengan jaringan jalan yang telah ada.
Rencana Lama yang Belum Tuntas
Pramono memberi perhatian khusus terhadap proyek jalan sejajar rel ini karena rencana pembangunannya sudah muncul sejak lama. Jalan tersebut telah direncanakan pada masa Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke pada 2013, tetapi belum juga terselesaikan meski Jakarta telah dipimpin oleh delapan gubernur.
“Delapan gubernur kok nggak selesai-selesai. Itu yang kemudian membuat saya tertarik untuk melakukan dan mendalami,” kata Pramono.
Lamanya perjalanan proyek itu memperlihatkan bahwa pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan pengerjaan fisik. Penyelesaian lahan, penetapan nilai, kelengkapan dokumen, serta koordinasi antarlembaga menjadi bagian yang menentukan agar rencana yang telah lama disusun dapat benar-benar diwujudkan.
Dengan proses pembebasan yang kini telah mencapai mayoritas kebutuhan lahan, proyek tersebut memasuki tahap yang lebih konkret. Pemerintah daerah membidik penyelesaian sisa proses pada 2026 sebagai pijakan untuk menuntaskan jalan pada tahun berikutnya.
Jalan 1,7 Kilometer untuk Membantu Mengurangi Kepadatan
Jalan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer dengan lebar antara 18 meter hingga 23 meter. Jalur ini akan berada sejajar dengan lintasan rel kereta api di kawasan Pasar Minggu.
Keberadaan jalan baru diharapkan memberi pilihan pergerakan bagi pengguna jalan dan membantu mengurangi tekanan lalu lintas yang selama ini terjadi di Pasar Minggu. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik aktivitas penting di Jakarta Selatan, sehingga kelancaran arus kendaraan memiliki dampak bagi mobilitas masyarakat di sekitarnya.
“Saya yakin ini akan mengurangi kepadatan yang luar biasa di daerah Pasar Minggu dan sekitarnya, jalan yang sejajar dengan jalan rel kereta api ini,” ucap dia.
Fungsi jalan sejajar rel tidak semata-mata menambah ruas baru, melainkan juga diarahkan untuk memperbaiki pilihan rute di kawasan yang padat. Bila konektivitasnya berjalan sesuai rencana, pengguna jalan dapat memiliki jalur alternatif ketika ruas utama mengalami peningkatan volume kendaraan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan seluruh pekerjaan proyek dapat selesai pada 2027. Sasaran tersebut bergantung pada keberhasilan menyelesaikan sisa pembebasan lahan pada 2026 dan menjaga kelancaran tahapan berikutnya.
“Mudah-mudahan kita segera bisa selesaikan dan 2027 secara keseluruhan bisa kita tuntaskan,” tandas Pramono.
Bagi warga Pasar Minggu dan wilayah sekitarnya, perkembangan pembebasan lahan menjadi indikator utama untuk melihat realisasi proyek yang telah direncanakan sejak 2013. Setelah bertahun-tahun belum rampung, target penyelesaian 2027 kini menjadi penanda penting bagi kelanjutan penataan jaringan jalan di kawasan tersebut.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut?
Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut matter?
Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
