Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Hari Ketujuh, SAR Masih Cari 5 Jurnalis di Perairan Selat Sunda

wpmanadmin - beritaterbaik.com 4 mins read

Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang setelah speedboat mereka tidak diketahui keberadaannya di perairan Selat Sunda kembali dilanjutkan pada

Hari Ketujuh, SAR Masih Cari 5 Jurnalis di Perairan Selat Sunda

Pencarian Delapan Orang di Selat Sunda Berlanjut pada Hari Ketujuh

Beritaterbaik.com – Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang setelah speedboat mereka tidak diketahui keberadaannya di perairan Selat Sunda kembali dilanjutkan pada Senin, 14 September 2026. Memasuki hari ketujuh, tim SAR gabungan masih menyisir kawasan perairan Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan pengerahan unsur laut, udara, dan darat.

Delapan orang tersebut terdiri atas dua awak kapal, seorang pemandu, empat jurnalis, serta seorang pekerja lepas. Hingga operasi hari ketujuh dimulai, seluruh korban masih belum ditemukan sehingga area pencarian tetap diperluas dan dibagi ke sejumlah sektor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa seluruh kemampuan yang tersedia terus dimaksimalkan. Pembagian sektor dilakukan agar pencarian dapat berlangsung terarah di wilayah yang luas, sekaligus memungkinkan setiap unsur bergerak secara terkoordinasi.

“Memasuki hari ketujuh, kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mencari dan menemukan delapan korban yang masih hilang. Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor, serta melibatkan unsur laut, udara, dan darat,” ujar Al Amrad dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Tujuh Sektor Pencarian

Aktivitas pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tim membagi kawasan operasi menjadi tujuh sektor dengan cakupan yang berbeda-beda. Sektor X mencakup area seluas 831 nautical mile persegi atau NM², sementara Sektor Z memiliki luas 512 NM².

Wilayah yang lebih besar meliputi Sektor V seluas 1.182 NM² dan Sektor W yang mencapai 1.167 NM². Selain itu, petugas juga menyisir Sektor U dengan cakupan 481 NM², Sektor Y seluas 413 NM², serta Sektor H yang menjadi area paling luas dengan jangkauan 2.063 NM².

Pembagian ini penting karena kondisi di laut dapat membuat pencarian menjadi lebih kompleks. Tim harus memantau banyak jalur perairan dalam waktu bersamaan, sambil menyesuaikan pergerakan dengan cuaca dan keselamatan personel yang bertugas. Cakupan sektor yang luas juga menggambarkan besarnya wilayah penyisiran yang harus dijangkau selama operasi berlangsung.

Kapal, Helikopter, dan Drone Dikerahkan

Sejumlah armada laut diterjunkan untuk melakukan penyisiran. Kapal yang terlibat antara lain KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KRI Leuser, KRI Teluk Gilimanuk, dan KRI Lepu. Kehadiran berbagai kapal ini mendukung pencarian di sektor-sektor yang telah ditetapkan.

Unsur lain yang ikut membantu operasi mencakup KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, dan RBB Pulau Peucang. Kapal patroli lainnya juga dikerahkan dalam upaya menemukan para korban yang hilang di kawasan Selat Sunda.

Pemantauan tidak hanya dilakukan dari permukaan laut. Basarnas menyiapkan helikopter HR 3604 serta dua drone thermal untuk pengamatan dari udara. Dukungan udara memungkinkan petugas memeriksa area yang sulit dijangkau kapal dalam waktu singkat dan melengkapi penyisiran yang dilakukan dari laut maupun daratan.

Kolaborasi unsur laut, udara, dan darat menjadi bagian penting dari operasi ini. Kapal berperan menyusuri sektor perairan, helikopter dan drone digunakan untuk pengamatan dari atas, sedangkan unsur darat mendukung pelaksanaan pencarian sesuai kebutuhan operasi.

Cuaca dan Keselamatan Personel Menjadi Perhatian

Pelaksanaan operasi mempertimbangkan situasi cuaca di Selat Sunda. Cuaca diperkirakan berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara pada kecepatan 10 hingga 20 knot. Gelombang di wilayah pencarian diproyeksikan berada pada kisaran 0,5 sampai 2,5 meter.

Kondisi tersebut menjadi faktor yang diperhitungkan dalam setiap pergerakan armada dan personel. Keselamatan petugas tetap ditempatkan sebagai prioritas selama pencarian berlangsung, mengingat operasi dilakukan di wilayah perairan terbuka dengan perubahan kondisi yang perlu terus dipantau.

“Kami mengimbau seluruh unsur SAR Gabungan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan pencarian. Kami juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar upaya pencarian terhadap delapan korban ini dapat segera membuahkan hasil,” tambahnya.

Identitas Delapan Orang yang Masih Dicari

Korban yang masih dalam pencarian adalah Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), anak buah kapal atau ABK; serta Heriyanto (49), pemandu. Mereka berada dalam speedboat bersama lima orang lain yang juga belum ditemukan.

Lima penumpang lainnya ialah M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis (43), jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; serta Donal (51), pekerja lepas.

Operasi pada hari ketujuh menandai kelanjutan upaya pencarian yang telah dilakukan sejak speedboat tersebut dilaporkan hilang. Tim SAR gabungan tetap berfokus memperluas penyisiran di perairan Selat Sunda guna menemukan seluruh delapan orang yang belum diketahui keberadaannya.

Frequently Asked Questions

What is Hari Ketujuh SAR Masih Cari 5 Jurnalis?

Hari Ketujuh SAR Masih Cari 5 Jurnalis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hari Ketujuh SAR Masih Cari 5 Jurnalis matter?

Hari Ketujuh SAR Masih Cari 5 Jurnalis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi