Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Gerebek Gembong Narkoba Kampung Bahari, BNN Dapat Perlawanan

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba melalui operasi besar-besaran di wilayah Kampung Bahari

Operasi BNN di Kampung Bahari Hadapi Perlawanan Loyalista

Beritaterbaik.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba melalui operasi besar-besaran di wilayah Kampung Bahari, Jakarta Utara. Operasi penindakan ini menjadi sorotan publik karena tidak berjalan mulus, mengingat adanya perlawanan sengit dari kelompok yang diyakini sebagai pendukung setia para gembong narkoba setempat. Gerebek Gembong Narkoba Kampung Bahari ini menandai salah satu upaya paling signifikan dalam membersihkan kawasan tersebut dari jaringan sindikat narkoba yang telah lama beroperasi.

Awal Mula Operasi yang Dimulai dari Penangkapan

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian operasi bermula dari penangkapan seorang buronan penting. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 12 Agustus 2026, tepatnya pada pukul 20.09 WIB. Petugas telah terlebih dahulu melakukan pengintaian intensif di berbagai titik strategis sebelum melakukan penangkapan untuk memastikan keberhasilan operasi.

“Operasi terhadap gembong narkoba yang sudah kita tangkap tadi malam sekitar pukul 20.09 WIB, yang kita ikuti mulai dari Kampung Bahari, keluar menuju Mangga Besar,” ujar Roy pada Kamis (13/8/2026).

Buronan yang berhasil diamankan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kasus narkoba yang terjadi pada 7 November 2025. Tersangka dengan inisial MR, yang lebih dikenal dengan panggilan Bos Gendut, diduga kuat terlibat dalam kepemilikan sabu-sabu seberat 98 kilogram. Setelah MR tertangkap di sebuah salon kecantikan yang berlokasi di kawasan tersebut, BNN segera melakukan pengembangan informasi untuk melacak jaringan yang lebih luas.

Penggerebekan Berlanjut dengan Bantuan Brimob

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam, petugas memperoleh data mengenai keberadaan berbagai anggota jaringan narkoba lainnya serta barang bukti yang mereka miliki. Informasi ini mendorong BNN untuk menggelar penggerebekan lebih lanjut di Kampung Bahari. Operasi ini melibatkan personel Brimob Polda Metro Jaya pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 06.00 WIB.

“Oleh karena itu, kami bersama Polda Metro Jaya, dalam hal ini Brimob, bersama-sama melakukan operasi yang kita laksanakan tadi pagi kurang lebih pukul 06.00 WIB,” jelasnya.

Roy menambahkan bahwa tim gabungan mengalami perlawanan dari sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis MR saat melakukan penggerebekan di Kampung Bahari. Kekerasan yang terjadi menyebabkan seorang anggota polisi mengalami luka pada bagian matanya. Meskipun demikian, semangat tim gabungan tidak luntur dan operasi tetap berlanjut dengan penuh tekad.

“Nah, itulah kira-kira perlawanan yang diberikan oleh rekan-rekan atau loyalis dari yang bersangkutan terhadap kami,” tutur Roy.

Meskipun menghadapi perlawanan sengit, tim gabungan tetap melanjutkan operasi dan berhasil mengamankan sejumlah orang yang masih diduga terkait dengan jaringan narkoba tersebut. Roy menegaskan bahwa operasi di Kampung Bahari akan terus berlanjut karena masih ada beberapa orang yang belum tertangkap selain Bos G atau Bos Gendut yang sudah diamankan.

“Kami tetap akan melaksanakan operasi terhadap Kampung Bahari karena ada beberapa orang lagi yang masih bercokol selain Bos G atau Bos Gendut yang sudah kita amankan,” imbuhnya.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Operasi ini tidak hanya berdampak pada penangkapan para tersangka, tetapi juga memberikan efek jera bagi masyarakat sekitar. Kampung Bahari yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat peredaran narkoba di Jakarta Utara kini mulai bersih dari aktivitas ilegal tersebut. Masyarakat setempat menyambut baik langkah BNN dan berharap operasi ini dapat berjalan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, BNN akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan tidak ada celah bagi jaringan narkoba untuk kembali beroperasi. Selain itu, petugas juga akan meningkatkan patroli rutin di kawasan tersebut untuk mencegah kembalinya aktivitas peredaran narkoba.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Operasi BNN di Kampung Bahari

Apa yang dimaksud dengan Gerebek Gembong Narkoba Kampung Bahari? Operasi besar-besaran yang dilakukan BNN untuk memberantas jaringan narkoba di wilayah Kampung Bahari, Jakarta Utara, dengan menangkap para gembong dan pendukungnya.

Kapan operasi ini dimulai? Operasi dimulai pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 20.09 WIB dengan penangkapan seorang buronan, dan berlanjut pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB.

Berapa kilogram sabu-sabu yang berhasil diamankan? Sebanyak 98 kilogram sabu-sabu berhasil diamankan dari tersangka MR atau Bos Gendut.

Apakah operasi akan berlanjut? Ya, BNN menyatakan bahwa operasi di Kampung Bahari akan terus berlanjut karena masih ada beberapa orang yang belum tertangkap.

Gabung diskusi