Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Gempa Susulan NTT Tembus 3.002 Kali, Masih Berlanjut hingga September

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 3.002 kejadian gempa susulan di wilayah Nusa

NTT Diguncang 3.002 Gempa Susulan, BMKG: Aktivitas Meluruh Bertahap hingga Akhir September

Beritaterbaik.com – Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 3.002 kejadian gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Angka ini terakumulasi sejak gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang kawasan tersebut pada 15 Agustus 2026. Rentang kekuatan gempa susulan yang terekam berkisar antara M1,1 hingga M6,2, dengan 25 kejadian mencapai magnitudo 5 atau lebih. Sebanyak 86 di antaranya dilaporkan dirasakan langsung oleh warga setempat.

Proyeksi Peluruhan Aktivitas Gempa

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Nelly Florida Riama, menyampaikan bahwa pemodelan sementara menunjukkan tren penurunan intensitas gempa susulan secara bertahap. Dalam jumpa pers daring yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB pada Rabu (19/8/2026), Nelly menjelaskan bahwa berdasarkan model yang digunakan, laju kejadian diperkirakan mereda ke tingkat relatif rendah dalam rentang dua hingga tiga minggu, atau paling lambat sekitar satu bulan ke depan.

“Model yang ada saat ini memperkirakan laju gempa susulan dapat mencapai tingkat yang relatif rendah di 2 atau 3 sampai satu bulan ke depan, mungkin di akhir September 2026.”

Ia menambahkan bahwa estimasi tersebut bersifat sangat dinamis dan akan terus diperbarui seiring masuknya data baru. Nelly menegaskan bahwa tanggal yang disebutkan bukan merupakan batas akhir di mana gempa mustahil terjadi.

“Perlu kami tegaskan juga bahwa ini bukan berarti bahwa setelah tanggal tersebut gempa tidak dapat terjadi, ya. Estimasi ini sifatnya sangat dinamis dan akan terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan data gempa susulan yang kami rekam.”

Mekanisme di Balik Gempa Susulan

Nelly menjelaskan bahwa tingginya jumlah gempa susulan merupakan bagian dari proses penyesuaian alami kerak bumi. Setelah pelepasan energi besar akibat gempa utama, struktur bawah permukaan memerlukan waktu untuk mencapai kesetimbangan baru. Selama fase penyesuaian itu berlangsung, gempa-gempa kecil hingga menengah akan terus terjadi.

“Sebenarnya itu adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi sehingga mendapatkan kesetimbangan yang baru, setelah ada terjadinya gempa utama yang besar.”

Pola Grafik dan Peringatan ke Masyarakat

Secara keseluruhan, grafik aktivitas gempa susulan menunjukkan pola peluruhan. Meskipun pada periode tertentu masih mungkin terjadi lonjakan aktivitas, perhitungan sementara BMKG mengindikasikan bahwa dalam rentang 21 hingga 30 hari ke depan, trennya akan segera mereda.

“Walaupun dalam beberapa periode masih dapat terjadi peningkatan aktivitas, namun gempa susulan ini akan meluruh, dan dari perhitungan kami sementara, dengan data yang ada sampai saat ini, kira-kira dalam waktu 21 sampai 30 hari ke depan akan segera meluruh.”

BMKG berkomitmen memperbarui pemodelan secara berkala berdasarkan data yang terus terekam. Warga di wilayah terdampak diimbau untuk senantiasa memantau informasi dan peringatan resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi dalam beberapa minggu mendatang.

Frequently Asked Questions

What is Gempa Susulan NTT Tembus 3 002 Kali?

Gempa Susulan NTT Tembus 3 002 Kali is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa Susulan NTT Tembus 3 002 Kali matter?

Gempa Susulan NTT Tembus 3 002 Kali matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi