Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Gempa Susulan Lagi, Warga Reo Manggarai Berhamburan Keluar Tenda

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi minimal tujuh peristiwa seismik di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga pukul

Guncangan Berulang di Manggarai: Tujuh Aktivitas Gempa Tercatat dalam Semalam

Beritaterbaik.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi minimal tujuh peristiwa seismik di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga pukul 07.15 WIB pada Kamis (20/8/2026). Guncangan paling dahsyat terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan kekuatan Magnitudo 5,6. Episentrumnya terletak di darat, sekitar 37 kilometer arah timur laut Ruteng, pada kedalaman 10 kilometer.

Dampak di Lapangan: Warga Panik Keluar Tenda Darurat

Getaran yang cukup intens membuat penduduk Reo berhamburan meninggalkan tenda-tenda darurat yang menjadi tempat tinggal sementara mereka. Baria, seorang warga setempat, menuturkan bahwa kekuatan guncangan pagi itu terasa sangat nyata, meskipun tidak separah gempa utama yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

“Gempa besar lagi ini. Kami langsung lari keluar,” ujar Baria kepada Liputan6.com dengan nada panik.

Baria mengungkapkan bahwa rangkaian gempa susulan yang tak henti-hentinya telah menimbulkan trauma mendalam baginya. Ia mengaku kebingungan menentukan ke mana harus berlindung setiap kali tanah kembali bergetar.

“Ya Allah, kapan gempa ini selesai. Kami tidak tahu harus lari ke mana,” ucapnya.

Di lokasi terpisah, warga berinisial Y mendeskripsikan reaksi fisiknya saat merasakan guncangan pagi itu. Seluruh tubuhnya, kata dia, langsung kehilangan kekuatan.

“Semua badan gemetar, serasa tak bertulang, lemah sekali,” ujarnya.

Rincian Tujuh Aktivitas Seismik Menurut BMKG

Gempa pertama tercatat pukul 02.11.18 WIB, magnitudo 4,2, kedalaman 7 kilometer, episentrum di laut 47 kilometer utara Ruteng–Manggarai, dirasakan III MMI di Kabupaten Manggarai.

Gempa kedua pukul 04.35.34 WIB, magnitudo 4,4, kedalaman 5 kilometer, episentrum di laut 47 kilometer utara Ruteng–Manggarai, dirasakan III MMI di Kabupaten Nagekeo.

Gempa ketiga pukul 04.43.38 WIB, magnitudo 4,4, kedalaman 8 kilometer, episentrum di laut 50 kilometer utara Ruteng–Manggarai, dirasakan II–III MMI di Kabupaten Manggarai serta II MMI di Kabupaten Nagekeo.

Gempa keempat pukul 05.28.10 WIB, magnitudo 4,8, kedalaman 10 kilometer, episentrum di darat 34 kilometer timur laut Ruteng–Manggarai, dirasakan III–IV MMI di Kabupaten Manggarai.

Gempa kelima — yang menjadi guncangan terkuat — pukul 05.45.19 WIB, magnitudo 5,6, kedalaman 10 kilometer, episentrum di darat 37 kilometer timur laut Ruteng–Manggarai. Intensitasnya mencapai V–VI MMI di Kabupaten Manggarai, IV MMI di Kabupaten Nagekeo, III–IV MMI di Kabupaten Manggarai Barat, serta III MMI di Kabupaten Sikka, Kota Bima, dan Kabupaten Bima.

Gempa keenam pukul 05.55.49 WIB, magnitudo 4,2, kedalaman 6 kilometer, episentrum di darat 32 kilometer timur laut Ruteng–Manggarai, dirasakan II MMI di Kabupaten Manggarai.

Gempa ketujuh pukul 06.20.13 WIB, magnitudo 4,5, kedalaman 3 kilometer, episentrum di laut 39 kilometer utara Ruteng–Manggarai, dirasakan II MMI di Kabupaten Manggarai.

Frequently Asked Questions

What is Gempa Susulan Lagi Warga Reo Manggarai?

Gempa Susulan Lagi Warga Reo Manggarai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa Susulan Lagi Warga Reo Manggarai matter?

Gempa Susulan Lagi Warga Reo Manggarai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi