Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Cerita Kesederhanaan Nasirun, Seniman Miliuner yang Tak Punya HP

James Brown - beritaterbaik.com 3 mins read 3 views

Cerita Kesederhanaan Nasirun Seniman Miliuner menjadi topik yang semakin populer setelah maestro seni rupa Indonesia ini menghembuskan napas terakhir. Nasirun

Cerita Kesederhanaan Nasirun, Seniman Miliuner yang Tak Punya HP

Cerita Kesederhanaan Nasirun Seniman Miliuner yang Menginspirasi Generasi Muda

Beritaterbaik.com – Cerita Kesederhanaan Nasirun Seniman Miliuner menjadi topik yang semakin populer setelah maestro seni rupa Indonesia ini menghembuskan napas terakhir. Nasirun wafat pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 05.58 WIB di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Pria kelahiran Cilacap, Jawa Tengah ini meninggalkan dunia dalam usia 60 tahun, meninggalkan warisan seni yang luar biasa bagi Indonesia.

Di balik kesuksesan dan nilai karya yang mencapai miliaran rupiah, Nasirun dikenal dengan gaya hidupnya yang sangat sederhana. Ia bahkan memiliki pandangan unik tentang kesederhanaan yang ia jalani sepanjang hidup. Meskipun memiliki aset bernilai tinggi serta kendaraan mewah, seniman ini tidak memiliki telepon seluler dan tidak bisa mengemudi. Kehidupannya yang sederhana ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang ingin mengejar passion tanpa terikat pada materi.

“Bersahajanya saya tolak, miliunernya juga saya tolak,”

Nasirun telah dikenal luas di kancah seni rupa hingga lima benua. Sepanjang kariernya, ia mengikuti berbagai pameran di dalam maupun luar negeri, termasuk di Singapura, Jepang, dan Prancis. Karya-karyanya yang berjumlah 1.448 buah dipajang di rumahnya dan dapat dinikmati oleh pengunjung secara gratis. Hal ini menunjukkan bahwa bagi Nasirun, seni adalah untuk semua orang, bukan hanya untuk kalangan tertentu.

Karya dan Kehidupan Sederhana yang Menginspirasi

Dalam berkesenian, Nasirun mengaku tidak pernah memiliki ambisi untuk menjadi terkenal maupun kaya raya. Ia hanya ingin mengekspresikan dirinya melalui seni tanpa terikat pada tujuan materi. Pendekatan ini membuatnya tetap sederhana meskipun karyanya memiliki nilai tinggi di pasar seni internasional.

“Saya dari berkesenian tak pernah ambisi untuk menjadi populer, ambisi menjadi kaya raya, apalagi ambisi untuk mengalahkan orang lain,”

Kesederhanaan Nasirun tidak hanya terlihat dari gaya hidupnya, tetapi juga dari cara ia berinteraksi dengan dunia seni. Ia tidak pernah merasa lebih tinggi dari seniman lain, dan selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dengan generasi muda. Banyak siswa seni yang datang ke rumahnya untuk belajar langsung dari maestro ini.

Julukan Seniman Gorengan yang Legendaris

Nasirun juga mengungkap kisah di balik julukan “Seniman Gorengan” yang melekat padanya. Julukan tersebut muncul setelah karya-karyanya laris terjual dalam waktu singkat pada sebuah pameran tahun 1997. Saat itu, ia tidak mengerti apa yang namanya booming, namun karyanya habis terjual hanya dalam beberapa jam.

“Pada tahun 97 saya juga tidak mengerti apa yang namanya booming. Saat itu terjadi pada saat pameran saya di tempat Sandi Sulaiman Almarhum. Itu jam 7 dibuka, jam 3 sudah sold out, akhirnya saya dikasih gelar, alhamdulillah, Seniman Gorengan, kira-kira begitu,”

Cerita Kesederhanaan Nasirun Seniman Miliuner ini terus menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa kesuksesan tidak harus diiringi dengan gaya hidup mewah. Nasirun dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan nyentrik, dengan karya-karya yang penuh makna dan keindahan. Namanya telah dikenal di kancah seni rupa hingga lima benua, dan warisannya akan terus hidup melalui karya-karyanya yang dipajang di berbagai museum dan galeri seni di seluruh dunia.

Gabung diskusi