Kondisi Mata Andrie Yunus Pasca-Terkena Air Keras
Beratnya kerusakan mata Andrie Yunus menjadi sorotan setelah ia mendapatkan perawatan di RSCM setelah disiram air keras pada 8 Mei 2026. Dokter spesialis mata Faraby Martha, yang memberikan kesaksian di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, mengungkap bahwa kondisi penglihatan Andrie Yunus belum menunjukkan perbaikan signifikan. “Perkembangan penglihatannya tetap stabil, dengan fungsi visual yang terbatas,” jelas Faraby saat memberikan persidangan. Penyakit yang dialami Andrie Yunus disebutkan hanya memungkinkannya membedakan keberadaan cahaya, tanpa kemampuan untuk mengenali bayangan, gerakan, atau huruf apapun.
Proses Pemeriksaan dan Hasil Evaluasi Medis
Dalam proses evaluasi, tim medis menggunakan chart Snellen untuk menguji tingkat penglihatan Andrie Yunus. Hasilnya, aktivis KontraS itu hanya mampu mengenali adanya cahaya, meskipun kondisi mata-nya cukup parah. Faraby menambahkan bahwa penglihatan Andrie Yunus saat ini sangat buruk, hingga tidak bisa membaca huruf terbesar yang biasanya menjadi acuan dalam tes medis. “Dia hanya bisa membedakan cahaya, jadi fungsi penglihatannya terbatas pada tingkat dasar,” ungkap dokter tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa kerusakan mata Andrie Yunus memerlukan waktu lama untuk pemulihan.
Pengukuran pH Mata dan Dampaknya
Pemeriksaan tambahan juga dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman pada mata Andrie Yunus. Faraby menyebutkan bahwa hasil pengukuran pH menunjukkan angka 3, jauh lebih rendah dari normal yang seharusnya sekitar 7. “pH-nya tiga dari seharusnya tujuh. Jadi sangat rendah,” terang dokter tersebut. Angka ini menunjukkan bahwa mata Andrie Yunus mengalami kerusakan yang serius akibat paparan bahan kimia. Keasaman yang tinggi dapat merusak lapisan mata, seperti kornea dan lensa, sehingga memperburuk kondisi penglihatannya.
Pengukuran pH dilakukan menggunakan kertas indikator khusus yang diaplikasikan secara langsung pada mata korban. Proses ini membantu menilai tingkat kerusakan yang terjadi akibat air keras yang disiramkan. Faraby juga menegaskan bahwa kondisi mata Andrie Yunus telah menunjukkan perubahan dari awal hingga sekarang, meskipun tidak terlalu signifikan. “Kami terus mengamati respons mata terhadap cahaya, gerakan, dan stimulasi visual lainnya,” katanya. Hasil ini menjadi bukti penting dalam memperkuat klaim bahwa kerusakan mata Andrie Yunus sangat berat.
Proses Penyembuhan dan Perspektif Ahli
Faraby menjelaskan bahwa perawatan yang diberikan kepada Andrie Yunus melibatkan penerapan teknik medis khusus untuk mengurangi inflamasi dan mempercepat penyembuhan. Namun, ia menyatakan bahwa peningkatan fungsi penglihatan belum terjadi secara signifikan. “Pengobatan telah dilakukan, tetapi perlu waktu untuk pemulihan maksimal,” ujar dokter tersebut. Pihak medis sedang memantau kemungkinan pemulihan jangka panjang, termasuk apakah Andrie Yunus bisa kembali membedakan objek sehari-hari atau hanya terbatas pada cahaya.
Kerusakan mata yang berat ini memiliki dampak besar bagi aktivitas sehari-hari Andrie Yunus. Sebagai seorang aktivis, ia sering mengandalkan penglihatan untuk memantau lingkungan dan berinteraksi dengan orang lain. Kehilangan kemampuan ini berpotensi memperlambat proses penyembuhan dan memperkuat argumen dalam persidangan. “Penglihatan yang terganggu bisa memengaruhi kemampuan berpikir dan reaksi korban,” tambah Faraby. Ia juga menekankan bahwa kondisi mata Andrie Yunus masih dalam pemantauan intensif oleh tim medis.
