Sumatra Blackout: Palembang dan Padang Normal, Medan Masih Mati Listrik
Announced – Pada Jumat, 22 Mei 2026, sejumlah wilayah di Pulau Sumatra mengalami gangguan listrik secara bersamaan. Informasi dari Liputan6.com mencatat, kejadian pemadaman listrik tersebut dimulai sekitar pukul 18.44 WIB dan berlangsung menjelang malam hari. Meski sebagian daerah sudah berhasil mengembalikan pasokan energi, ada wilayah lain yang masih mengalami kesulitan mengakses listrik, termasuk Medan yang hingga saat ini belum pulih.
Pemadaman Listrik di Palembang dan Padang
Berdasarkan laporan warga, wilayah Palembang di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali normal sekitar satu setengah jam setelah mati listrik. “Palembang udah nyala, cuma sekitar satu setengah jam matinya. Jam 7 malam mati, jam 8an malam nyala lagi,” kata Irwanto, seorang warga setempat, kepada Liputan6.com. Announced dalam kesempatan ini, ia menambahkan bahwa aliran listrik di daerah Kalidoni sudah stabil, sehingga warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Infonya udah nyala semua. Wilayah Kalidoni (sudah nyala),” jelas Irwanto.
Perbaikan di Sumatra Barat
Wilayah Padang di Sumatra Barat (Sumbar) juga berhasil memulihkan pasokan listrik pada pukul 20.47 WIB. Lisa, penduduk setempat, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut terjadi secara tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Padang jam 20.47 udah nyala juga,” ujarnya.
Medan Masih Terjebak dalam Mati Lampu
Di sisi lain, Kota Medan di Sumatra Utara (Sumut) masih mengalami gangguan listrik hingga hari Jumat malam. Warga setempat, Imanuel, menyebutkan bahwa pemadaman listrik berlangsung hampir selama enam jam, dengan disertai hujan yang memperparah situasi. “Medan belum nyala, kurang lebih udah 6 jam. Medan mana mati lampu, hujan juga,” katanya.
Penyebaran Blackout di Berbagai Wilayah
Pemadaman listrik ini tidak hanya memengaruhi kota-kota besar, tetapi juga menyebar ke berbagai wilayah seperti Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, dan daerah lainnya. Announced dari laporan warga, kejadian ini menyebabkan gelap gulita di sebagian besar Sumatra. PLN menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh hambatan suplai aliran listrik di beberapa titik, yang berdampak pada distribusi energi.
“Infonya Sumatra Blackout,” ujar Imam Agung, warga Palembang, kepada Liputan6.com.
Konfirmasi Warga dan Tanggapan PLN
Banyak warga yang membenarkan adanya pemadaman listrik secara serentak. Winda, penduduk di Gaperta Medan, menyebutkan bahwa listrik padam tiba-tiba pada pukul 18.45 WIB, tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. “Benar kak, tadi mulai padam 18.45 Wib, tiba-tiba redup dan lama-lama mati lampu,” katanya.
“Informasi teman yang kerja di PLN katanya ada blackout. Kemungkinan lama ini ya,” ujarnya.
Impak pada Kehidupan Sehari-hari
Announced kejadian ini menyebabkan gangguan signifikan pada kehidupan sehari-hari warga. Selain mati lampu, beberapa aktivitas seperti penggunaan perangkat elektronik dan komunikasi juga terganggu. “Katanya aliran air di beberapa daerah di Medan mati juga. Tapi di saya masih aman,” tambah Winda.
Permintaan Pemantauan dan Pemulihan Lebih Lanjut
Warga yang terdampak meminta pihak berwenang untuk terus memantau situasi dan mempercepat pemulihan listrik. Dian Gunawan, warga di Kecamatan Medan Helvetia, menyayangkan bahwa kejadian ini terjadi tanpa pemberitahuan. “Saya kebetulan baru pulang kerja, singgah di sini mau ngopi bentar, eh tiba-tiba listrik padam, jadinya gelap karena lampunya gak hidup,” tutur Dian.
