Afrika Selatan Prediksi Pertumbuhan Miliarder Tercepat Dunia
Special Plan – Dalam laporan terbaru dari Knight Frank’s Wealth, yang dirilis sebagai bagian dari Special Plan untuk memetakan tren kekayaan global, Afrika Selatan dianggap sebagai negara dengan pertumbuhan miliarder tercepat di dunia dalam lima tahun ke depan. Laporan ini, yang disebarkan oleh Business Insider pada Rabu (27/5/2026), memperkirakan jumlah miliarder di Afrika Selatan akan meningkat dari 10 menjadi 14 orang, mengalami kenaikan 40%. Meski menghadapi tantangan ekonomi dan struktur sosial, negara ini tetap menjadi sentra pengumpulan kekayaan terbesar di Afrika, dengan sekitar 41.100 jutawan, angka tertinggi di benua tersebut.
Dalam konteks pergeseran distribusi kekayaan global, Afrika Selatan berada di posisi ke-13 untuk pertumbuhan miliarder tercepat. Special Plan ini menggarisbawahi peran Afrika Selatan sebagai negara yang mampu menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Laporan tambahan dari Henley & Partners juga mengungkapkan bahwa Afrika Selatan menempati urutan pertama dalam jumlah jutawan di benua Afrika, menggarisbawahi potensi ekonomi yang terus berkembang.
Transformasi Ekonomi dan Teknologi
Pertumbuhan miliarder di Afrika Selatan dianggap sebagai bagian dari transisi ekonomi yang lebih luas. Special Plan mencatat bahwa adopsi teknologi digital, pertumbuhan industri manufaktur, serta kebijakan investasi yang lebih terbuka mempercepat akumulasi kekayaan. Munculnya bisnis teknologi dan startup lokal, serta ekspansi sektor energi, menjadi pendorong utama dalam membangun basis pengusaha baru. Ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kapital dan pengurangan ketimpangan.
“Kemajuan teknologi dan kebijakan strategis dalam Special Plan menjadi katalis utama untuk pertumbuhan kekayaan di Afrika Selatan,” ujar Liam Bailey, kepala riset Knight Frank.
Perkembangan ini juga terkait dengan peluang investasi di sektor infrastruktur dan layanan keuangan. Dengan mempercepat akses ke modal, Afrika Selatan berpotensi menjadi pusat kekayaan yang tidak hanya berfokus pada jumlah, tetapi juga pada keberagaman sektor yang berkembang. Hal ini mengubah paradigma tentang bagaimana kekayaan terbentuk di negara-negara berkembang.
Ketimpangan Global dan Tren Regional
Sementara Afrika Selatan menjadi negara dengan pertumbuhan miliarder tercepat, Special Plan juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang semakin membesar. Menurut data Oxfam, 0,001% populasi global (kurang dari 60.000 orang) menguasai kekayaan tiga kali lipat dibandingkan setengah populasi terbawah. Di Afrika Selatan, jumlah orang dengan kekayaan minimal 30 juta dolar AS meningkat drastis dari 162.191 pada 2021 hingga 713.626 orang saat ini—kenaikan lebih dari 300%. Tren ini menunjukkan bagaimana Special Plan berkontribusi pada redistribusi kekayaan dalam skala yang signifikan.
Besarnya peningkatan jumlah miliarder di Afrika Selatan dibandingkan negara-negara lain sebagian besar disebabkan oleh kebijakan ekonomi yang mendukung pertumbuhan perekonomian. Special Plan ini juga mencakup analisis bahwa kekayaan di Afrika Selatan diperkirakan mencapai 18,3 triliun dolar AS, dengan 3.000 miliarder global yang menguasai sebagian besar kekayaan tersebut. Sebagai perspektif, di Amerika Serikat dan Tiongkok, jumlah miliarder tetap mendominasi, tetapi Afrika Selatan menunjukkan kecepatan pertumbuhan yang luar biasa.
Menghadapi persaingan global, Special Plan menekankan bahwa Afrika Selatan memiliki potensi untuk menjadi destinasi utama bagi investor dan pengusaha internasional. Faktor-faktor seperti ketersediaan sumber daya alam, peningkatan pendapatan rata-rata, serta kestabilan politik menjadi landasan utama dalam Special Plan untuk menjaga dinamika pertumbuhan kekayaan. Ini menciptakan momentum positif untuk negara-negara Afrika lainnya yang juga berusaha mengikuti jejak serupa.
