New Policy: 5.000 SPKLU PLN Beroperasi, Dukung Mobil Listrik Modern
New Policy – PLN meluncurkan new policy strategis dengan memperkenalkan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, yang berlokasi di PLN UP3 Tanjung Priok. Jaringan ini menjadi pusat pengisian kendaraan listrik modern yang memberikan akses mudah bagi warga Jakarta Utara, pelaku logistik, dan masyarakat sekitar. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan bahwa new policy ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem transportasi berkelanjutan di negeri ini.
Kembangan Infrastruktur Beriringan dengan Penyesuaian Permintaan
New Policy PLN memperhatikan tren pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat. Dengan total 5.000 SPKLU yang telah beroperasi, perusahaan ini ingin memastikan bahwa layanan pengisian daya bisa diakses secara luas. “Kami mengembangkan jaringan SPKLU secara sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. New Policy ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan pengguna dan mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih masif,” jelas Adi, seperti dilansir Antara, Jumat (22/5/2026).
“Penambahan SPKLU ke-5.000 ini merupakan bagian dari new policy kami untuk menyediakan infrastruktur yang lebih komprehensif. Kami berharap masyarakat tidak hanya nyaman, tetapi juga lebih percaya pada solusi transportasi listrik yang ramah lingkungan,” ujar Adi.
SPKLU Center Tanjung Priok: Fasilitas Penuh Makna
SPKLU Center Tanjung Priok merupakan salah satu titik strategis dalam new policy PLN. Di sini, pengguna dapat memanfaatkan dua unit Ultra Fast Charging berkapasitas 200 kilowatt, enam unit Ultra Fast Charging 120 kilowatt, serta satu unit Medium Charging 22 kilowatt. Semua mesin menggunakan konektor CCS2 dan AC, sehingga kompatibel dengan berbagai jenis kendaraan listrik, termasuk mobil dan sepeda motor listrik.
Di samping itu, SPKLU Center Tanjung Priok juga menyediakan dua unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) untuk meningkatkan fleksibilitas pengguna. Fasilitas pendukung seperti lounge, vending machine, kamar kecil, dan pengisian angin ban ditambahkan agar pengalaman pengisian daya tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman. New Policy ini mencerminkan komitmen PLN untuk menciptakan lingkungan pengisian yang berkelanjutan.
Strategi Pengembangan untuk Wilayah Pemukiman dan Bisnis
Penyesuaian new policy PLN menyesuaikan kebutuhan warga Jakarta Utara yang semakin dinamis. Lokasi SPKLU ini dipilih karena menjadi titik sentral yang mendukung kegiatan sehari-hari, termasuk akses ke pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan area wisata. Selain itu, new policy ini juga membantu pengembangan bisnis di sektor transportasi berkelanjutan.
Dalam new policy PLN, pengembangan SPKLU dilakukan secara bertahap, mulai dari wilayah utama hingga daerah-daerah yang belum terjangkau. “Kami tidak hanya fokus pada jumlah SPKLU, tetapi juga kualitas layanan dan penyebaran yang merata. New Policy ini akan memperkuat jaringan pengisian di lima wilayah utama Jakarta dan sekitarnya,” tutur Adi. Strategi ini dirancang agar masyarakat dapat beralih ke kendaraan listrik tanpa hambatan.
Kolaborasi dengan Pemimpin Wilayah dalam Mendukung Tujuan
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menyambut baik new policy PLN sebagai bagian dari upaya bersama mendorong kota Jakarta menjadi lebih modern dan berkelanjutan. “SPKLU Center Tanjung Priok tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan energi terbarukan,” ujarnya.
Kehadiran SPKLU ke-5.000 ini menjadi bukti bahwa new policy PLN berfokus pada inovasi dan penguatan ekosistem kendaraan listrik. Sebagai bagian dari new policy tersebut, PLN UID Jakarta Raya juga berencana menambah jaringan SPKLU di wilayah lain untuk menciptakan sistem yang lebih lengkap dan mengakomodasi kebutuhan berbagai kalangan.
Manfaat New Policy untuk Masyarakat
New Policy PLN tidak hanya meningkatkan jumlah SPKLU, tetapi juga mengubah cara masyarakat berpergian. Dengan akses mudah ke layanan pengisian, pengguna kendaraan listrik dapat lebih efisien dalam perjalanan harian, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta Utara. Selain itu, new policy ini membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan kualitas udara di wilayah perkotaan.
Dengan 5.000 SPKLU yang telah beroperasi, PLN berharap bisa mencapai target nasional untuk mendorong adopsi kendaraan listrik secara masif. New Policy ini juga menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seiring pertumbuhan kebutuhan akan energi bersih. “Kami terus menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan pengguna, agar new policy ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” lanjut Adi.
