New Policy: Purbaya Yudhi Sadewa’s LPS Role
New Policy – Menjadi bagian dari new policy kementerian keuangan, Menteri Purbaya Yudhi Sadewa merespons pertanyaan tentang program Financial Festival dengan nada humor. Dalam wawancara di Jogja Financial Festival, ia menjelaskan bahwa inisiatif ini sebelumnya dibuat saat menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran lembaga keuangan. Namun, menurut Purbaya, alasan di balik new policy ini lebih berkaitan dengan strategi kampanye untuk memperkuat dukungan kembali menjabat sebagai ketua LPS.
Pejabat dan Tanggung Jawab yang Berbeda
Dalam menyampaikan perbedaan tanggung jawab antara posisi Ketua LPS dan Menteri Keuangan, Purbaya membandingkan pengalaman kerjanya di kedua jabatan tersebut. “Kalau enaknya sih, enak jadi Ketua LPS. Gaji gede, kerja agak santai,” ujarnya dengan nada bercanda. Sebaliknya, sebagai Menteri Keuangan, ia mengakui beban kerja lebih berat. “Kalau jadi Menteri Keuangan, gaji turun sedikit, kerja lebih berat,” tambahnya, menunjukkan bagaimana new policy kementerian keuangan mengubah dinamika kerja dibandingkan saat menjabat di LPS.
“Cuma kelihatannya terlalu berhasil kampanye-nya, bukan jadi Ketua LPS lagi, saya jadi Menteri Keuangan malah,” ujarnya sambil tertawa. Kalimat ini menggambarkan bagaimana new policy yang diinisiasi saat menjabat di LPS ternyata memperoleh dampak yang lebih luas dari yang diharapkan, bahkan mendorong perubahan karier ke jabatan di kementerian keuangan.
Perubahan Fisik dan Kesehatan
Di sela-sela pembicaraan tentang new policy, Purbaya juga menyebutkan perubahan kondisi fisiknya. Ia mengakui berat badan turun signifikan dalam 8 bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan. “Dalam 8 bulan jadi Menteri Keuangan, berat badan saya udah turun 10 kilo,” katanya. Penurunan berat badan ini disebutnya terjadi karena kebiasaan hidup yang lebih sehat, tetapi juga terkait dengan kondisi kesehatan yang memicu pemberian 8 suntikan pengobatan selama masa jabatan.
“Mungkin 12, 10-12 kilo. Enggak sakit, kebetulan aja. Lagi program turunin berat badannya,” ungkapnya dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi Emtek Media Retno Pinasti, Minggu (10/5/2026). Purbaya menjelaskan bahwa salah satu penyebab penurunan berat badan adalah pengaruh pengalaman bepergian jauh, seperti saat kembali dari Washington DC.
Menurutnya, penerbangan business class yang kurang nyaman jadi penyebab sakit pinggang setelah beberapa hari bekerja. “Naik pesawat dari DC ke sini, kursinya kurang enak, ketinggian rupanya. Sehari setelah itu pinggangnya sakit,” tambah Purbaya, menjelaskan hubungan antara kegiatan pribadi dan kebijakan yang dijalankannya sebagai bagian dari new policy kementerian keuangan.
Impak dan Penyesalan
Sebagai bagian dari new policy yang sedang dijalankan, Purbaya menyebutkan bahwa jabatan sebagai Menteri Keuangan lebih berat. “Iya kan banyak kerjaan Pak. Di samping itu nyesel kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan, harusnya santai di LPS,” ujarnya, menggambarkan perasaannya tentang perubahan tugas dari posisi yang lebih santai di LPS ke jabatan yang lebih intensif. Ia menekankan bahwa new policy ini memberikan tantangan baru, tetapi juga peluang untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi sektor keuangan.
Menurut Purbaya, new policy yang diinisiasi di LPS sebelumnya bertujuan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penjamin simpanan. “Program Financial Festival ini sebetulnya bukan untuk mengedukasi masyarakat Pak, untuk kampanye saya, supaya saya kembali lagi jadi Ketua LPS,” jelasnya. Dengan cara ini, ia menunjukkan bagaimana new policy bisa menjadi alat strategis untuk meraih dukungan politik.
Strategi Kampanye dan Peran Sosial
Kampanye yang berujung pada new policy di LPS ini menunjukkan kemampuan Purbaya dalam menyampaikan pesan keuangan secara menarik. Dengan bercanda, ia memperlihatkan bagaimana kebijakan tersebut dirancang agar lebih mudah diterima oleh publik. “Lumayan long flight ya, jadi mesti disuntik ya. Yaa sekarang udah sembuh, yang penting kan itu,” tegasnya, menjelaskan bagaimana dalam dunia kebijakan, kesehatan fisik pun bisa menjadi bagian dari strategi komunikasi.
Dalam wawancara, Purbaya juga mengungkapkan bahwa kebijakan new policy di kementerian keuangan tetap berfokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski beban kerja lebih berat, ia tetap optimis bahwa penyesalan akan terbayarkan dengan hasil yang lebih baik untuk sektor keuangan nasional. “Dulu kita inisiasi sebetulnya bukan untuk mengedukasi masyarakat Pak, untuk
