Meeting Results: Kaharuddin Djenod Kembali Jadi Direktur Utama PT PAL Indonesia, Susunan Pengurus Baru Diumumkan
Meeting Results – Jakarta, Liputan6.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding Industri Maritim Defend ID telah mengumumkan kembali Kaharuddin Djenod sebagai Direktur Utama PT PAL Indonesia. Keputusan ini menandai langkah penting dalam perusahaan yang tengah menjalani proses transformasi strategis. Selain itu, hasil rapat juga menetapkan susunan dewan komisaris baru yang akan memperkuat kepemimpinan dan arah pengembangan industri maritim dan pertahanan nasional.
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Baru
Direksi PT PAL Indonesia kini berjumlah lima orang, dengan Kaharuddin Djenod memimpin sebagai Direktur Utama. Posisi Direktur Keuangan dan SDM diisi oleh Pramusti Indrascaryo, sementara Wiyono Komodjojo menjabat sebagai Direktur Pemasaran. Diana Rosa menjadi Direktur Produksi, dan Briljan Gazalba mengambil tanggung jawab sebagai Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko. Di sisi dewan komisaris, Muhammad Ali tetap menjadi Komisaris Utama, Achmad Taufiqoerrochman menjadi Wakil Komisaris Utama, M. Firdausi Manti dan Hendradi Gunarso sebagai anggota komisaris, serta Tri Harsono yang diberikan posisi Komisaris Independen.
“Susunan pengurus baru ini merupakan hasil dari evaluasi dan pengambilan keputusan dalam Meeting Results RUPST yang berfokus pada peningkatan efisiensi dan inovasi di sektor maritim,” jelas Joga Dharma Setiawan, Direktur Utama PT LEN Industri, saat membacakan surat keputusan dalam rapat tersebut.
Rayssa Audryn Firdauzy, Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, menjelaskan bahwa perubahan susunan pengurus bertujuan mempercepat transformasi digital serta perluasan jangkauan pasar perusahaan. “Kepemimpinan yang stabil melalui Meeting Results diharapkan dapat mendorong konsistensi dalam pencapaian target kinerja, termasuk pengembangan produk kapal dan persenjataan modern,” katanya. Ia menambahkan bahwa keputusan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjadi pelaku utama dalam industri pertahanan dan maritim yang kompetit
