Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Kurs Rupiah Menguat Ditopang Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Barbara Miller - beritaterbaik.com 3 mins read 1 views

Kurs Rupiah Menguat Ditopang Harapan - Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan pada sesi perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Mata uang Garuda

Kurs Rupiah Menguat Ditopang Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Beritaterbaik.com – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan pada sesi perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Mata uang Garuda menguat seiring dengan meredanya kekhawatiran investor global terkait pasokan minyak dunia. Faktor pendorong utama adalah optimisme mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran energi yang sangat vital bagi perekonomian dunia. Selain itu, data pertumbuhan ekonomi domestik yang melampaui target prediksi pasar juga memberikan dukungan positif bagi penguatan rupiah.

Saat pembukaan perdagangan pagi, rupiah mencatat kenaikan sebesar 22 poin atau 0,12 persen dari posisi sebelumnya. Kurs saat itu berada di level 17.911 per dolar AS, naik dari posisi penutupan sebelumnya yang tercatat di 17.933 per dolar AS. Penguatan ini mencerminkan sentimen positif yang mengalir dari pasar global menuju mata uang Indonesia.

Dampak Penurunan Harga Minyak terhadap Rupiah

Lukman Leong, Analis Mata Uang Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa penguatan rupiah sejalan dengan penurunan harga minyak mentah internasional yang cukup tajam. Optimisme mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi katalis utama penurunan harga minyak tersebut. Sejak Senin, harga minyak WTI (West Texas Intermediate) yang minggu lalu ditutup di level 86 dolar AS per barel, sekarang sudah berada di 74,60 dolar AS per barel.

“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan harga minyak mentah dunia akibat meningkatnya optimisme bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali. Penurunan harga minyak memberikan sentimen positif bagi rupiah dan membantu mengurangi beban kebutuhan impor energi Indonesia,” ucap Lukman Leong dikutip dari Antara.

Penurunan harga minyak memberikan sentimen positif bagi rupiah secara keseluruhan. Hal ini membantu mengurangi beban kebutuhan impor energi Indonesia dan mendukung stabilitas ekonomi dalam negeri. Dengan harga minyak yang lebih rendah, Indonesia dapat menghemat devisa untuk sektor lainnya.

Prospek Kesepakatan AS-Iran dan Dampaknya

Optimisme pasar semakin menguat setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan potensi kesepakatan antara AS dan Iran. Bessent memproyeksikan perjanjian tersebut dapat terwujud pada hari Selasa atau Rabu (5/8/2026) waktu setempat. Jika tercapai, kesepakatan ini akan memberikan kepastian besar bagi pasar global.

Menurut Bessent, perjanjian ini juga akan memberikan kepastian terkait kebebasan navigasi bagi kapal-kapal komersial yang melewati Selat Hormuz. Sebelumnya, pemerintah AS telah meminta Iran untuk menjamin kebebasan pelayaran di jalur strategis tersebut. Sementara itu, Iran menegaskan bahwa kapal-kapal yang melintasi perairannya harus tetap berada di bawah pengawasan otoritas Iran.

Jika kesepakatan tercapai, pasar memperkirakan distribusi minyak global akan kembali normal dan risiko gangguan pasokan dapat berkurang secara signifikan. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi berbagai negara importir minyak, termasuk Indonesia.

Data Ekonomi Domestik yang Mendukung Penguatan

Selain faktor global, rupiah juga mendapat dukungan dari kinerja ekonomi domestik yang lebih baik dari perkiraan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Capaian ini melampaui ekspektasi pelaku pasar yang sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan sekitar 5,1 persen.

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat sebesar Rp 3.576,2 triliun, meningkat dari Rp 3.396,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global.

Meski demikian, Lukman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada kuartal II belum tentu berlanjut pada periode berikutnya.

“PDB kuartal II yang lebih kuat tidak mengartikan akan kembali kuat ke depannya. Namun, apabila harga minyak turun terus, ini akan meredakan tekanan pada fiskal dan rupiah, dan bisa mendukung pertumbuhan ke depannya,” kata Lukman.

Dengan mempertimbangkan sentimen global dan domestik tersebut, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berada di kisaran 17.850 per dolar AS hingga Rp 18.000 per dolar AS. Investor diharapkan tetap memantau perkembangan negosiasi AS-Iran dan pergerakan harga minyak internasional.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kurs Rupiah

Apa yang menyebabkan penguatan rupiah saat ini? Penguatan rupiah saat ini terutama ditopang oleh harapan pembukaan kembali Selat Hormuz yang menurunkan harga minyak dunia, serta data ekonomi domestik yang melampaui target pasar.

Berapa kisaran pergerakan rupiah hari ini? Berdasarkan analisis Lukman Leong, pergerakan rupiah diperkirakan berada di kisaran 17.850 hingga 18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Bagaimana dampak penurunan harga minyak terhadap ekonomi Indonesia? Penurunan harga minyak memberikan sentimen positif bagi rupiah dan membantu mengurangi beban kebutuhan impor energi Indonesia, sehingga mendukung stabilitas ekonomi dalam negeri.

Gabung diskusi