Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Key Strategy: Tak Hanya Pakai Dolar, Simpan Devisa Ekspor Sumber Daya Bisa Pakai Yuan Cs
Bisnis

Key Strategy: Tak Hanya Pakai Dolar, Simpan Devisa Ekspor Sumber Daya Bisa Pakai Yuan Cs

James Gonzalez Reporter Jumat, 22 Mei 2026 pukul 00:56 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
32a50010-a222-41ef-816b-efd7e7d1567b-0

Table of Contents

Toggle
  • Devisa Ekspor SDA Bisa Disimpan dalam Yuan Cs
    • Ekspansi Pasar Valuta Asing
    • Aturan Penempatan Devisa
    • Manfaat dan Dampak Ekonomi
    • Kendala dan Prospek
    • Kesimpulan

Devisa Ekspor SDA Bisa Disimpan dalam Yuan Cs

Key Strategy – Jakarta, Liputan6.com – Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan kebijakan baru yang memungkinkan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) tidak hanya disimpan dalam dolar Amerika Serikat (AS), tetapi juga bisa menggunakan mata uang asing lain seperti yuan Tiongkok. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bagian dari Key Strategy untuk mengoptimalkan pengelolaan dana ekspor dan memperdalam pasar valuta asing domestik. Menurutnya, penerapan skema ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada eksportir sekaligus mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Ekspansi Pasar Valuta Asing

“Dengan Key Strategy ini, kita bisa memperluas ruang gerak eksportir dalam memilih mata uang penyimpanan,” tambah Perry Warjiyo dalam pidatonya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Kebijakan BI ini diharapkan mendorong penggunaan yuan Tiongkok sebagai alternatif penyimpanan dana. Hal ini juga dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi transaksi ekspor yang semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, yuan Tiongkok menjadi pilihan utama dalam bisnis internasional, terutama dengan kebijakan kemitraan ekonomi antarnegara yang semakin intens. Selain itu, penggunaan yuan di dalam negeri juga diperkuat oleh kerja sama dengan Bank Sentral Tiongkok, yang membuka akses lebih luas bagi perdagangan bilateral.

Aturan Penempatan Devisa

Dalam pernyataannya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa devisa hasil ekspor SDA wajib ditempatkan di bank-bank Himbara mulai 1 Juni 2026. Aturan ini berlaku untuk repatriasi dan penempatan dana DHE SDA ke sistem keuangan dalam negeri, sebagai bagian dari Key Strategy pemerintah untuk memperkuat cadangan devisa.

“Retensi dana DHE sumber daya alam ini wajib dilakukan melalui bank-bank Himbara,” kata Airlangga.

Pemerintah juga menurunkan batas maksimal konversi devisa dari 100% menjadi 50%, sebagai adaptasi dari Key Strategy yang menekankan keberagaman mata uang. Relaksasi diberikan bagi eksportir dari negara mitra yang memiliki perjanjian bilateral, seperti sektor pertambangan yang diperbolehkan menyimpan 30% dana DHE selama tiga bulan melalui bank non-Himbara. Kebijakan ini diharapkan mendorong stabilitas ekonomi dan mempercepat transaksi internasional.

Manfaat dan Dampak Ekonomi

Penerapan Key Strategy ini memberikan manfaat signifikan bagi sektor ekspor dan perekonomian nasional. Dengan memperkenalkan yuan sebagai opsi penyimpanan, eksportir dapat mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar dolar AS yang sering terjadi. Selain itu, penggunaan mata uang lokal seperti yuan juga membantu meningkatkan likuiditas pasar valuta asing domestik, yang sebelumnya terbatas pada dolar AS. Pada 2025, transaksi dengan yuan Tiongkok mencapai USD 25 miliar per tahun, dan angkanya kini meningkat menjadi USD 3,7 miliar setiap bulan.

“Kebijakan ini merupakan Key Strategy untuk mengembangkan sistem keuangan nasional sekaligus mendukung sektor sumber daya alam,” jelas Airlangga.

Para ahli ekonomi mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia. Dengan menempatkan dana DHE di sistem keuangan dalam negeri, pemerintah dapat lebih mengontrol aliran dana ekspor, sekaligus memastikan penggunaan mata uang asing lainnya tidak mengganggu cadangan devisa. Selain itu, penggunaan yuan juga menjadi pendorong bagi perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok, yang semakin erat dalam kerja sama ekonomi.

Kendala dan Prospek

Meski Key Strategy ini dianggap positif, beberapa tantangan tetap ada. Pertama, adopsi yuan dalam transaksi ekspor membutuhkan kepercayaan yang lebih tinggi dari eksportir terhadap mata uang tersebut. Kedua, penempatan dana DHE selama setahun di bank BUMN diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan dana di pasar domestik. Namun, eksportir juga perlu memperhatikan risiko likuiditas yang mungkin muncul jika ada perubahan ekonomi global.

“ Key Strategy ini memberikan keleluasaan, tetapi tetap memerlukan keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan,” kata Perry Warjiyo.

Prospek kebijakan ini menunjukkan kemungkinan ekspansi ke mata uang lain seperti euro atau yen, tergantung pada kebutuhan transaksi internasional. Selain itu, pemerintah juga mengajukan insentif pajak bagi eksportir yang mematuhi aturan penempatan dana. Kebijakan ini diharapkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia di tingkat global.

Kesimpulan

Kebijakan BI dan pemerintah yang memperkenalkan Key Strategy ini menunjukkan komitmen untuk mendorong diversifikasi penggunaan mata uang dalam perdagangan ekspor. Penggunaan yuan Tiongkok tidak hanya memberikan fleksibilitas, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi bilateral. Dengan adanya kebijakan ini, sektor sumber daya alam bisa berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Strategi yang diterapkan juga memungkinkan Indonesia mengurangi risiko ketergantungan pada dolar AS dan meningkatkan stabilitas keuangan dalam jangka panjang.

Bagikan:

Berita Terkait

e36e53ff-3098-462a-81a0-23aa715cf7f9-0

Special Plan: Pertamina Maknai Hari Kebangkitan Nasional 2026 dengan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

22 Mei 2026
c3b22198-818f-424c-b401-8cec5e007188-0

Special Plan: Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI Berlaku Penuh 2027

22 Mei 2026
598588b7-e05f-4832-9719-5643d546383f-0

Key Strategy: Korupsi Desa Masih Tinggi, Tata Kelola Kurang Diperhatikan

22 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

e36e53ff-3098-462a-81a0-23aa715cf7f9-0

Special Plan: Pertamina Maknai Hari Kebangkitan Nasional 2026 dengan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

40 menit yang lalu
c3b22198-818f-424c-b401-8cec5e007188-0

Special Plan: Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI Berlaku Penuh 2027

41 menit yang lalu
598588b7-e05f-4832-9719-5643d546383f-0

Key Strategy: Korupsi Desa Masih Tinggi, Tata Kelola Kurang Diperhatikan

43 menit yang lalu
40118cff-dce5-4037-8357-d25d50eb530c-0

Latest Program: Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Utama Pembangkit Listrik hingga 2035

45 menit yang lalu
7305a0eb-8449-4b66-b050-bedf40519cc4-0

Meeting Results: Eksportir Minyak Sawit-Batu Bara Wajib Lapor Danantara 1 Juni 2026

46 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (478)
  • News (596)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Main Agenda: WFH Setiap Jumat Diperpanjang, Airlangga Klaim Hemat Anggaran
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.