Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Key Strategy: Pemerintah Siapkan Regulasi Baru Kebut Pembangunan Rusun
Bisnis

Key Strategy: Pemerintah Siapkan Regulasi Baru Kebut Pembangunan Rusun

James Gonzalez Reporter Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 05:05 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
a3a6c3c1-3279-4218-a3ba-2601acfbb35d-0

Table of Contents

Toggle
  • Key Strategy: Pemerintah Siapkan Regulasi Baru untuk Kebut Pembangunan Rusun
    • Penyesuaian Regulasi untuk Mengatasi Keterbatasan
    • Integrasi dengan Sistem Transportasi Umum
    • Peran DPR RI dalam Penguatan Kebijakan
    • Perkembangan Rusun sebagai Solusi Perkotaan
    • Langkah Strategis untuk Masa Depan Perumahan

Key Strategy: Pemerintah Siapkan Regulasi Baru untuk Kebut Pembangunan Rusun

Key Strategy menjadi pilar utama dalam upaya pemerintah meningkatkan aksesibilitas perumahan bagi masyarakat luas, khususnya yang berpenghasilan rendah. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sedang menyiapkan sejumlah perubahan kebijakan baru, dengan tujuan mengoptimalkan pengembangan rumah susun (rusun) sebagai solusi hunian vertikal yang lebih efisien. Regulasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan rusun, yang selama ini dianggap memiliki potensi besar dalam mengatasi masalah perumahan di kota-kota besar. Program ini juga bertujuan untuk memastikan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mengurangi kesenjangan akses ke layanan perumahan yang layak.

Penyesuaian Regulasi untuk Mengatasi Keterbatasan

Menurut Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan PKP, Sri Haryati, aturan lama dalam pengembangan rusun dianggap kurang mampu memenuhi dinamika kebutuhan masyarakat saat ini. Regulasi sebelumnya terlalu berfokus pada model rumah tapak, sehingga menghambat pertumbuhan rusun subsidi yang seharusnya bisa menjadi pilihan utama bagi keluarga miskin dan masyarakat kelas menengah. Dengan Key Strategy, pemerintah berencana menyesuaikan skema pengembangan rusun dengan mengutamakan fleksibilitas harga, pendanaan, dan struktur bisnis, agar lebih sesuai dengan realitas pasar serta kebutuhan pekerja urban.

“Kebutuhan masyarakat terhadap rumah susun harus didahulukan dalam kebijakan. Regulasi yang terlalu kaku justru bisa membuat rusun menjadi barang mahal, bukan solusi. Dengan Key Strategy, kita bisa memastikan pengembangan rusun tidak hanya cepat, tapi juga berkelanjutan dan inklusif,” tambah Sri Haryati.

Integrasi dengan Sistem Transportasi Umum

Salah satu aspek penting dalam Key Strategy adalah pengembangan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang menggabungkan rusun dengan infrastruktur transportasi umum. Sri Haryati menegaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, daerah, dan sektor swasta menjadi kunci dalam mewujudkan konsep ini. Rusun yang terintegrasi dengan transportasi umum diharapkan dapat mengurangi beban biaya transportasi bagi warga kota, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurutnya, TOD tidak hanya bermanfaat bagi penghuni rusun, tapi juga bisa mendukung pemerintah dalam mengelola kepadatan penduduk di kawasan Jabodetabek. Regulasi baru ini akan memastikan pengembangan rusun tidak hanya berorientasi pada investor, tetapi juga terutama untuk kebutuhan masyarakat umum. Dengan Key Strategy, pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan solusi perumahan yang ramah lingkungan, ekonomis, dan mudah diakses.

Peran DPR RI dalam Penguatan Kebijakan

Dalam kunjungan kerja ke Rusun TOD Depok, Anggota Komisi V DPR RI, Abdul Hadi, menyambut baik Key Strategy pemerintah dalam mengubah paradigma pembangunan rusun. Ia menekankan bahwa kebijakan yang lebih inklusif harus didukung oleh keterlibatan DPR dalam pengawasan dan evaluasi keberhasilannya. “Rusunawa berbasis TOD merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan perkotaan, terutama dalam menyediakan ruang tinggal yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Hadi.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V, Muhammad Syauqie, menambahkan bahwa Key Strategy ini akan menjadi dasar untuk memastikan rusun tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga menampung kebutuhan pekerja urban. “Kita perlu menyesuaikan skema pendanaan dan perizinan agar rusun bisa menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang tidak mampu membeli rumah tapak,” jelas Syauqie. Kolaborasi antara lembaga pemerintah, DPR, dan swasta diharapkan bisa mendorong keberhasilan Key Strategy dalam jangka panjang.

Perkembangan Rusun sebagai Solusi Perkotaan

Rusun yang terintegrasi dengan transportasi umum dianggap sebagai salah satu jawaban efektif untuk kepadatan penduduk di kota-kota besar. Dengan Key Strategy, pemerintah berencana mempercepat pembangunan rusun di berbagai wilayah strategis, termasuk daerah yang memiliki pertumbuhan populasi tinggi. Regulasi baru ini akan memastikan pengembangan rusun tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga memenuhi kebutuhan sosial seperti akses layanan kesehatan, pendidikan, dan keamanan.

“Key Strategy ini merupakan rencana tindak lanjut dari visi pemerintah untuk mewujudkan kota yang lebih inklusif. Rusun yang terbangun harus mampu memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat kelas menengah dan rendah,” kata Sri Haryati. Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan memberikan insentif khusus kepada pengembang yang mampu memenuhi kriteria Key Strategy.

Langkah Strategis untuk Masa Depan Perumahan

Dengan Key Strategy, pemerintah berkomitmen untuk mengubah cara pembangunan rusun, sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Regulasi baru ini akan mencakup perubahan dalam perizinan, pembiayaan, dan penentuan harga jual rusun subsidi. Tujuan utamanya adalah menciptakan suasana bisnis yang sehat, di mana pengembang bisa berpartisipasi aktif, sekaligus masyarakat bisa mendapatkan hunian yang layak secara ekonomis.

Bagikan:

Berita Terkait

7c7f3e74-17c3-495a-8a6a-5bbdc7eb6e9a-0

Key Strategy: Harga Emas Antam Hari Ini 27 Mei 2026 Turun Rp 13.000

28 Mei 2026
efe9cff9-c2af-4c42-bb34-67346447d845-0

Special Plan: India dan AS Teken Kesepakatan Mineral Kritis, Kurangi Ketergantungan ke China

28 Mei 2026
0459fed0-005b-48b2-931c-5c13bbf1a8d8-0

Key Issue: Indonesia Surplus Hewan Kurban 800 Ribu Ekor Idul Adha 2026

28 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

7c7f3e74-17c3-495a-8a6a-5bbdc7eb6e9a-0

Key Strategy: Harga Emas Antam Hari Ini 27 Mei 2026 Turun Rp 13.000

49 menit yang lalu
efe9cff9-c2af-4c42-bb34-67346447d845-0

Special Plan: India dan AS Teken Kesepakatan Mineral Kritis, Kurangi Ketergantungan ke China

51 menit yang lalu
0459fed0-005b-48b2-931c-5c13bbf1a8d8-0

Key Issue: Indonesia Surplus Hewan Kurban 800 Ribu Ekor Idul Adha 2026

53 menit yang lalu
6d6ac420-8c74-4989-a254-d78736ec962e-0

Important Visit: Penyaluran Daging Kurban Sapi di Wilayah Jakarta, Perkuat Kepedulian Sosial Generasi Muda

55 menit yang lalu
de66419e-c9ca-4149-bf7b-8890c95b6450-0

Latest Program: Hasilkan 240 Ton per Hari, Masyarakat Kota Jayapura Diajak Pilah Sampah dari Rumah

57 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (694)
  • News (914)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Important News: BMKG: Mayoritas Cuaca Jakarta Cerah hingga Malam, Kamis 28 Mei 2026
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.