Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Facing Challenges: Diperiksa Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Joseph Thomas 3 mins read 10 views

Praz Teguh Diperiksa atas Kasus Hanania Travel: "Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar" Facing Challenges – Jakarta, 11 Juni 2026 – Komika Praz Teguh sedang menjalani

Facing Challenges: Diperiksa Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Praz Teguh Diperiksa atas Kasus Hanania Travel: “Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar”

Facing Challenges – Jakarta, 11 Juni 2026 – Komika Praz Teguh sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel. Dalam pemeriksaan ini, Praz mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menerima pembayaran endorsment dari perusahaan tersebut, meski telah memberikan kontribusi berupa konten untuk promosi. Praz juga menegaskan bahwa biaya perjalanan dan berbagai layanan tambahan ditanggung sepenuhnya oleh dirinya sendiri.

Kasus Penggelapan Dana: Keterlibatan Praz Teguh

Kasus Hanania Travel terungkap setelah sejumlah jemaah terkena kerugian karena dana umrah mereka tidak terkumpul secara utuh. Praz Teguh menjadi salah satu saksi kunci yang diperiksa, meski ia mengklaim tidak terlibat langsung dalam kecurangan tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, total biaya rombongan umrah yang diajak mencapai sekitar Rp 948 juta, dengan tambahan biaya seperti kamar upgrade dan tiket pesawat bisnis. Ia menyatakan bahwa keputusan untuk menanggung biaya sendiri merupakan bagian dari Facing Challenges yang dihadapinya selama bekerja sama dengan perusahaan travel tersebut.

“Saya menanggung biaya sendiri, teman-teman. Hampir satu miliar rupiah,” ujarnya saat memberi keterangan kepada awak media setelah diperiksa.

Kerja Sama Berupa Barter Konten: Upaya Transparansi

Praz menjelaskan bahwa kerja sama dengan Hanania Travel berupa pertukaran konten, bukan pembayaran tunai. Ia mengakui bahwa timnya telah memberikan kontribusi berupa video dan konten media sosial untuk promosi, sebagai ganti diskon biaya yang diberikan oleh perusahaan travel. Menurut Praz, diskon tersebut diberikan karena rombongan yang diajak berjumlah 24 orang, sehingga perusahaan menganggap kerja sama tersebut sebagai bentuk Facing Challenges dalam membangun kepercayaan terhadap jemaah.

“Kita dapat diskon empat orang karena memberangkatkan 24 orang. Jadi kita berkolaborasi buat barter konten,” katanya.

Transparansi dan Komitmen Pribadi: Penjelasan Lengkap

Praz tidak hanya menegaskan bahwa biaya tambahan seperti kamar upgrade dan tiket pesawat bisnis dibayarkan secara pribadi, tetapi juga menyampaikan bahwa uang saku yang diterimanya selama perjalanan telah dikembalikan secara sukarela kepada pihak berwenang. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini dilakukan atas inisiatif pribadi, bukan karena tekanan dari penyidik. “Upgrade kamar, upgrade pesawat bisnis juga bayar sendiri, semuanya bayar sendiri, enggak ada yang di-endorse,” tegasnya.

“Saya hanya menerima uang saku selama perjalanan. Uang tersebut sudah dikembalikan hari ini kepada pihak berwenang,” ujarnya.

Korban dan Dampak Kasus: Perasaan Prihatin

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama tiga jam, penyidik memperdalam kronologi kerja sama Hanania Travel dengan Praz Teguh. Meski ia mengakui tidak pernah meragukan reputasi perusahaan sebelumnya, Praz kini merasa prihatin terhadap para korban yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Ia menyatakan bahwa Facing Challenges bukan hanya tentang biaya, tetapi juga mengenai kepercayaan masyarakat terhadap layanan travel umrah. “Saya lihat sangat amanah sekali, tidak ada masalah hukum, tidak ada cacat hukum. Ternyata ada kejadian kayak gini,” katanya.

“Saya turut prihatin dengan korban. Semoga segera mendapatkan haknya,” tandasnya.

Kerja Sama dan Dampak pada Bisnis

Kasus ini juga memberikan dampak terhadap bisnis Praz Teguh, terutama dalam segi reputasi sebagai seorang komika. Meski ia tidak terlibat secara langsung dalam penggelapan dana, nama Praz terkadang dikaitkan dengan kejadian tersebut. Namun, Praz berusaha memperjelas bahwa kerja samanya dengan Hanania Travel bersifat transparan dan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Ia menegaskan bahwa Facing Challenges dalam kasus ini adalah bagian dari upaya untuk menjaga kepercayaan publik terhadap dirinya.

Konklusi: Upaya Penyelesaian dan Harapan

Dalam kesimpulan, Praz Teguh menjelaskan bahwa pemeriksaan atas kasus Hanania Travel adalah bagian dari Facing Challenges yang dihadapinya. Ia berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dan para korban dapat mendapatkan keadilan. Selain itu, Praz juga berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dalam semua kerja samanya, baik dengan perusahaan maupun jemaah. Ia menyatakan bahwa pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga untuk memperkuat standar kualitas dalam industri jasa perjalanan.

Gabung diskusi