Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Meeting Results: Wamendagri Ribka Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Daniel Smith 3 mins read 10 views

Meeting Results: Wamendagri Ribka Pastikan Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan Meeting Results - Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, dalam sebuah rapat yang

Meeting Results: Wamendagri Ribka Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Meeting Results: Wamendagri Ribka Pastikan Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Meeting Results – Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, dalam sebuah rapat yang fokus pada penetapan wilayah Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Papua Selatan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyatakan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung dan mengawasi percepatan pembangunan KSPEAN. Dalam meeting results ini, Ribka menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, serta lembaga terkait agar program tersebut dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Langkah Kemendagri untuk Mendorong Koordinasi Daerah

Kemendagri telah mengambil beberapa langkah strategis sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025. Salah satu pencapaian utama yang diumumkan adalah selesainya dokumen RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Papua Selatan 2025–2029, yang menjadi fondasi pengembangan kawasan secara terpadu. Ribka menjelaskan bahwa RTRW akan mempercepat pengaturan tata ruang, regulasi, dan aspek teknis lainnya, sehingga memfasilitasi pengembangan KSPEAN secara lebih terarah.

Pengembangan KSPEAN: Strategi Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Komitmen Kemendagri dalam meeting results ini mencakup upaya untuk memperkuat pengelolaan tata kelola pembangunan daerah, termasuk koordinasi lintas sektor. Ribka menegaskan bahwa tercapainya target KSPEAN tidak hanya bergantung pada kebijakan teknis, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat. “Percepatan pembangunan KSPEAN membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat,” katanya.

“Dengan adanya RTRW, pemerintah pusat, daerah, serta lembaga terkait bisa lebih cepat menggerakkan tata ruang, regulasi, dan aspek teknis lainnya,” tutur Ribka.

Ribka juga menyoroti keberhasilan dalam pembangunan KSPEAN sebagai proyek nasional yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, energi, dan pembangunan kawasan timur Indonesia. Ia menyebutkan bahwa keberlanjutan program ini sangat tergantung pada komunikasi yang intensif dan transparan, terutama dengan para pemilik hak ulayat yang menjadi bagian penting dalam proses pengembangan wilayah.

Partisipasi Masyarakat: Kunci Keberhasilan KSPEAN

Dalam meeting results, Wamendagri Ribka menekankan bahwa partisipasi masyarakat harus menjadi fokus utama selama tahapan penentuan wilayah KSPEAN. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah diminta untuk terus berdialog dengan warga dan memastikan bahwa program pembangunan ini memberikan manfaat nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. “Masyarakat adalah penentu utama keberhasilan program ini, oleh karena itu peran mereka harus diperkuat melalui kebijakan yang inklusif,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kemendagri akan terus memberikan pendampingan dan bantuan kepada daerah dalam menyelesaikan semua aspek teknis. Ribka menyatakan bahwa pendekatan ini akan memastikan bahwa KSPEAN dapat menjadi penggerak pembangunan yang bermakna bagi masyarakat Papua Selatan dan wilayah lain di Indonesia.

Langkah-Langkah Ke depan: Mempercepat Realisasi KSPEAN

Kemendagri telah memperjelas beberapa langkah ke depan yang perlu dilakukan untuk mempercepat pengembangan KSPEAN. Ini meliputi peningkatan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pertanian, serta lembaga keuangan daerah. Ribka juga menyebutkan bahwa Kementerian Dalam Negeri akan berperan aktif dalam mengawasi progres pemerintah daerah, termasuk memastikan adanya pengawasan terhadap implementasi RTRW.

Menurut Ribka, proyek KSPEAN di Papua Selatan menjadi contoh bagaimana pemerintah pusat dan daerah dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan target pembangunan nasional. Ia berharap bahwa progres ini dapat menjadi model untuk daerah lain di Indonesia, terutama dalam menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan.

Gabung diskusi