Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Strategy: Tri Tito Minta Kader PKK Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan

James Gonzalez 3 mins read 21 views

Key Strategy: Tri Tito Minta Kader PKK Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan Key Strategy - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan

Key Strategy: Tri Tito Minta Kader PKK Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan

Key Strategy: Tri Tito Minta Kader PKK Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan

Key Strategy – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan keuangan, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa kader PKK harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan key strategy literasi keuangan. Pada Selasa (9/6/2026), Tri Tito mengatakan bahwa keuangan yang baik adalah fondasi penting untuk membangun kualitas hidup masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa literasi keuangan bukan sekadar mengenai pengelolaan uang, tetapi juga memahami produk keuangan, risiko investasi, dan cara mengoptimalkan penggunaan sumber daya ekonomi secara bijak.

Meningkatkan Keterampilan Perempuan sebagai Pilar Ekonomi

Tri Tito menyoroti bahwa perempuan menjadi pilar utama dalam perekonomian Indonesia, sehingga pendidikan keuangan untuk perempuan harus diperkuat. Key strategy ini bertujuan untuk menghadirkan program edukasi yang lebih terstruktur, agar kader PKK dapat menjadi media transmisi pengetahuan kepada keluarga dan masyarakat luas. Dalam acara yang diadakan di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, ia mengatakan bahwa literasi keuangan memungkinkan masyarakat lebih mampu mengambil keputusan finansial yang sehat dan berkelanjutan.

“Dengan key strategy ini, kita bisa menciptakan kesadaran yang lebih luas. Masyarakat akan lebih memahami risiko yang ada di sekitar mereka, seperti pinjaman online ilegal atau investasi bodong,” jelas Tri Tito.

Di sisi lain, Tri Tito juga menyoroti bahwa keberhasilan key strategy literasi keuangan bergantung pada kerja sama yang solid antara TP PKK dengan berbagai institusi keuangan. Sebagai organisasi yang sudah berdiri sejak 54 tahun lalu, PKK memiliki pengalaman luas dalam mengedukasi masyarakat terkait pembangunan karakter, ketahanan ekonomi, dan pengelolaan pangan. Ia berharap key strategy ini dapat dimanfaatkan sebagai platform untuk memperluas wawasan keuangan kepada masyarakat, khususnya para kader PKK yang berperan aktif di tingkat kecamatan hingga desa.

Kolaborasi dengan OJK untuk Mendukung Program Literasi

Sebagai bagian dari key strategy ini, Tri Tito mengusulkan kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghasilkan materi pembelajaran yang lebih menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa OJK memiliki wawasan teknis dan regulasi yang diperlukan untuk memastikan program ini mencakup berbagai aspek keuangan, mulai dari dasar-dasar tabungan hingga perencanaan keuangan jangka panjang. MoU antara PKK dan OJK diharapkan bisa membantu mengembangkan kurikulum edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah-daerah dengan akses informasi terbatas.

“Kami PKK yang sudah berdiri 54 tahun dan sudah mempunyai pengalaman yang luas dalam mengedukasi masyarakat mulai dari masalah karakter, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, dan lain-lain, ini sangat mengharapkan dukungan dari OJK agar kami mempunyai silabus yang jelas, yang bagus, yang kemudian tujuan-tujuan dari OJK sendiri bisa tercapai dalam mengedukasi masyarakat,” tambah Tri Tito.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik kepada masyarakat terutama dalam menghadapi produk keuangan yang menipu. Tri Tito menjelaskan bahwa key strategy literasi keuangan perlu dilengkapi dengan pemantauan dan sosialisasi terus-menerus, agar pengetahuan ini tidak hanya sekadar teori, tetapi juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyoroti bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan keuangan memadai akan lebih siap menghadapi krisis ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang menyambut baik inisiatif Tri Tito. Friderica menegaskan bahwa keberhasilan key strategy literasi keuangan akan menjadi kunci dalam membangun ketahanan ekonomi nasional. Dalam pembukaan acara, ia menyampaikan bahwa OJK siap bekerja sama dengan PKK untuk mengembangkan program pelatihan dan kompetensi kader, agar mereka mampu menjadi pelaku utama dalam menyebarkan kesadaran keuangan kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi salah satu key strategy penting dalam memperkuat pendidikan keuangan. Kader PKK akan menjadi komunikator yang efektif, terutama dalam mengakses keluarga dan komunitas yang belum memiliki pengetahuan tentang manajemen keuangan,” ujar Friderica Widyasari Dewi.

Dalam key strategy yang diusung, Tri Tito menekankan bahwa pendidikan keuangan harus mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti tabungan, pengelolaan utang, serta penggunaan layanan keuangan secara efisien. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat secara aktif dalam program ini, baik melalui kegiatan langsung maupun daring. Dengan melibatkan sekitar 4.000 kader PKK, diharapkan penyebaran literasi keuangan bisa mencapai tingkat yang lebih luas dan bermakna.

Gabung diskusi