Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

New Policy: Siang Dampingi Prabowo Makan MBG, Malamnya Dadan Dicopot dari Kepala BGN

Joseph Thomas 3 mins read 9 views

t dari Kepala BGN, Prabowo Penuhi MBG Siang Hari New Policy - Dalam rangka menerapkan New Policy, Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami pergantian kepemimpinan

New Policy: Siang Dampingi Prabowo Makan MBG, Malamnya Dadan Dicopot dari Kepala BGN

New Policy: Dadan Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo Penuhi MBG Siang Hari

New Policy – Dalam rangka menerapkan New Policy, Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami pergantian kepemimpinan yang mendadak pada Selasa (2/6/2026) malam. Pengumuman ini dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah di Jakarta Barat untuk memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) siang hari. Perubahan ini menggambarkan upaya transformasi di bawah New Policy yang bertujuan memperkuat efisiensi dan transparansi dalam program pangan nasional.

Pengumuman Pergantian Pemimpin BGN

Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, diberhentikan dari jabatan mereka. Pergantian ini dilakukan untuk mengisi posisi kepala BGN dengan Nanik Sudaryati Deyang, sementara Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono menjadi wakil baru. Prasetyo Hadi menjelaskan, keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi kinerja yang telah dilakukan selama hampir satu setengah tahun, sebagai bagian dari New Policy yang mendorong reformasi di sektor pangan.

“Setelah Bapak Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama sekitar 1,5 tahun, hari ini diambil keputusan untuk mengganti pimpinan lembaga tersebut,” tutur Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan.

Keputusan penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai kepala baru BGN menjadi tanda penting dalam implementasi New Policy. Pergantian ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan dalam percepatan distribusi bantuan pangan, khususnya bagi kelompok rentan. Prabowo menekankan pentingnya konsistensi dalam program MBG sebagai prioritas nasional di bawah New Policy yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui inisiatif berkelanjutan.

Inspeksi MBG di SPPG Palmerah

Presiden Prabowo tiba di SPPG Palmerah sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung disambut oleh Dadan Hindayana dan kepala SPPG. Inspeksi mencakup fasilitas seperti green house, hidroponik, dan bioflok, serta dapur utama yang berperan sebagai pusat produksi makanan bergizi. Ia memperhatikan proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan hingga distribusi ke penerima manfaat, sebagai bagian dari New Policy yang menekankan akuntabilitas dan efektivitas program.

“New Policy memastikan setiap langkah pemerintah diawasi secara ketat dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat secara real-time,” jelas Prasetyo setelah inspeksi berakhir.

Kunjungan ke SMP Negeri 111 Jakarta

Pada kunjungan berikutnya, Prabowo menghadiri pelaksanaan MBG di SMP Negeri 111 Jakarta. Siswa antusias menyambut kedatangan sang presiden, dengan beberapa di antaranya aktif berpartisipasi dalam acara. Prabowo memasuki kelas dan mengamati para pelajar saat menikmati makanan yang disediakan program tersebut. Ia bahkan ikut makan bersama siswa, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyukseskan New Policy.

“Siapa yang mau jadi dokter? Siapa yang mau jadi insinyur? Siapa yang mau jadi guru? Siapa yang mau jadi pemain bola?” tanya Prabowo kepada para siswa, memberikan motivasi sekaligus memperkuat nilai edukasi dalam MBG.

Momen menarik terjadi saat seorang siswa menyatakan keinginan menjadi presiden. “Pak, saya mau jadi Bapak (Presiden),” ujarnya dengan lantang. Prabowo mengapresiasi semangat tersebut dan memberikan dorongan untuk terus belajar. Interaksi ini menegaskan bahwa New Policy tidak hanya fokus pada kebijakan pangan, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya.

Dalam suasana yang penuh semangat, perubahan kepemimpinan BGN tetap menjadi sorotan. Meski Dadan masih bertugas pagi hari, keputusan penunjukan Nanik Sudaryati Deyang menunjukkan bahwa New Policy mendorong reformasi struktural. Proses transisi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pemberdayaan masyarakat melalui program MBG, yang sejauh ini menjadi salah satu inisiatif utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Gabung diskusi