Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Latest Program: Nadiem: Saya Melawan Korupsi, Tapi Justru Dilawan Balik

Jessica Hernandez 3 mins read 9 views

Nadiem: Saya Melawan Korupsi, Tapi Justru Dilawan Balik Latest Program - Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Latest Program: Nadiem: Saya Melawan Korupsi, Tapi Justru Dilawan Balik

Nadiem: Saya Melawan Korupsi, Tapi Justru Dilawan Balik

Latest Program – Liputan6.com, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa program pembangunan pendidikan yang ia jalankan selama menjabat berupaya mendorong transparansi dan efisiensi dalam sistem tata kelola. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa upayanya tersebut justru menimbulkan resistensi dari pihak-pihak tertentu yang menganggap perubahan sebagai ancaman terhadap kekuasaan lama. Pernyataan ini diungkapkan saat Nadiem membacakan pleidoi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026), sebagai bagian dari Latest Program yang ia perkenalkan.

Konflik dalam Proses Reformasi

Dalam persidangan, Nadiem menegaskan bahwa upaya digitalisasi pendidikan yang ia lakukan adalah bagian dari Latest Program yang bertujuan mengurangi ruang bagi korupsi. Menurutnya, perubahan dalam sistem tidak selalu disambut dengan antusias, terutama oleh kelompok yang merasa terganggu oleh inovasi. “Banyak yang menilai Latest Program sebagai bentuk usaha untuk memperkuat kontrol, tetapi saya yakin niatnya adalah untuk menciptakan sistem yang lebih baik,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa kritik terhadap program ini justru berasal dari individu yang sebelumnya memperoleh keuntungan dari cara kerja tradisional.

“Saya menginginkan Latest Program ini sebagai alat untuk melawan praktik korupsi yang sudah terbiasa, tetapi justru terkena dampak dari kekuatan politik yang masih kuat,” ujar Nadiem, sembari menyoroti bagaimana pelaksanaan digitalisasi dalam pendidikan menjadi pusat perdebatan.

Konflik Antara Kepemimpinan Baru dan Lama

Nadiem menjelaskan bahwa perlawanan yang ia terima tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan perbedaan pandangan antara generasi muda dan pihak-pihak yang lebih konservatif. Ia menyatakan bahwa Latest Program yang ia luncurkan bertujuan membangun budaya kerja yang berbasis data dan akuntabilitas. Namun, keberadaan program ini menimbulkan pergeseran kekuasaan yang memicu ketegangan. “Perubahan tidak bisa dihindari. Latest Program adalah cerminan dari keinginan untuk membawa pendidikan ke arah yang lebih modern,” lanjutnya. Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang menganggapnya sebagai musuh justru menganggap perjuangan ini sebagai ancaman terhadap sistem yang sudah mapan.

“Masa lalu sedang melawan masa depan. Latest Program ini adalah bagian dari perjuangan untuk menciptakan sistem yang lebih adil, meski harus melawan kepentingan-kepentingan yang sudah lama berjalan,” tambah Nadiem.

Impact on the Education System

Pelaksanaan Latest Program dalam pendidikan menurut Nadiem tidak hanya memengaruhi proses pengadaan Chromebook, tetapi juga menyentuh struktur kebijakan pendidikan secara menyeluruh. Ia menilai bahwa adopsi teknologi digital dalam sistem pendidikan nasional menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko korupsi. “Program ini berusaha mengubah pola kerja yang berkepanjangan, dan dalam prosesnya, ada yang merasa terancam,” kata Nadiem. Ia juga menyebutkan bahwa transparansi yang dihasilkan dari Latest Program justru memicu tuntutan-tuntutan hukum yang akhirnya menimpa dirinya.

“Dalam setiap perubahan, selalu ada yang ingin mempertahankan status quo. Latest Program menjadi sasaran karena ia mengubah cara berpikir dan kerja yang sudah lama digunakan,” ujarnya, menyoroti peran perubahan dalam memicu konflik.

Masa Depan Pendidikan dan Perjuangan Masa Kini

Nadiem menegaskan bahwa meski menghadapi tantangan, ia tetap yakin Latest Program akan berdampak positif di jangka panjang. Ia menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan teknis, tetapi juga representasi dari semangat reformasi yang mengutamakan keterbukaan dan keadilan. “Saya percaya bahwa perjuangan melawan korupsi melalui Latest Program akan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berupaya mengubah sistem,” tegas Nadiem. Ia menambahkan bahwa dalam setiap Latest Program, ada perjuangan yang tidak hanya mengenai kebijakan, tetapi juga pertarungan ideologi.

“Korupsi tidak bisa dihilangkan dengan satu kebijakan. Latest Program adalah langkah kecil dalam perjalanan panjang untuk membentuk pendidikan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Nadiem, menegaskan komitmennya terhadap reformasi.

Analisis dari Peneliti dan Aktor Pendidikan

Beberapa peneliti dan tokoh pendidikan menyatakan bahwa Latest Program yang dijalankan Nadiem merupakan bentuk inovasi yang perlu didukung. Mereka menilai bahwa digitalisasi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memudahkan akses informasi bagi masyarakat. Namun, kritik terhadap Latest Program juga datang dari pihak yang merasa program ini tidak sepenuhnya adil atau memihak kepentingan tertentu. “Perubahan pasti menyakitkan bagi yang tidak siap. Tapi Latest Program adalah keharusan, terutama dalam konteks transformasi yang sedang berlangsung,” kata seorang pakar pendidikan, yang mengkritik sekaligus mendukung upaya Nadiem.

“Tidak ada perubahan yang terjadi tanpa adanya perlawanan. Latest Program justru membuktikan bahwa perjuangan melawan korupsi adalah bagian dari dinamika kehidupan politik pendidikan,” ujar peneliti tersebut.

Gabung diskusi