Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat, Soroti Korupsi hingga Main Proyek
Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin prosesi pelantikan sekitar 24 pejabat baru di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan
Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat: Pesan Tegas Nol Toleransi Korupsi
Beritaterbaik.com – Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin prosesi pelantikan sekitar 24 pejabat baru di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa (18/8/2026) di Kantor Kementan, Jakarta. Peristiwa yang banyak diberitakan sebagai Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat ini sekaligus menjadi panggung bagi pesan tegas sang menteri: tidak ada ruang bagi korupsi, kolusi, maupun nepotisme di institusi pangan nasional.
Dalam arahannya, Amran menegaskan bahwa setiap pejabat yang baru dilantik wajib memahami dan menjalankan pakta integritas yang telah mereka tandatangani sebagai syarat mutlak pelantikan. Dokumen tersebut, menurutnya, bukan sekadar formalitas administratif melainkan pedoman utama dalam menjalankan amanah di lingkungan Kementan maupun Bapanas.
“Jangan korupsi, jangan kolusi, nepotisme, gak boleh. Tingkatkan kinerja.”
Amran juga menginstruksikan agar para pejabat berani mempertanggungjawabkan jabatan yang diemban dan segera melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang mereka temui di lapangan. Ia melarang keras pelibatan rekan atau pihak ketiga dalam pelaksanaan proyek yang berpotensi memicu persoalan hukum.
“Seluruh you tanda tangan, pertanggungjawabkan, paham? Kalau ada korupsi, dilaporkan, jangan libatkan teman main proyek. Kalau ada yang tekan, lapor sama saya, selesai, sangat sederhana.”
Pencopotan 14 Pejabat yang Diduga Terlibat Korupsi
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Amran mengumumkan pencopotan 14 pejabat Kementan yang diduga terlibat praktik korupsi. Mereka berasal dari tingkatan eselon I hingga eselon III dan seluruhnya dibebastugaskan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Inspektorat Jenderal.
“Ada 14 (pejabat Kementan) kami copot, ada eselon 1, ada eselon 2, ada eselon 3, dan tidak diberi jabatan, sementara diperiksa. Kalau ini betul-betul merugikan negara, kami serahkan ke penegak hukum, kami tindak tegas.”
Amran menegaskan bahwa apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada pelanggaran, pejabat bersangkutan akan dipromosikan kembali. Ia menyebut prinsip meritokrasi dan sportivitas harus menjadi landasan setiap keputusan organisasi.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat Soroti?
Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat Soroti is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat Soroti matter?
Menta Amran Lantik Puluhan Pejabat Soroti matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
