Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN untuk Tabungan Emas Digital
Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN - PT Pegadaian (Persero) resmi mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat layanan tabungan emas digital melalui
Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN untuk Ekspansi Tabungan Emas Digital
Beritaterbaik.com – Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN – PT Pegadaian (Persero) resmi mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat layanan tabungan emas digital melalui kemitraan dengan dua bank BUMN terkemuka, yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN). Inisiatif ini merupakan bagian dari roadmap jangka panjang perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar dalam layanan emas digital di Indonesia. Langkah ini menyusul perolehan izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2025 yang memungkinkan Pegadaian menjalankan kegiatan usaha bulion secara komprehensif.
Dengan izin tersebut, Pegadaian memiliki mandat untuk mengembangkan berbagai produk emas, mulai dari Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, hingga Jasa Titipan Emas Korporasi. Pertumbuhan minat masyarakat terhadap investasi emas menjadi katalis utama bagi Pegadaian untuk mempercepat ekspansi melalui kolaborasi digital. Hingga saat ini, Pegadaian telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 15 bank nasional untuk menjangkau jutaan nasabah potensial di seluruh Indonesia.
Integrasi Aplikasi wondr dan bale dalam Ekosistem Emas Digital
Kolaborasi terbaru ini akan mengintegrasikan dua aplikasi mobile banking milik BUMN, yaitu wondr dari BNI dan bale dari BTN, ke dalam platform tabungan emas digital Pegadaian. Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu, mengonfirmasi bahwa integrasi ini akan dimulai pada Agustus 2026. Melalui mekanisme ini, nasabah BNI dan BTN dapat langsung membuka dan mengelola tabungan emas tanpa perlu berpindah aplikasi.
“Dalam bulan yang sama ini nanti wondr akan bergabung sama kita, bale akan bergabung sama kita,” ujar Yos Iman Jaya Dappu dalam konferensi pers bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Yos menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, diperkirakan empat hingga lima bank akan resmi bergabung dalam program tabungan emas digital. Target strategis Pegadaian adalah meningkatkan volume kelolaan emas dan memperluas cakupan pasar secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan emas digital, pembaca dapat mengunjungi halaman resmi layanan emas digital Pegadaian.
Menjangkau Generasi Z dengan Investasi Emas Terjangkau
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, menekankan bahwa strategi ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan tonase emas yang dikelola. Namun, tujuan utamanya adalah menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda yang mulai melek investasi. Pemanfaatan platform digital melalui aplikasi Tring! menjadi kunci dalam menarik perhatian generasi Z.
“Pastinya targetnya adalah kita ingin kelolaan tonase emas yang dikelola oleh pegadaian semakin besar lagi. Dan tentunya menjangkau masyarakat yang lebih banyak lagi,” tutur Selfie Dewiyanti.
Selfie menambahkan bahwa produk emas digital Pegadaian memiliki entry-level yang lebih murah, sehingga sangat cocok untuk anak-anak Gen Z. Dengan kemampuan membeli emas mulai dari Rp 10.000, investasi emas menjadi opsi yang sangat menjanjikan bagi generasi muda. Harga emas yang terus mengalami kenaikan juga menjadi momen yang tepat untuk menarik minat generasi muda. Selengkapnya dapat dibaca di artikel investasi emas Pegadaian.
“Karena produk kita juga produk yang entry level-nya lebih murah untuk anak-anak Gen Z. Ini momen yang pas karena memang harga emas juga naik terus,” jelas Selfie.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tabungan Emas Digital
Apa itu tabungan emas digital? Tabungan emas digital adalah layanan investasi emas yang memungkinkan nasabah membeli dan menyimpan emas melalui platform digital tanpa perlu memiliki emas fisik secara langsung.
Bagaimana cara membuka tabungan emas digital melalui BNI dan BTN? Nasabah dapat membuka tabungan emas digital melalui aplikasi wondr (BNI) dan bale (BTN) setelah integrasi selesai pada Agustus 2026. Cukup download aplikasi, registrasi, dan mulai investasi emas mulai dari Rp 10.000.
Apakah tabungan emas digital aman dan terjamin? Ya, tabungan emas digital Pegadaian dijamin oleh OJK dan didukung oleh infrastruktur emas fisik yang tersimpan di vault Pegadaian di seluruh Indonesia.
Berapa minimal investasi emas digital? Minimal investasi emas digital Pegadaian adalah Rp 10.000, sehingga sangat terjangkau untuk generasi Z dan milenial yang ingin memulai investasi.
Dengan langkah strategis ini, Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN untuk menciptakan ekosistem investasi emas digital yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
