Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Menko Pangan Minta Maaf Soal Gonjang-Ganjing MBG, Janji Evaluasi 2 Bulan

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang dikenal dengan sebutan Zulhas, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh

Zulhas Resmi Minta Maaf atas Gonjang-Ganjing Program MBG, Siap Evaluasi Mendalam

Beritaterbaik.com – Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang dikenal dengan sebutan Zulhas, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Permintaan maaf ini terkait dengan berbagai ketidakstabilan dan masalah yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir satu tahun terakhir. Dalam konferensi pers yang digelar di gedung Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada Jumat (14/8/2026), Menko Pangan Minta Maaf Soal Gonjang-Ganjing yang terjadi di berbagai daerah.

Konferensi pers tersebut juga membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta Nota Keuangan Tahun 2027. Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa MBG merupakan komponen anggaran terbesar yang menjadi fokus utama koordinasi pemerintah pusat. Program ini memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan anak-anak.

“Anggaran yang paling besar yang kami koordinasikan itu MBG. Kami minta maaf, hampir satu tahun lebih ya, guncang-ganjing luar biasa terjadi di sana-sini,” ujar Menko Pangan dengan penuh kesadaran.

Perubahan Kepemimpinan BGN sebagai Langkah Perbaikan

Zulhas menyatakan optimisme tinggi terhadap kelancaran program MBG ke depannya. Optimisme ini didasari oleh adanya pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Sudaryono, yang dikenal dengan panggilan Mas Dar, telah resmi menggantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi program MBG.

“Alhamdulillah sekarang dipimpin yang baru, anak muda, Mas Dar, yang terbuka dan cerdas,” tambahnya dengan antusias.

Menurut Menko Pangan, hampir seluruh kementerian terkait telah mengidentifikasi berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan program dan segera mengambil tindakan korektif. Ia berharap masyarakat dapat memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk membenahi sistem yang ada. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan program berjalan lebih efektif.

Target Evaluasi dan Refocusing dalam Dua Bulan

Zulhas menargetkan proses evaluasi dan penataan ulang (refocusing) dapat diselesaikan dalam jangka waktu satu hingga dua bulan mendatang. Terdapat beberapa area prioritas yang akan menjadi fokus perbaikan utama. Pertama, penanganan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang selama ini menjadi perhatian khusus pemerintah.

“Kita minta waktu dua bulan, refocusing. Kita akan menyelesaikan wilayah 3T: NTT, Papua, Maluku, yang sangat memerlukan. Itu kita akan selesaikan dalam satu bulan ini,” jelas Zulhas.

Selain wilayah 3T, pemerintah juga akan menargetkan pemenuhan gizi bagi kelompok ibu-ibu dengan total mencapai 11 juta orang. Kelompok ini mencakup ibu balita, ibu menyusui, dan ibu hamil yang merupakan sasaran utama program MBG. Pemenuhan gizi untuk kelompok ini dinilai sangat krusial untuk kesehatan generasi mendatang.

“Kemudian, untuk ibu balita, ibu menyusui, dan ibu hamil yang berjumlah 11 juta, kita akan selesaikan dalam 1–2 bulan ini,” sambung Menko Pangan.

Ekspansi Titik Layanan di Luar Pulau Jawa

Pemerintah pusat juga berencana memperluas jangkauan program MBG melalui penambahan belasan ribu titik layanan baru di luar Pulau Jawa. Langkah ini dinilai memerlukan waktu lebih lama untuk diselesaikan karena melibatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

“Yang perlu agak waktu panjang—mungkin memakan waktu dua bulan—adalah menyelesaikan ada 13 ribu titik baru tambahan di luar Jawa, serta menyelesaikan 7–8 SPPG yang belum menyelesaikan SLHS-nya. Ini kita minta waktu dua bulan,” katanya.

Zulhas menutup pernyataannya dengan harapan bahwa program MBG akan semakin membaik dalam satu hingga dua bulan ke depan sesuai dengan ekspektasi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh selama proses perbaikan berlangsung.

“Insyaallah MBG 1–2 bulan mendatang akan semakin bagus, sesuai dengan harapan masyarakat. Kita akan bekerja keras dan mohon dukungannya,” pungkas Zulhas.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa lama Menko Pangan Minta Maaf Soal Gonjang-Ganjing MBG? Zulhas menyampaikan permintaan maaf secara resmi pada Jumat (14/8/2026) dalam konferensi pers di gedung DJP Kementerian Keuangan.

Apa yang akan dievaluasi dalam program MBG? Evaluasi mencakup wilayah 3T (NTT, Papua, Maluku), pemenuhan gizi untuk 11 juta ibu, serta penambahan 13 ribu titik layanan baru di luar Jawa.

Kapan evaluasi MBG selesai? Menko Pangan menargetkan proses evaluasi dan refocusing diselesaikan dalam jangka waktu satu hingga dua bulan sejak pengumuman.

Siapa pimpinan baru BGN? Sudaryono atau Mas Dar telah resmi menggantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Gabung diskusi