Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Visit Agenda: Mendagri Ajak Daerah Perkuat UMKM Lewat Kerajinan Lokal

James Brown 2 mins read 2 views

Mendagri Ajak Daerah Perkuat UMKM Lewat Kerajinan Lokal Visit Agenda - Dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang

Visit Agenda: Mendagri Ajak Daerah Perkuat UMKM Lewat Kerajinan Lokal

Mendagri Ajak Daerah Perkuat UMKM Lewat Kerajinan Lokal

Visit Agenda – Dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Trans Studio Mall, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk lebih intensif mengeksplorasi potensi kerajinan unik di wilayah masing-masing. Ia menekankan bahwa langkah ini bertujuan melestarikan budaya, menciptakan lapangan kerja, memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan perekonomian daerah. Visit Agenda menjadi momen penting untuk menggali peluang ekonomi lokal melalui inisiatif-inisiatif yang berfokus pada keunikan produk.

Potensi Kerajinan Lokal dalam Membangun Ekonomi Daerah

Menurut Mendagri, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain utama industri kerajinan global. Kekayaan budaya, keberagaman suku, serta sumber daya alam yang melimpah menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan nasional di pasar internasional. Visit Agenda menekankan bahwa potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi daerah dan mendorong keberlanjutan UMKM. Ia juga menyebutkan bahwa nilai pasar kerajinan dunia mencapai sekitar Rp 500 triliun per tahun, yang menunjukkan peluang ekonomi yang luas.

“Keunggulan Indonesia adalah Indonesia yang paling beragam di dunia, itu adalah Indonesia,” ujar Tito Karnavian dalam sambutannya.

Dalam perayaan tersebut, Mendagri memaparkan bahwa masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia memberikan contoh pembuatan kerajinan dari limbah cangkang mutiara di Raja Ampat, yang berhasil dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tinggi. Menurutnya, hal serupa bisa ditemukan di berbagai daerah, baik melalui bahan alam maupun tradisi lokal yang bernilai seni. Visit Agenda menjadi ajang untuk menggali kreativitas ini dan membangun strategi pemasaran yang efektif.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Mendagri menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan masyarakat dalam mengembangkan kerajinan lokal. Dalam Visit Agenda, ia menyampaikan bahwa dukungan dari pihak-pihak terkait akan mempercepat proses transformasi produk kerajinan menjadi komoditas ekspor. Ia juga menyoroti bahwa kerajinan lokal bukan hanya memperkuat UMKM, tetapi juga menjadi identitas daerah yang unik.

“Artinya, Indonesia kita banyak sekali potensi yang luar biasa, tapi belum tergali,” jelasnya.

Kepala Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, menyambut baik ajakan Mendagri. Ia menilai bahwa Visit Agenda merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan antar daerah dan meningkatkan ekspor kerajinan. Dengan dukungan pemerintah daerah, produk-produk unik ini dapat dikemas secara profesional dan diperkenalkan ke pasar global. Menurutnya, inisiatif ini juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat pedesaan yang berpenghasilan rendah.

Dalam acara tersebut, hadir Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Dekranasda Sulsel Naomi Octarina, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta jajaran Forkopimda Sulsel. Visit Agenda menawarkan peluang untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan kerajinan lokal, termasuk pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam produksi. Mendagri menekankan bahwa pemerintah daerah harus menjadi mitra utama dalam memperkuat ekosistem UMKM melalui kerajinan.

Gabung diskusi