Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Ditahan KPK – Bupati Kuansing Minta Doa dan Dukungan

Mark Williams 2 mins read 8 views

oa dan Dukungan dari Publik Ditahan KPK - Jakarta, Liputan6.com - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, secara resmi ditahan oleh Komisi

Ditahan KPK – Bupati Kuansing Minta Doa dan Dukungan

Bupati Kuantan Singingi Ditahan KPK, Minta Doa dan Dukungan dari Publik

Ditahan KPK – Jakarta, Liputan6.com – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, secara resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (1/7/2026). Penahanan ini terkait kasus suap dalam pembelian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing. Saat diperiksa, Suhardiman dikeluarkan dari Gedung Merah Putih KPK pukul 15.43 WIB, dengan mengenakan rompi oranye berkode 161 serta tangan diborgol dan diawasi petugas.

Dia tidak sendirian. Dua orang lainnya ikut ditahan bersama, yakni Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnaen, dan Ardiles, yang masing-masing mengenakan rompi bernomor 167 serta 166. Suhardiman hanya menyampaikan rasa terima kasih dan memohon dukungan serta doa dari masyarakat.

“Terima kasih ya, mohon doa dan dukungannya,” kata Suhardiman secara singkat.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kuansing pada Selasa (30/6/2026). Sepuluh orang diamankan dalam aksi tersebut, namun Suhardiman dan Sekdanya tidak termasuk dalam jumlah tersebut. Dari sepuluh orang, sembilan diamankan di Kabupaten Kuansing, Riau, sementara satu ditangkap di Jakarta. Lima dari mereka dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

KPK juga mengamankan barang bukti seperti dokumen transaksi keuangan dan satu unit kendaraan roda empat yang diduga digunakan sebagai alat suap dalam kasus tersebut.

Proses Penyerahan Diri Bupati dan Sekda Kuansing

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa pada malam hari tersebut, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri ke lembaga antikorupsi sekitar pukul 21.17 WIB. “Saat ini, keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif. Prosesnya dimulai dengan mengangkut mereka dari Bandara Soekarno-Hatta ke Gedung Merah Putih KPK,” tambahnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi