Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule

wpmanadmin - beritaterbaik.com 3 mins read

Selebgram Julia Prastini, yang dikenal sebagai Jule, akan menjalani proses rehabilitasi setelah diamankan dalam perkara cairan vape yang mengandung etomidate

Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule

Jule Jalani Rehabilititasi dalam Kasus Vape Etomidate

Beritaterbaik.com – Selebgram Julia Prastini, yang dikenal sebagai Jule, akan menjalani proses rehabilitasi setelah diamankan dalam perkara cairan vape yang mengandung etomidate. Kepolisian menempatkan Jule sebagai pengguna sekaligus korban penyalahgunaan narkotika, sehingga tidak dilakukan penahanan dan prosesnya diarahkan melalui restorative justice.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma menjelaskan keputusan tersebut telah melalui pemeriksaan, pendalaman informasi, serta evaluasi barang bukti yang ditemukan. Dari Jule, petugas hanya mengamankan satu vape berisi cairan, sedangkan tiga perangkat lainnya telah digunakan.

“Untuk selebgram, karena berdasarkan dari yang pertama barang buktinya yaitu cuma satu yang berisikan vape dan tiga itu habis pakai, dan juga berdasarkan dari interogasi, berdasarkan penyelidikan-penyelidikan yang lainnya, untuk status di kepolisian kami tetapkan sebagai restorative justice,” kata Michael, Sabtu (19/9/2026).

Dalam mekanisme ini, penanganan perkara tidak berfokus pada pemidanaan terhadap pemakai. Jule akan menjalani assessment terlebih dahulu sebelum memasuki tahap rehabilitasi. Penanganan rehabilitasinya nantinya diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP.

Status tersebut membedakan Jule dari tiga orang lain yang turut diamankan dalam pengungkapan jaringan peredaran vape etomidate. Polisi menetapkan dua perempuan berinisial RR dan RN sebagai tersangka pemasok. Seorang warga negara China berinisial XC juga menjadi tersangka karena diduga berperan sebagai bandar utama dalam jaringan tersebut.

Pengungkapan Berawal dari Apartemen di Jakarta Barat

Kasus ini terungkap melalui pengembangan yang dilakukan satuan narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Petugas lebih dahulu menangkap RR dan RN di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Barat.

Dalam penindakan awal itu, polisi menemukan 27 cartridge vape yang mengandung etomidate. Selain barang bukti fisik, penyidik juga menemukan jejak transaksi dan pengiriman yang mengarah kepada seorang selebgram. Temuan tersebut kemudian membawa petugas kepada Jule.

“Yang pertama kali ditangkap itu adalah inisial dari RR dan RN, dua perempuan tersebut. Lalu ketika kita melakukan penangkapan, di situ terdapat transaksi maupun bukti pengiriman kepada seorang selebgram,” paparnya.

Jule kemudian diamankan di sebuah apartemen di Jakarta Selatan pada Senin, 14 September 2026. Polisi melanjutkan pengembangan perkara setelah menemukan petunjuk mengenai dugaan keterlibatan XC, warga negara asing asal China.

Dari tangan XC, petugas menyita 71 vape tambahan dengan bentuk serupa yang berisi etomidate. Dengan demikian, total empat orang diamankan dalam perkara ini. Tiga orang diproses sebagai tersangka yang diduga terkait penyediaan dan pengedaran barang tersebut, sementara Jule diposisikan sebagai pengguna.

Perbedaan Posisi Pengguna dan Pengedar

Penetapan restorative justice terhadap Jule didasarkan pada penilaian polisi bahwa ia merupakan pemakai. Dalam perkara penyalahgunaan narkotika, posisi seseorang sebagai pengguna atau korban memiliki konsekuensi penanganan yang berbeda dengan pihak yang memasok, mengedarkan, atau mengendalikan distribusi.

Assessment menjadi tahapan penting untuk menentukan kebutuhan rehabilitasi. Proses ini dilakukan sebelum penanganan rehabilitasi berjalan. Dalam kasus Jule, langkah tersebut menunjukkan bahwa penegakan hukum tetap disertai pendekatan pemulihan bagi pengguna yang dipandang sebagai korban penyalahgunaan.

“Jadi Jule itu sebagai pemakai. Dan selanjutnya di-assessment dan kemudian akan nanti direhabilitas,” lanjut Michael.

Etomidate sendiri ditemukan dalam cairan cartridge vape pada perkara ini. Polisi menaruh perhatian pada pola peredaran produk tersebut karena distribusinya disebut berjalan lewat relasi pertemanan dan rekomendasi dari satu orang ke orang lain, bukan melalui pola pemasaran terbuka.

Jaringan tersebut diketahui mulai beroperasi sejak Juli 2026. Keuntungan dari tiap cartridge disebut mencapai sekitar Rp700.000. Nilai tersebut menggambarkan adanya motif ekonomi di balik peredaran cairan vape yang mengandung zat tersebut.

“Diketahui mereka beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran barang haram ini dilakukan melalui sistem pertemanan dari mulut ke mulut,” pungkasnya.

Perkara ini juga menjadi pengingat bahwa produk yang tampak seperti perangkat vape biasa dapat memiliki kandungan yang berbeda dari dugaan pengguna. Penanganan polisi dalam kasus tersebut menitikberatkan pada pembongkaran jalur pasokan serta identifikasi pihak yang diduga menjalankan distribusi, sambil menempatkan pengguna dalam proses assessment dan rehabilitasi sesuai hasil penyelidikan.

Frequently Asked Questions

What is Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule?

Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule matter?

Alasan Polisi Rehabilitasi Selebgram Jule matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi