Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru: Orang Miskin Bertambah

Jessica Hernandez 2 mins read 9 views

konomi Keliru: Orang Miskin Bertambah Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru - Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya

Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru: Orang Miskin Bertambah

Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru: Orang Miskin Bertambah

Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru – Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya ketidakseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, laju pertumbuhan nasional mencapai sekitar 5 persen per tahun, atau hampir 35 persen dalam tujuh tahun terakhir. Namun, setelah memasuki jabatan sebagai kepala negara, Prabowo mengakui adanya ketidaksesuaian antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kritik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Prabowo menyoroti kenaikan jumlah penduduk miskin meski perekonomian nasional terus mengalami pertumbuhan. Ia menyatakan bahwa data ini muncul sekitar dua bulan setelah dirinya dilantik sebagai Presiden RI. “Data ini muncul kira-kira dua bulan setelah saya jadi Presiden. Kenyataan bahwa setelah tujuh tahun tumbuh 5 persen, masa penduduk miskin tambah? Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah,” tuturnya dalam penutupan Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

“Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali. Yang kelas menengah yang tadinya lepas dari kemiskinan, turun saudara-saudara. Katanya negara tambah kaya 30 persen, kok rakyat miskin tambah, kemudian kelas menengah berkurang?”

Tantangan dalam Sistem Ekonomi Nasional

Prabowo menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai ada kelemahan dalam sistem ekonomi yang menyebabkan ketimpangan terus terjadi. “Akhirnya harus kita lihat bahwa ini berarti sistem kita keliru. Sistem ini keliru, karena apa? Kalau orang miskin tambah, yang menengah juga berkurang, maka hanya sebagian kecil masyarakat yang merasakan manfaat pertumbuhan tersebut,” jelasnya.

Menurut Prabowo, keadaan tersebut bertentangan dengan cita-cita kemerdekaan dan harapan para pendiri bangsa. Ia menekankan bahwa keadilan dan kemakmuran tidak bisa terwujud jika sistem ekonomi masih memperlebar jurang ketimpangan. “Kita merdeka, kita ingin rakyat kita hidup dalam keadilan dan kemakmuran. Dan kemakmuran tidak bisa dengan sistem yang keliru seperti ini,” ujarnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem perekonomian agar manfaat pembangunan dapat terbagi secara adil. “Ini yang saya yakini, dan ini yang akan saya kerjakan untuk memenuhi sumpah saya kepada rakyat, menjaga kepentingan masyarakat sesuai dengan janji yang saya berikan saat dilantik,” pungkas Prabowo.

Gabung diskusi